YOU ARE MY DESTINY

YOU ARE MY DESTINY
194 "Secarik Kertas"


__ADS_3

Di Kediaman Alm. Ronald Grissham.


Ricky baru saja sampai dengan disupiri Dion. Ia turun dari mobil bersama istrinya dan diikuti oleh Dion. Tak lama mobil Leo juga datang.


Semua pelayat sudah pulang dan Ricky meminta seluruh pengawal untuk selalu berjaga dan meminta Dion menambahkan pengawal untuk berjaga dirumah mertuanya.


Mereka masuk kedalam rumah kakeknya. Ricky merangkul pinggang istrinya menuju ruang makan bersama Dion dan Leo. Saat berjalan melewati tante Merry yang duduk bersama Hugo, Ricky terus melangkah dengan sengaja tidak melihat kearah tante Merry juga Hugo dan keluarganya yang lain yang juga sedang duduk diruang keluarga.


Bella juga tidak melihatnya, ia terus mengikuti langkah suaminya yang membawanya masuk.


Ricky menyuruh pelayan untuk menyiapkan makanan.


"Ricky aku tidak lapar!" Ucap Bella sambil menoleh menatap suaminya setelah duduk disamping suaminya.


"Lapar atau tidak, kau harus tetap makan! Aku tidak mau istriku sakit!" Ucap Ricky dengan wajah tanpa ekspresi menatap istrinya.


Bella hanya menganggukan kepalanya dan tersenyum kepada suaminya. Ricky kemudian mengecup pelipis istrinya.


Leo dan Dion duduk dikursi seberang dihadapan mereka menyaksikan dengan rasa iri.


Beberapa pelayan datang dan menyuguhkan hidangan untuk Tuan dan Nyonya mudanya dengan penuh rasa hormat.


Mereka pun segera makan bersama diruang makan.


Sebenarnya, Ricky juga tidak merasa lapar dan tidak bernafsu untuk makan, tapi ia tidak bisa kalau istrinya juga tidak makan, jadi ia tetap memaksakan untuk makan.


Ricky telah berjanji untuk selalu menjaga dan mencintai Bella. Kakeknya yang telah menghadirkan Bella dalam hidupnya hingga kini ia bisa merasakan kebahagiaan yang sesungguhnya bersama Bella.


Ricky hanya makan sedikit tapi Bella terus memaksanya untuk makan lagi. Ricky tidak menolaknya dan telah menghabiskan makanan yang diambilkan istrinya. Begitupun dengan istrinya yang juga dipaksa Ricky untuk makan banyak.


Selesai makan, Ricky mengajak istrinya untuk naik menuju kamar kakeknya. Ricky ingin mencari sesuatu didalam kamar kakeknya.


Ricky dan istrinya masuk kedalam kamar kakek Ronald. Ricky terpaku setelah masuk kedalam. Bella menutup pintu kamar tersebut dan ia memeluk lengan suaminya sambil mengusap-usapnya.


"Ricky.." Bella memanggil suaminya dengan pelan.


Ricky kemudian melangkah menuju tempat tidur kakeknya. Ia duduk ditepi ranjang kakeknya kemudian ia melihat ponsel milik kakeknya diatas nakas samping tempat tidur.


Ricky kemudian meraih dan ingin mengecek ponsel milik kakeknya. Namun ternyata ponselnya mati.


Ricky kemudian beranjak dan mengisi daya baterai ponsel milik kakeknya. Sambil menunggu ponselnya terisi. Ia mencari-cari sesuatu didalam kamar kakeknya.


Bella memilih duduk ditepi ranjang kakek Ronald memperhatikan suaminya yang sedang sibuk mencari sesuatu yang ia tidak tau apa itu.

__ADS_1


Tanpa sadar tangan Bella meraba kebawah bantal dan ia merasakan ada sesuatu dibawah bantal tersebut. Bella menoleh dan mengambilnya.


"Ricky, coba lihat ini!" Ucap Bella sambil menunjukan secarik kertas yang dalamnya terdapat tulisan.


Dengan cepat Ricky mendekati istrinya dan meraih secarik kertas tersebut dari tangan istrinya.


Ia duduk disamping istrinya dan membuka lalu membacanya. Setelah membacanya, nafasnya memburu dan rahangnya mengeras. Ia juga mengepalkan tanganya hingga meremas kertas surat tersebut.


"Ricky! Apa itu dari kakek?" Tanya Bella sambil mengusap lengan suaminya.


Ricky tidak menjawab pertanyaan istrinya. Seketika airmata yang selalu ia tahan untuk tidak keluar akhirnya tanpa sadar menetes dipipinya.


Bella kemudian merebut kertas tersebut dan ia membacanya. Bella terkejut dengan apa yang ditulis kakeknya didalam surat tersebut.


Ia menutup mulutnya dengan sebelah tangannya dan ia pun ikut menangis.


"Ya Tuhan! Kenapa mereka tega melakukan itu semua hanya karena harta?" Tanya Bella dengan nada bergetar karena menangis.


"Aku bersumpah, aku akan menghancurkan mereka!!" Ucap Ricky dengan kalimat penuh penekanan dan mengepalkan kedua tangannya.


Bella kemudian memeluk erat suaminya dari samping. Ia tidak mau kalau suaminya sampai menjadi pembunuh seperti mereka.


Bella memeluk erat suaminya dan terus menangis. Ia bisa merasakan apa yang saat ini dirasakan oleh suaminya. Suaminya harus kehilangan kedua orangtuanya saat usianya masih sebelas tahun dan ia dibesarkan oleh kakeknya seorang diri.


Ricky sungguh tidak menyangka dengan kenyataan yang selama ini disembunyikan oleh kakenya tentang kecelakaan maut yang menimpa orangtuanya.


