Si Gadis Dingin

Si Gadis Dingin
S2 Bab 40


__ADS_3

Mereka semua duduk di meja makan rumah Azkar, mereka bersiap-siap untuk makan, disela-sela itu....


"Athala, kamu nggak ada niat gitu buat nikah sama Azkar?" Athala langsung tersedak makanannya mendengar omongan Indra,


"iya, lagian kalian kan sudah cocok dari kecil" tambah Riko,


"kalian bisa diem nggak!" Athala mengebrak mejanya sehingga anak-anak mereka terkejut,


"hey, Atta tenanglah" Edward mencoba menenangkan Athala,


"kakak diem aja, nggak usah ikut campur!"


"aku nggak bakalan ikut campur kok!"


"padahal ayah ini kakaknya, kok malah takut sih!" Elios menatap heran ayahnya itu,


"mom, kapan aku dan Ava sekolah?" tanya Reva bersemangat,


"nunggu pendaftarannya buka" jawab Athala datar,


"yeeeeeey!" Reva langsung berdiri di kursi,


"turun nggak, atau kau kupecat jadi saudara!" Rava melemparkan tatapan tajam ke Reva,


"iya²" Reva turun dari kursinya,


"anakmu kok gitu amat sih?" Indra menatap Athala,


"entah, darimana juga mereka punya turunan sifat kayak gitu!" Athala menyantap makanannya,


"kalau Rava sih, kayaknya nurun kamu, tapi Reva yang urakan gitu mirip sama...." Riko tidak berani melanjutkan ucapannya,


"mirip siapa?" tanya Athala,


"kamu nggak bakal marah kan?"

__ADS_1


"nggak!"


"beneran?"


"iya"


"yakin?"


"cepet bilang napa!" bentak Athala, Riko langsung terkejut,


"mi..mi..mirip Azkar" kata Riko ragu-ragu,


"emang mirip sifatnya kok, kalau kalian bilang wajah Rava mirip ******** itu, aku nggak bakalan ngelak juga!" Athala berbicara dengan santai sambil meminum minumannya,


"mom, apa paman Azkar itu Daddy kita?" tanya Reva sok memasang tampang serius,


"Rava, menurutmu gimana?" Athala menatap Rava sambil tersenyum,


"Ev sebaiknya kita uji lagi IQ mu!" Rava menatap datar Reva,


"eh, IQ kita kan kurang lebih sama, kok mau uji lagi?"


"aku nggak bodoh!"


"siapa yang bilang kamu bodoh, aku nggak bilang lho ya" Rava tersenyum,


"Rey apa menurutmu Ava mirip paman Azkar?" tanya Reva,


"tentu dong, wajah mereka kan mirip banget, kayak Poto Copi gitu" ucap Reyhan serius,


"fotocopy yang bener!" Reva membenarkan omongan Reyhan,


"nah itu maksudku" Reyhan tertawa lebar,


"orang bodoh aja tau" kata Arjun meminum jusnya,

__ADS_1


"hm, orang bodoh" Elios menguyah makanannya,


"kalian ngejek aku ya!" Reva mengebrak mejanya,


"bersikaplah lebih baik Ev!"


"biarin, aku juga kok!" Reva pergi ke kamarnya dengan kesal dan menutup pintunya dengan keras,


"emosional!" Arjun mencubit dagunya,


"emosi" Elios mengetuk keningnya dengan jari telunjuknya,


"kalian bisa nggak berhenti kayak gitu!" bentak Rava,


"berhenti kayak gitu!" Ajun mengangkat sebelah alisnya,


"berhenti" Elios memejamkan sebelah matanya,


"berhenti ya!" Reyhan tersenyum manis,


"Rey, kenapa kamu ikut-ikutan juga?" Rava menatap bingung Reyhan yang ikut-ikutan Arjun dan Elios, Athala sempat tertegun menatap Reyhan yang tersenyum manis, dan....


"uh, Rey imut banget ya? jadi anak Tante gimana?" Athala mencubit pipi Reyhan sambil tersenyum lembut,


"iya, aku panggil Tante ibu ya?" Reyhan tersenyum lagi,


"wah, manisnya, Ev dan Ava aja nggak pernah bersikap manis gini" Athala memeluk Reyhan dan mengusap-usapkan pipi mereka,


"mom aja nggak pernah senyum ke aku, mau aku bersikap manis!" Rava menatap jengah tingkah mommynya itu,


"sabar ya" Arjun menepuk pundak kiri Rava,


"hem, bersabarlah" Elios menepuk pundak kanan Rava,


"bisa nggak kalian berhenti gitu!" bentak Rava kesal.

__ADS_1


Happy Reading 📖


Don't forget to like 👍 and comment 👄


__ADS_2