
Di sebuah kamar tampak seorang perempuan berusia tiga puluh dua tahunan sedang melamun melihat ke arah luar jendela,terlihat kedua matanya sembab karena kebanyakan menangis meski begitu perempuan itu masih terlihat cantik,dengan
pintu kamar yang tidak tertutup membuat tetua He bisa langsung masuk ke kamar tersebut
"sudahlah Yun'er,,tidak ada gunanya kamu Terus meratapi kematian suamimu,,ini sudah takdir kamu harus bisa menerima kenyataan jangan terlalu larut dalam kesedihan itu tidak baik"
mendengar suara dari seseorang Zhi Yun lalu menoleh ke arah asal suara itu,dilihatnya ayah mertuanya sedang berdiri di depan pintu kamarnya
Melihat hal itu Zhi Yun pun tersenyum kepada ayah mertuanya. Sebenarnya tetua He juga marah dan sedih dengan kematian putranya tapi untuk saat ini memang tidak ada yang bisa dilakukan.
"ada apa ayah kemari" Zhi Yun bertanya
"kakek mu datang ke mari,cepat temui dia" jawab tetua He
__ADS_1
Zhi Yun yang mendengar kakeknya datang, langsung berdiri dan berlari kecil untuk segera menemui kakeknya,tetua He yang melihat itu hanya bisa menggelengkan kepala.
Zhi Yun yang mendapati kakeknya sedang duduk di ruang tamu langsung menghamburkan diri ke arah kakeknya dan memeluk erat sang kakek sambil menangis,kakek Zhi dalam hati bertanya tanya ada apa dengan Zhi Yun. Meskipun jarang bertemu biasanya Zhi Yun tidak pernah memeluknya sambil menangis,biasanya Zhi Yun memeluknya sambil tertawa dan diselingi dengan bercerita,tapi kenapa kali ini Zhi Yun terlihat begitu sedih pikir kakek Zhi
Cukup lama mereka berdua dalam posisi berpelukan,bahkan saat tetua He sudah ada di ruangan itu pun mereka berdua masih berpelukan sampai akhirnya kakek Zhi berkata
"Zhi Yun kecil,,kakek tidak bisa bernapas"
"maaf kek,,,aku terlalu senang bisa bertemu dengan kakek"
"kenapa kamu terlihat begitu sedih,ada apa sebenarnya dan di mana suami mu" tanya kakek Zhi
Mendapat pertanyaan dari kakeknya,Zhi Yun hanya bisa menunduk lalu di kedua matanya mulai berair dan Zhi Yun pun menangis. Melihat hal itu kakek Zhi menoleh ke arah tetua He seolah minta penjelasan,tetua He yang di tatap oleh kakek Zhi pun hanya bisa menghembuskan nafas berat lalu menceritakan tentang kejadian yang akhirnya membuat putranya tewas.
__ADS_1
Mendengar cerita dari tetua He,kakek Zhi mengepalkan kedua tangan menahan amarahnya.
Kakek Zhi tidak menyangka jika orang orang yang memberontak di ke kaisaran ternyata bekerja sama dengan sekte aliran hitam terkuat di kekaisaran Lie.
Setelah mengetahui cerita tentang kondisi ke kaisaran saat ini,akhirnya kakek Zhi berniat kembali ke dasar jurang Kematian dimana sang pangeran berada. Kakek Zhi tidak mengatakan kepada tetua He jika saat ini dia tau keberadaan pangeran, kakek Zhi tidak ingin ada orang lain yang tau tentang pangeran untuk saat ini,lalu kakek Zhi pun mengatakan pada Zhi Yun bahwa kakek Zhi harus segera kembali pulang.
"Zhi Yun kecil,,,kakek akan pulang,,,kamu akan ikut kakek pulang atau akan tetap di sini"
Zhi Yun tidak menanggapi omongan kakek Zhi tetapi Zhi Yun malah menatap tetua He seolah minta izin pergi dari sekte Awan Putih,tetua He yang tau arti tatapan Zhi Yun pun mengangguk menandakan jika tetua He mengizinkan Zhi Yun pulang bersama kakeknya lalu tetua He berpesan kepada Zhi Yun.
"Yun'er,,kamu harus bisa menerima kenyataan dan percayalah orang orang jahat itu kelak akan mendapatkan hukuman yang setimpal" kata tetua He kepada Zhi Yun
setelah beberapa saat akhirnya kakek Zhi dan Zhi Yun pergi dari sekte Awan Putih.
__ADS_1