
August menapakkan kakinya di Indonesia, sudah lima tahun di tidak datang kesini,
"I'm coming Indonesia" kata August,
——————————————————
Drrrt drrrtt, HP Edward bergetar, Edward terkejut melihat siapa yang menelponnya,
"hello, Papa?"
"hey Edward, can you pick me up at the airport?"
"what? are you serius?"
"yes, I'll wait five minute!"
"okey Papa, wait!" Edward langsung menuju ke mobilnya dan pergi menuju ke bandara,
Athala mendengar percakapan antara kakak dan papanya itu,
"kenapa dia ikut-ikutan datang kesini, merepotkan!" Athala berjalan menuju rumah Azkar,
Athala mengetuk rumah Azkar, tapi ketika terbuka tenyata malah ayahnya yang nongol,
"cari siapa?" tanyanya,
"saya mencari Azkar tuan Martin" kata Athala datar,
"masuklah kalau begitu" Athala melihat sepertinya ayah Azkar tidak terlalu menyukai kedatangannya,
"Athala!"Azkar berteriak dari tangga, dia tiba-tiba berlari dan memeluk Athala,
" kau merindukanku kan?" kata Azkar sambil mengedipkan sebelah matanya,
"jangan sok kepedean deh, aku cuma main aja kesini soalnya kakak tadi buru-buru keluar jemput papa di bandara" jelas Athala,
"oh, jadi Paman August bakalan datang kesini?" kata Azkar senang,
"Azkar setidaknya jagalah sikap kamu terhadap Athala, apakah seperti itu harusnya kamu menyambut Athala?" kata Reno, Azkar lalu berjalan dan duduk di sofa,
__ADS_1
"apa peduli Anda atas sikap saya, sebaiknya Anda segera kembali ke kantor tuan Martin"
"Azkar kau..." Reno berhenti berbicara, handphonenya berbunyi, dia lalu langsung pergi begitu saja,
"Azkar kerumahku yuk!" ajak Athala, Azkar mengangguk, Mereka lalu pergi keluar rumah menuju ke rumah Athala, begitu mereka sampai teryata Edward sudah bersama dengan papanya, August.
"wah my daugther Athala!" August langsung mengendong Athala seperti tuan putri,
"papa, kau sudah tua, nanti encok lo" kata Athala sambil memalingkan mukanya,
"oh pasti kamu Azkar kan, Athala's boyfriend?" kata August sambil tersenyum,
"ayo masuk ke rumah" kata Athala sambil membuka pintu rumahnya,
Tiga laki-laki itu masuk dan langsung duduk di ruang tamu, sedang Athala langsung pergi ke kamarnya,
"Athala nggak suka papa datang ya?" tanya August pada Edward,
"nggak gitu pa, Athala memang nggak suka kumpul bareng kayak gini!" jelas Edward pada papanya,
"you is my little princess" kata August sambil mengacak-acak rambut Athala, Athala hanya memperlihatkan tampang sebalnya, Azkar tersenyum kecut melihat keakraban keluarga Athala,
"Azkar sini yuk, makan bareng!" ajak Athala, Mereka lalu makan malam bersama.
——————————————————
Azkar sudah berada di sekolah sekarang, seperti biasa dia akan tidur dan Athala menemaninya sambil membaca novel, sedang Riko hanya ngoceh nggak jelas di samping Athala,
"bisa diem nggak!" kata Athala dingin sambil melotot tajam pada Riko,
"iya nggak bakal omong lagi, tapi habis ini...bla..bla...bla" Riko malah semakin mengoceh, Athala hanya bisa bertingkah seakan dia nggak peduli,
"Athala mau pergi ke kantin bareng nggak?" kata Miria,
"maaf, aku nggak suka tempat yang ramai!" kata Athala tidak peduli,
"bagaimana kalau ke perpustakaan?"
__ADS_1
"aku udah bawa buku sendiri, nggak perlu ke perpustakaan"
"apa gue bilang, dia nggak bakalan mau diajakin pergi-pergi gitu!" kata Prisil yang ada di belakang Miria,
Athala lalu berdiri, tapi tangan Azkar menahannya,
"mau kemana, aku temenin" kata Azkar,
"mau nemenin aku ke kamar kecil?" wajah Azkar langsung memerah mendengar jawaban Athala,
"nggak" Azkar melepaskan tangannya dari Athala.
Athala berjalan sendiri menuju ke kamar kecil, saat sudah sampai di dalam ada banyak cewek-cewek berkumpul, Athala langsung menuju ke wastafel untuk membasuh mukanya, saat akan keluar semua cewek itu menghalangi Athala,
"mau kemana?" Athala bersikap tidak peduli,
"berani ya cuekin kita?"
"langsung beri pelajaran saja!" cewek yang kurang lebih ada lima orang itu langsung menyerang Athala, Jambak rambut, pukul, tari baju dan pelajaran lainya yang diberikan mereka untuk Athala, setelah selesai mereka meninggalkan Athala seorang diri disana.
Azkar mulai khawatir karena Athala lama banget nggak balik-balik, dua lalu pergi keluar kelas dan saat itu dia mendengar ada yang membicarakan Athala,
"lo tau nggak kalau anak baru itu di bully sama kelompoknya si Tasya"
"eh beneran? emang si anak baru itu ngapain?" Azkar langsung menghampiri dua cewek itu,
"kalian tau dimana Athala?"
"eh?"
"JAWAB!!"
"dia ada di kamar mandi sekarang" jawab dua cewek itu,
"Riko! Lo ikut gue!" Azkar berlari menuju ke kamar mandi cewek bersama Riko, Azkar langsung membuka pintunya,
"ATTA!!" Azkar melihat Athala yang seluruh badannya basah kuyup dan banyak luka lebam, Azkar lalu memakaikan jas sekolahnya pada Athala, lalu dia mengendong Athala, Athala hanya terdiam.
Selamat membaca 📖 Maaf jika ada kekurangan dan kesalahannya 😩
__ADS_1
Jangan lupa like 👍 favorit ❤ dan komentar 👄