
Athala duduk sendirian di taman belakang, padahal dia sangat membenci Azkar, tapi jika ada di dekatnya entah kenapa dirinya merasa tenang,
"apa yang kaulakukan?"
"hanya sedang merenung" Athala tidak menyadari bahwa yang bertanya dengannya adalah Azkar dan dia menjawabnya dengan nada santai, Azkar berjalan mendekat dan mencium bibir Athala,
"apa yang kau lakukan?" Athala langsung mendorong orang yang menciumnya itu,
"emang tidak boleh ya?" Azkar tersenyum lembut,
"kau....!" Athala mengeram marah,
"jangan marah-marah gitu dong, mau ikut pergi nggak?"
"nggak!" jawab Athala singkat,
"beneran nggak mau pergi?"
"enggak!"
"ayo dong, aku benar-benar nggak punya orang lain lagi yang diajak" Azkar terus merengek pada Athala,
Setelah satu jam merengek pada Athala,
"iya-iya, ayo pergi!" kata Athala kesal,
"yey" Azkar langsung menarik tangan Athala dan mengajaknya masuk ke mobil,
"mau kemana?"
"liat aja nanti" Azkar berhenti di sebuah taman, dia lalu memarkirkan mobilnya,
"ini kan?" Athala memandang taman itu, ini taman yang sering di kunjungi ya dengan Azkar saat pulang sekolah dulu,
"kenapa kau mengajakku kemari?"
__ADS_1
"karena aku ingin" Azkar menarik tangan Athala, Athala hanya diam dan mengikutinya,
"mau es krim?"
"aku bukan anak kecil lagi!"
"eh, kan hanya buat cemilan aja, masak kita kesini cuma duduk diam gitu?"
"kalau begitu, aku mau burger" ucap Athala malu-malu,
"hahaha, kau masih suka aja ya?" Azkar meninggalkan Athala sendirian untuk membeli burger, Athala diam-diam tersenyum,
"Athala kan?" Athala menoleh ke sumber suara itu,
"bibi Anna?" ucap Athala,
"ternyata benar kamu, selama ini kau ada dimana, Azkar selalu mencarimu"
"aku di Amerika dan sekarang juga aku tinggal di rumah Azkar kok"
"Anna siapa dia?" muncul seorang laki-laki paruh baya,
"oh, Athala ya?"
"mommy!" tiba-tiba Reva dan Rava muncul dengan Azkar,
"loh, kalian kenapa ada di sini?"
"tadi kami cari mom, terus ketemu daddy di McD" jelas Reva,
"kamu beli di McD?"
"Deket kok, tuh diujung jalan" Azkar lalu menatap orang yang dilihatnya bicara dengan Athala,
"mama?"
__ADS_1
"Azkar, kau menikah dengan Athala tanpa memberi tau kami, bahkan kalian sudah punya anak juga" Athala langsung tersedak saat Anna biycar seperti itu,
"kami nggak menikah kok, kalau anak-anak ini...." Azkar bingung mau menjelaskannya,
"apa ini momnya dad?" Reva menarik-narik lengan Azkar, Azkar menoleh dan mengangguk,
"hallo grandma?" Reva tersenyum manis pada Anna,
"ini anak kamu Azkar, manis banget" Anna mengelus rambut Reva,
"hey tuan, siapa anda?" Rava bertanya pada Reno dengan nada datar, Reno terkejut melihat anak laki-laki itu, mirip dengan Azkar waktu kecil,
"wah, kalian kembar ya?" belum Reno menjawab Anna langsung meraih Rava,
"iya, kami kembar, dia kakaknya dan aku adiknya" ucap Rava tanpa ekspresi,
"anak ini...." Reno tidak bisa berkomentar apapun,
"anak-anak, sebaiknya kalian pulang, aku akan menelpon Ivan untuk menjemput kalian" Athala menarik kedua anaknya menjauh,
"benar-benar deh, posesif banget sama anaknya"
"Azkar, apa kau tinggal serumah dengan Athala sekarang?" tanya Reno,
"tentu saja tuan Martin, kami tinggal berempat dengan anak-anak juga" balas Azkar,
"Azkar sesekali pulanglah juga ke rumah" ucap Anna, mereka lalu pergi,
"jangan lupa bawa si kembar juga" teriak Anna.
"Azkar" Azkar menoleh, Athala menghampirinya dengan sedikit berlari,
"ayo kita berkeliling lagi" ucap Athala menarik tangan Azkar,
'pantas saja dia menyuruh anak-anak pulang, ternyata dia juga ingin jalan-jalan' batin Azkar.
__ADS_1
Happy Reading 📖
Don't forget to like 👍 and comment 👄