Kakeknya sengaja menyembunyikan itu semua demi Ricky. Karena kakeknya tidak ingin terjadi sesuatu kepada Ricky kalau kakeknya memberitahu kebenaran semua itu.


Isi surat dari kakek Ricky yang ditujukan hanya untuk Ricky.


...........


...Teruntuk Ricky Aditya Grissham cucu kakek tersayang....


Mungkin setelah kamu membaca surat ini, kakek sudah tidak ada lagi didunia ini. Kakek ingin menceritakan sesuatu yang mungkin akan membuatmu sangat marah. Tapi kakek mohon kamu tetap harus bisa mengendalikan dirimu untuk tidak mudah terpancing emosi Ricky.


Sebelumnya kakek ingin meminta maaf kepadamu kalau kakek menyembunyikan rahasia besar ini dan tidak menceritakannya kepadamu sebelumnya.


Kakek ingin memperingatkanmu untuk selalu berhati-hati dengan adik-adik dari daddymu. Karena mereka sangatlah berbahaya Ricky. Mereka hanya memakai topeng dihadapanmu.


Mereka terlihat baik dihadapanmu karena mereka telah memiliki rencana jahat kepadamu.


Kecelakaan maut yang dialami oleh daddymu dan menyebabkan nyawa daddy dan mommymu melayang adalah ulah dari mereka.

__ADS_1


Kakek sengaja menyimpan rapat-rapat tentang kejahatan mereka karena kakek ingin melindungimu dari mereka Ricky. Kakek minta maaf kepadamu kalau kakek memilih untuk diam dan pura-pura tidak tahu dan tidak melaporkan mereka kepolisi.


Kakek melakukan itu karena kakek hanya ingin melindungimu. Kakek sangat menyayangimu dan tidak mau terjadi sesuatu yang buruk kepadamu Ricky.


Asal kamu tau, mereka sengaja meyuruh Hugo dan Axton untuk meminta pekerjaan kepadamu, itu adalah salah satu awal dari rencana jahat mereka untuk menghancurkanmu.


Mereka masih tidak terima dengan keputusanmu yang hanya memberikan posisi CEO diperusahaan kakek yang telah kakek serahkan kepadamu Ricky.


Mereka menginginkan mengambil alih kepemimpinan dan kepemilikan perusahaan kakek.


Kakek sempat mendengar pembicaraan mereka saat kakek terbangun dimalam hari. Mereka sedang merencanakan untuk membuat fitnah besar tentangmu supaya kamu dibenci semua orang terutama oleh rekan-rekan bisnismu dan akan membuat mereka semua memutuskan kerja sama kontrak mereka kepadamu lalu membuatmu bangkrut dan pada akhirnya kamu akan benar-benar menyerahkan perusahaan kakek kepada mereka untuk mereka kuasai.


Dipikiran mereka hanyalah ingin menguasai seluruh harta kakek yang telah kakek serahkan kepadamu. Mereka selalu iri dengan daddymu karena mereka mengira kalau kakek lebih menyayangi daddy mu dari pada mereka.


Dan mereka juga mengira kalau kakek lebih menyayangimu daripada cucu kakek yang lainnya.


Mereka tidak pernah menyadari selama ini mereka selalu hidup enak dengan segala kemewahan tanpa mereka merasakan bagaimana susahnya bekerja mencari uang. Tapi kakek tidak pernah mempermasalahkan itu karena memang kakek menyayangi anak-anak dan semua cucu kakek.


Kakek lebih memilihmu untuk menjadi pewaris tunggal dari Perusahaan dan seluruh harata kakek karena kakek yakin kamu akan bisa mengembangkan Perusahaan kakek dan menggunakan harta kakek dengan baik.


Kamu berbeda dari semua saudara-saudaramu yang suka berfoya-foya dan menghambur-hamburkan uang untuk hal-hal yang tidak baik.


Kamu sama persis dengan daddymu. Maka dari itu kakek lebih memilihmu untuk menjadi pewaris tunggal kakek menggantikan daddymu.


Kakek masih memiliki bukti yang akan menguatkanmu Ricky. Dibalik lukisan besar dikamar kakek ada brangkas dengan sandi xxxxxx didalam sana ada sebuah rekaman suara pembicaraan tentang rencana kejahatan mereka.


Dan satu lagi, jaga dan lindungi selalu Arabella juga Ariella. Kakek sangat menyayangi Arabella sejak kakek mengenalnya. Dan kakek sangat bahagia telah diberi kesempatan melihat dan menggendong Ariella. Kakek sangat menyayangi mereka Ricky.


Terimakasih banyak kamu selalu menuruti keinginan kakekmu ini. Karena kakek selalu ingin yang terbaik untukmu.


Tambahkan bodyguard lagi untuk selalu berjaga di rumah mertuamu. Dan jangan pernah biarkan Arabella pergi seorang diri.


Hanya itu yang ingin kakek beritatahu kepadamu Ricky. Kakek ingatkan lagi kepadamu kalau kamu harus tetap bisa mengendalikan dirimu dan jangan gegabah yang nantinya akan menyulitkanmu.


Kakek juga sangat menyayangimu. Sekali lagi kakek minta maaf yang sebesar-besarnya kepadamu, dan kakek harap kamu tidak marah dengan kakekmu ini.


Ikhlaskan kakek pergi Ricky, supaya kakek tenang disana. Jangan pernah bersedih karena kakek akan selalu tersenyum bahagia kalau melihatmu bahagia.


...Dari kakek yang sangat menyayangimu,...


...Ronald Grissham....


........ ...

__ADS_1


Kira-kira seperti itu isi dari surat yang ditemukan Bella dibawah bantal kakek Ronald.


__ADS_2