Si Gadis Dingin

Si Gadis Dingin
Bab 7


__ADS_3

Azkar masuk kedalam kelas, pelajaran sudah berganti dari Biologi menjadi Fisika. Bu Rafa melihat Azkar baru masuk kelas langsung melotot padanya,


"dari mana saja kamu?" tanya Bu Rafa dengan tatapan garang,


"baru jagain temen di UKS, Athala bu" jawab Riko,


"saya tanya Azkar bukan kamu, kamu duduk sana" Riko berjalan menuju ke tempat duduknya, dan Azkar juga kembali ke tempat duduknya, Bu Rafa langsung melotot melihat Azkar yang sudah berada di tempat duduknya dan dia tidur.


"dasar, mari kita lanjutkan palajaranya" Bu Rafa bicara sambil memegang kepala depanya.


Bel pulang sekolah sudah berbunyi, Azkar dan Riko pulang bersama, karena sebenarnya Riko satu perumahan dengan Azkar tapi beda blok, rumah Riko berada di blok A-3.


Azkar berada di rumah Riko, dia bersantai di kamar Riko sedang Riko bermain game di komputer,


"hey Riko, berhentilah bermain game, gue bosan nih" Azkar duduk dan menarik - narik lengan Riko,


"makanya ayo main bareng" ucap Riko sambil tetap fokus pada gamenya, karena sbal Azkar mematikan stop kontak komputer itu. Riko terkejut tiba-tiba komputernya mati,


"Azkar Lo itu masih jail banget ya!" Riko lalu berjalan mendekati Azkar dan duduk disebelahnya,


"temenin gue kerumah Athala yuk!" Azkar berdiri lalu mengajak Riko pergi ke rumah Athala. Mereka lalu berjalan bersama menuju rumah Athala, Azkar melihat ada kakak kelasnya tadi yang bersama dengan Edward,

__ADS_1


"hey, kak....?" tanya Riko bingung karena dia tidak tahu nama kakak kelas itu,


"Indra" katanya singkat,


"oh kak Indra, kenapa nggak langsung masuk ke rumah?" tanya Riko lagi,


"dari tadi gue pencet belnya nggak kebuka - buka pintunya, orangnya nggak ada di rumah mungkin" jawab Indra,


"hah, sini biar gue aja!" Azkar lalu mendekat ke pintu rumah Athala,


"OOIII, si gadis dingin!!! buka pintunya!!" tiba - tiba Azkar berteriak, membuat Riko dan Indra terkejut,


"hey apa yang lo lakuin?" kata Indra sambil menarik tangan Azkar,


"berisik sekali, kalian nggak tau apa orang lagi istirahat gini" kata Edward sambil merapikan rambutnya,


"Athala mana?" tanya Azkar,


"Atta? oh dia lagi tidur dikamar, nggak mau bangun. Habis dia bilang 'sampai kakak berisik aku tendang dari rumah' gitu" jelas Edward, dia lalu membuka pintunya agar tiga orang diluar itu bisa masuk ke rumahnya.


Azkar, Riko dan Indra duduk di ruang tamu, sedang Edward masuk ke dalam untuk mengambilkan minum untuk teman - temannya itu,

__ADS_1


"lo nggak bangunin Athala?" tanya Azkar pada Edward,


"sudah kubilangkan tadi! kalau aku ngganguin dia, nanti aku bakalan ditendang keluar rumah!" kata Edward sambil memasang tampang sedihnya,


Athala turun kebawah, dia melihat kakaknya sedang berbincang-bincang dengan Azkar dan dua orang lainnya,


"kakak" Athala memanggil Edward dengan nada dinginnya, Edward langsung merinding mendengar suara Athala,


"eh, Atta. Mereka Lo yang ramai bukan kakak" kata Edward sambil tersenyum kaku,


"oh, gitu ya, nggak usah pasng senyum terpaksa gitu" Athala berbalik dan pergi menuju ke dapur,


Semua orang langsung mengelus dada mereka sambil menghembuskan nafas,


"Athala nakutin banget ya?" kata Riko dengan nada santai sambil minum,


"Ssstt" Edward dan Azkar langsung menutup mulutnya Riko, sedang Indra hanya tersenyum melihat tingkah mereka.


Athala kembali dari dapur dan menatap keempat lelaki yang berada di ruang tamu itu, lalu Athala menghampiri mereka dan duduk di samping kakaknya,


"kakak santai aja sama Atta, Atta nggak akan marahin kakak lagi" Athala berdiri lalu mencium pipi kakaknya itu, tentu saya semua orang yang berada di ruangan itu terkejut.

__ADS_1


Selamat membaca😉 Semoga pembaca suka😊


jangan lupa like 👍 favorit ❤ dan komentar👄


__ADS_2