Si Gadis Dingin

Si Gadis Dingin
Bab 8


__ADS_3

Seluruh badan Edward kaku setelah Athala mencium pipinya


"kenapa kamu ini?" tanya Edward dengan tampang ling-lung,


"aku cium kakak, memangnya ada yang salah?" tanya Athala tanpa rasa bersalah,


"kamu bikin kakak syok tau!" kata Edward sambil dia berdiri di depan Athala,


"waktu kecil dulu, aku kan sering cium dan peluk kakak" jawab Athala sambil berlalu pergi,


"dasar gadis dingin!" kata Edward dengan nada kesal, Athala langsung menoleh dan menatap tajam Edward,


"eh nggak kok Atta, kamu gadis paling manis" ucap Edward tiba-tiba ketika melihat Athala menatapnya dengan tajam,


Tiga orang yang memperhatikan tingkah kakak-adik itu langsung terasa terbahak-bahak, sedang Edward hanya memasang tampang sebal pada tiga orang itu,


Hari sudah sore, Riko dan Indra pamit pulang sedang Azkar masih berada di rumah Athala,


"kami pergi dulu ya" kata Riko sambil tersenyum, dia lalu pergi dengan Indra,


Edward melihat Azkar yang masih bersantai di teras rumahnya langsung menghampirinya,


"ngapain kamu masih disini?" tanya Edward sambil duduk di sebelah Azkar,


"malas pulang, nanti aku bosan" jawab Azkar malas,

__ADS_1


"oh gitu, aku panggil Athala dulu ya, kita pergi jalan-jalan bertiga" kata Edward sambil tersenyum pada Azkar,


"bentar aku pulang dulu ganti baju!" Azkar pergi dari rumah Athala dan menuju ke rumahnya,


Azkar masuk kedalam rumahnya dia melihat ayahnya sedang duduk di ruang tamu, dia lalu memandang Azkar,


"dari mana saja kamu?" kata ayahnya, namanya adalah Reno Martin,


"tuan Martin, apa peduli Anda dengan saya?" kata Azkar sambil berjalan santai menuju kamarnya. Dari kejauhan Anna menangis melihat tingkah ayah dan anak itu, dia lalu pergi ke dapur.


Azkar langsung menganti pakaiannya dan langsung keluar kamar, Azkar melihat sekilas ayahnya dan langsung pergi keluar rumah.


Athala dan Edward sudah menunggu Azkar diatas mobil, Azkar lalu duduk di kursi depan dengan Edward dan Athala duduk sendirian di kursi belakang.


Edward berhenti di sebuah restoran mewah, mereka bertiga lalu masuk ke restoran itu,


"kita duduk disana aja!" Edward tiba-tiba langsung angkat bicara dan mengajak Athala dan Azkar menuju tempat duduk yang dia pilih tadi. Mereka lalu memesan makanan,


"kakak aku pesan burger ya" pinta Athala dengan nada manja pada kakaknya, tidak biasa Athala begitu.


"nggak biasanya kamu begitu, kenapa kamu sekarang?" tanya Azkar ketika mendengar Athala bicara seperti itu,


"soalnya kak Ed..." tiba-tiba Edward menyela perkataan Athala,


"nggak boleh!" kata Edward tegas,

__ADS_1


"nggak peduli, pesan burger jumbo satu porsi" kata Athala pada pelayan,


"haaah, paket seafood dua porsi" kata Edward, Azkar terkejut dari mana Edward tau dia suka seafood,


"dari mana kau tau aku suka seafood?" tanya Azkar pada Edward,


"waktu kecil kita bertiga sering kesinikan, Jus mangga dua dan jeruk satu" Edward memesankan minum untuk mereka bertiga,


"kakak memang yang terbaik!" kata Athala sambil tersenyum senang,


Pesanan mereka lalu datang, Athala langsung meraih burgernya dan memakannya,



Azkar dan Edward tersebut melihat Athala yang langsung memakan burgernya, sedang Athala hanya menatap dingin dua orang laki-laki yang ada didepannya,


"segitu sukanya sama makanan itu kamu ya?" ucap Azkar sambil menyantap makanan miliknya,


Setelah selesai makan, Edward mengajak Azkar dan Athala berkeliling melihat ramainya kota dimalam hari sambil berjalanmembaca


"kalau ada waktu, kita sekalian liburan ke Jerman" kata Athala sambil mendengarkan musik melalui HPnya dengan earphonenya,


"kamu udah mau ke Jerman lagi? lalu begitu liburan semester nanti kita bertiga ke Jerman!" kata Edward penuh semangat.


Selamat membaca 📖 Semoga pembaca suka😊

__ADS_1


jangan lupa like👍 favorit ❤ dan komentar👄


__ADS_2