Si Gadis Dingin

Si Gadis Dingin
Bab 18


__ADS_3

Edward terkejut mendengar pengakuan Indra,


"bukannya kamu tau kalau Atta itu pacarnya Azkar?" kata Edward heran,


"hahahhahaha" Indra bukannya merasa patah hati malah tertawa terbahak-bahak,


"kenapa kamu ketawa kayak gitu?"


"aku tau kok Athala pacaran Azkar, cuman kamu dari tadi nglamun terus, jadi aku bilang sesuatu yang bikin kamu kaget" Indra mengusap air mata yang keluar gara-gara terlalu tertawa berlebihan,


Edward hanya menatap malas Indra, dia sudah kesal dengan Azkar ditambah Indra baru mengerjakannya seperti itu,


"kamu itu bikin mood ku tambah buruk!" Edward meletakkan kepalanya di meja dan memejamkan metannya,


"eh? dia tidur ya?" Indra tersenyum misterius, dia lalu mengeluarkan spidolnya,


—————————————————


Bel Istirahat berbunyi, Azkar dan Athala pergi ke kelas Edward, begitu mereka masuk Athala melihat Indra tersenyum sendiri sambil memperhatikan Edward,


"kak Indra kenpa senyam-senyum sendiri gitu?" tanya Athala heran,


"liat deh muka kakak kamu itu" Indra menahan tawanya,


Azkar dan Athala melihat muka Edward, Athala langsung tersenyum geli melihatnya, sedang Azkar tertawa terbahak-bahak,


Edward terbangun, dia melihat Azkar dan Athala yang senyum cekikikan,


"kenapa kalian ini?" Edward bingung melihat mereka berdua,


"nih liat!" Athala mengeluarkan ponselnya dan membuka kamera depannya, Edward langsung terkejut melihat wajahnya yang penuh dengan coretan spidol,

__ADS_1


"INDRA!!" teriak Edward, tapi Indra sudah keburu pergi duluan keluar kelas tanpa mereka sadari,


—————————————————


Sepulang sekolah Indra pulang duluan, dia takut Edward akan marah-marah padanya, tiba-tiba...


"kak Indra!"


"wah!" Indra terkejut kerena cewek itu,


"hehe, kenapa keget kayak gitu?"


"Amel!" Indra langsung menyetil pelan dahi adiknya itu,


"maaf, habis kenapa kakak kayak gitu, mengendap-endap kayak maling" Amel mencibirkan bibirnya pada kakaknya itu,


"tadi aku kerjain Edward, kayaknya dia marah banget" jelas Indra pada adiknya itu,


"haaah, kamu nggak mungkin suka sama Edward kan?" selidik Indra pada adiknya itu,


"sekarang kita kerumahnya ya, kakak minta maaf sama kak Edward!" Amel malah Menganti topik pembicaraan kakaknya tadi,


Amel pergi ke kamarnya untuk Menganti pakaiannya, Indra pun sama pergi ke kamarnya. Sorenya mereka baru berangkat ke rumah Edward.


tok tok tok (suara pintu diketuk)


"siapa?" Athala membukakan pintu,


"oh hey Athala" Indra tersenyum kaku,


"ada apa? masuk dulu gih" Athala mempersilakan Indra dan Adiknya Amel untuk masuk,

__ADS_1


Mereka lalu duduk di ruang tamu, tak lama Edward keluar dari kamarnya dan melihat Indra ada dirumahnya,


"Indra aku belum memaafkan kesalahanmu lo" Edward tersenyum jahat pada Indra,


"kak Edward ganteng kemalan yuk" Amel mengalihkan perhatian dengan berkenalan dengan Edward,


"wah kamu pasti Amel kan?" Edward tersenyum pada Amel,


"kok kakak tau sih?" Amel malu-malu kucing pada Edward,


"Indra sering cerita tentang kamu, sini aku ajak jalan-jalan daripada bosen dirumah" Edward tersenyun senang pada Amel,



"boleh, ayo!" balas Amel dengan senang,


Edward pergi dengan Amel, mereka berdua berjalan-jalan di perumahan itu.


"Indra apa kau tidak khawatir?" tanya Azkar,


"nggak ada yang perlu dikhawatirkan, Amel sangat menyukai Edward" Indra tersenyum,


"dia menyukai kakak?" Athala terkejut mendengar omongan Indra,


"bagaimana bisa dua menyukai Edward?" Azkar bingung,


"katanya Edward cowok paling ganteng diseluruh dunia yang pernah dia temui"


Azkar dan Athala hanya memasang tampang bingungnya, benar-benar tidak terduga.


Semalat membaca 📖 Maaf jika ada kesalahannya 😩

__ADS_1


Jangan lupa like 👍 favorit ❤ dan komentar 👄


__ADS_2