
Beberapa hari yang lalu.....
"Azkar kamu tau tidak kebenarannya, tentang mamaku?" tanya Edward pada Azkar,
"ya mana aku tau, kok kamu anah sih!" balas Azkar heran,
"aku sebenarnya ingin memberitahumu tentang kebenarannya!"
"kamu ini bertanya atau memberitahu sih?"
"sebenarnya sih, lebih tepatnya memberi tahu"
Azkar menatap Edward jengkel,
"gimana kebenarannya?" Tanaya Azkar,
"sebenarnya....." Edward menjelaskan semuanya pada Azkar,
"oh, jadi begitu" Azkar lalu pergi meninggalkan Edward sendirian,
—————————————————
Begitu sampai di sekolah, Athala langsung turun dari mobil dan pergi menuju ke kelasnya. Azkar tidak keluar dari mobil dan masih berunding dengan Edward.
Athala sangat kesal dengan kakaknya itu, kakak yang sangat bodoh menurutnya, saat akan masuk kelas cewek-cewek yang menganggu Athala di kamar mandi waktu itu menghadangnya,
"hey, gadis nggak tau diri!" kata Tasya sambil mendorong Athala,
"kalian sebaiknya jangan mencari masalah denganku!" balas Athala dengan tatapan dinginnya,
"wah, mulai berani dia!" Dewi mendekati Athala, sebelum Dewi memukul Athala, Athala langsung menampar Dewi hingga jatuh di lantai,
__ADS_1
Cewek-cewek itu terkejut melihat reaksi Athala yang berani seperti itu, karena geram Tasya langsung menjambak rambut Athala, tentu saja Athala langsung membalasnya dengan memelintir tangan Tasya,
"aduh-aduh lepasin gue, gue minta maaf" kata Tasya sambil menhan tangis,
"awas aja kalian masih berani gangguin aku" kata Athala sambil masuk ke dalam kelasnya,
Dari kejauhan Indra melihat tingkah Athala langsung tersenyum, dia lalu pergi mencari Edward,
"Athala, kamu nggak pa-pa?" tanya Riko begitu Athala masuk ke dalam kelas,
"nggak pa-pa kok, kamu sebaiknya cari Azkar sana!" balas Athala sambil berjalan ke tempat duduknya,
Orang itu menatap Athala dengan geram, dia lalu pergi keluar kelas untuk mencari Tasya dan teman-temannya. Tak lama Azkar datang dengan Riko dan langsung menghampiri Athala,
"Atta kamu nggak pa-pa?" tanya Azkar khawatir,
"kak Martin.." Athala memandang Azkar lama, lalu dia memalingkan mukanya,
"kamu bicarain apa dengan kakak di mobil tadi?" ucap Athala sambil memandang ke tempat lain,
"hahaha, dia bilang jangan bikin kamu kesal lagi" jawab Azkar sambil tertawa,
"ngapain kamu ketawa kayak gitu?" Athala memandang Azkar dengan kesal,
"nggak kamu kalau lagi marah lucu juga ternyata" Azkar mendekati Athala dan mencium keningnya,
Wajah Athala langsung memerah kerena Azkar menciumnya, untung hanya Riko yang lihat, kalau nggakkan gawat,
"kalian kalau melakukan hal kayak gitu jangan di sela jomblo dong" kata Riko sambil memasang tampang melas,
"hahaha, Lo cemburu?" kata Azkar sambil menyiku pelan tangan Riko,
"huh, nggak tuh" Riko pergi ke tempat duduknya sendiri,
__ADS_1
Azkar masih menahan tawa melihat Riko seperti itu, sedang Athala hanya menatap sebal Azkar.
——————————————————
Edward berjalan menuju ke kelasnya, disana sudah ada Indra yang menunggunya,
"hey Ed" sapa Indra sambil berjalan mendekati Edward,
"hm, ada apa?" kata Edward santai,
"nggak pa-pa, cuma sapa aja" Indra tertawa kecil, sambil merangkul Edward dan berjalan menuju ke empat duduk mereka berdua,
Edward sangat kesal dengan Azkar, idenya sama sekali tidak masuk akal,
"Ed?" Indra melambai-lambaikan tangannya di depan Edward, tapi dia masih melamun,
"Edward!" Indra mengeraskan suaranya, baru Edward menoleh,
"ada apa sih, ngganguin aja!" jawab Edward ketus,
"kenapa, mood Lo lagi jelek ya?" Indra tersenyum,
"ada apa cepetan ngomong!"
"gue suka sama Athala, dia punya pacar belom?" Indra tersenyum lebar,
Edward langsung terkejut mendengar omongan Indra.
Selamat membaca 📖 Semoga pembaca senang 😊
Maaf jika ada kesalahan dan kekurangan 😩
Jangan lupa like 👍 favorit ❤ dan komentar 👄
__ADS_1