Si Gadis Dingin

Si Gadis Dingin
S2 Bab 32


__ADS_3

Rava duduk diam ruang tamu dan di tatap oleh oleh semua orang di depannya, Rava langsung memasang tampang tidak suka,


"sudah kubilang aku nggak suka jadi pusat perhatian, tapi kalian kok tetep liatin aku kayak gitu!" Rava memalingkan mukanya,


Saat mereka asik berbincang-bincang tiba-tiba pintu terbuka dan orang-orang berbaju hitam masuk dan langsung berbaris, di tengah mereka seorang anak perempuan berjalan santai,


"eh?" Rava terkejut dengan apa yang dia lihat,


"adik, apa kabar?" anak itu tersenyum pada Rava,


"Ev! kau bilang kau nggak akan bisa jemput aku?"


"tadi aku marah-marah ke mommy, terus akhirnya mommy batalin semua janji dengan kliennya dan secepatnya terbang kesini" jelas Reva, Azkar terdiam menatap anak perempuan itu,


"apa dia saudaramu itu?"


"iya" balas Rava datar, tiba-tiba seorang wanita masuk, itu tambah membuat para lelaki itu terkejut,


"Athala?" ucap Riko, wanita itu langsung menatap pata lelaki itu, sepertinya dia juga sama terkejutnya,


"kalian, jadi selama ini anakku disini besama kalian?" Athala terkejut sampai terasa seluruh tubuhnya lemah dan langsung terduduk, Azkar langsung berjalan mendekati Athala dan memeluknya,


"kemana aja kamu selama ini, aku cari kamu kemana-mana" Azkar memeluk Athala seerat-eratnya seakan Athala akan pergi lagi,

__ADS_1


"lepasin aku!" Athala mendorong Azkar menjauh dan menatapnya penuh kebencian,


"Atta', kenapa kau jadi kayak gini?" Azkar mencoba mendekati Athala, tapi Athala langsung menjauh,


"anak-anak ayo kita segera pulang, mom masih banyak kerjaan" Athala menatap lembut dua malaikatnya itu,


"tapi, kita baru sampai seharusnya istirahat dulu, Reva capek banget mom" Reva memasang tampang memelas pada Athala,


"baiklah sebentar" Athala mengambil ponsel dari sakunya dan menelpon seseorang,


"Ivan bisa kau carikan hotel untukku dan anak-anak?"


"......"


"Ivan masih sibuk, kalian nginap di hotel biasa aja nggak pa-pakan?"


"ih mom, kayak kita ini harus hidup mewah aja, Reva sih nggak masalah, tapi ni orang" Reva menunjuk Rava dengan dagunya,


"kenapa emangnya anak laki-laki mu?" Riko berjalan mendekati Athala karena penasaran,


"dia punya kelainan misopobia, jauh-jauh dariku!" Athala menatap dingin pada Riko,


"ih Athala, tetap sama dinginnya kayak dulu" Riko langsung memeluknya,

__ADS_1


"ngomong-ngomong Atta, mereka berdua anakmu dengan siapa?" tanya Edward,


"kakak nggak perlu tau, aku nggak mau bahas tentang itu" Athala memalingkan mukanya dari Edward,


"jangan-jangan mereka ini anak hubungan kamu diluar nikah" Edward mencengkram kedua bahunnya,


"sakit!" Athala mengerutkan keningnya,


"aku tau kau tinggal di Amerika, disana pergaulan sangat bebas" Athala langsung mundur dan langsung menampar Edward, Edward terkejut Athala menamparnya,


"kakak nggak usah sok peduli denganku, kakak kira aku cewek apaan sampai punya anak di luar nikah" Athala menatap Edward dingin,


"lalu siapa ayah mereka?" Athala tidak menggubrisnya dan memalingkan pandangan ke kedua anaknya,


"twins, we go home now" ucap Athala sambil meraih tangan Rava dan Reva, tapi Rava malah menarik tangannya dari Athala,


"merepotkan sekali, tapi aku suka disini" Rava mundur,


"kau lebih suka dengan orang asing dari pada mom" Athala menatap dingin Rava, mereka berdua saling bertatapan, tatapan Rava seakan tidak peduli pada apapun,


"mom, aku mau paman Azkar jadi Daddku"


Happy Reading 📖

__ADS_1


Don't forget to like 👍 and comment 👄


__ADS_2