YOU ARE MY DESTINY

YOU ARE MY DESTINY
Kado yang membuat kesal


__ADS_3

Acara demi acara berjalan dengan lancar.Dari tadi Ibu Sarah tidak pernah lepas dari si kembar.Banyak yang bertanya,siapa sebenarnya sikembar,tapi ibu Sarah tidak pernah malu untuk mengakui bahwa Aarash dan Aariz adalah cucunya,anak dari Bimo dan Tiara.Banyak spekulasi yang muncul,mengenai keberadaan sikembar.Mereka mempertanyakan status Tiara,tapi dengan gamblangnya dan dibumbuhi sedikit kebohongan, ibu sarah mengatakan, kalau dulu Tiara dan Bimo sudah pernah menikah di usia dini, mungkin karena masih terlalu muda,rasa ego mereka masih tinggi,ya mereka sempat terpisah lama.Dan karena masih cinta, dan mereka memang berjodoh, Tuhan mempertemukan mereka kembali.


Acara kini sudah selesai, Tiara yang sudah sangat lelah, masuk ke kamar pengantin tanpa Bimo.Karena Bimo masih terlibat obrolan dengan koleganya.Begitu dia membuka pintu, aroma bunga mawar menyeruak sampai kehidungnya.Ternyata kamar mereka sudah di hias dengan taburan bunga mawar diatas ranjang. Tiara kaget melihat ada sebuah kotak yang sangat besar, tergeletak diatas lantai samping tempat tidur.


Tiara menghampiri kotak tersebut, hendak melihat kotak apa itu sebenarnya.


"Apa itu sayang?" tanya Bimo yang tiba-tiba saja sudah berada di belakang Tiara.Sehingga Tiara terlonjak kaget.


"Ka-kamu datang kok gak ngomong-ngomong sih yang? Tiara memonyongkan bibirnya kesal dan langsung berbalik membelakangi Bimo.


"Hehehe, maaf yang, kamu aja yang gak fokus. Masa kamu gak dengar, aku buka pintu? Bimo memeluk Tiara dari belakang dan mengecup pundaknya.


Darah Tiara berdesir,karena perlakuan Bimo.Jantungnya deg-degan, merasa sedikit takut, dengan apa yang akan dilakukan oleh Bimo selanjutnya.


"Bim, aku mandi dulu ya, soalnya aku gerah dan udah bau" Tiara memberikan alasan, agar Bimo melepaskannya.


"Kamu masih wangi kok yang"Bimo mengendus-endus tubuh Tiara, sehingga membuat bulu kuduk Tiara semakin meremang, dan jantungnya dari tadi sudah berdisko.Tiara juga dari tadi berusaha menahan nafasnya.


"Ingat,untuk bernafas yang, karena salah satu rahasia panjang umur itu, ya jangan lupa bernafas.Aku tidak mau, jadi duda dimalam pengantin " ucap Bimo ambigu.


"Emang kalau kamu jadi duda, di malam pengantin gimana?"


" Yang bersimpati, paling segelintir orang.Sedangkan para wanita, akan banyak yang antri nantinya.emang kamu mau?"


" Oh, jadi kalau aku mati, kamu langsung cari pengganti gitu?" kesal Tiara salah paham.

__ADS_1


"Bu- bukan gitu maksudnya sayang! " panik Bimo.


"Auk akh, aku mandi dulu" Tiara menghentakkan kakinya kesal,dan melangkah ke kamar mandi.


Blamm


Tiara membanting pintu dengan keras, sehingga Bimo terlonjak kaget.


"Kok jadi begini sih?Alamat gak dapat jatah malam ini! Batin Bimo nelangsa.


"Yang, maaf, maksudku bukan begitu,aku kan gak ada ngomong kalau aku akan cari penggatimu.Justru aku gak mau jadi duda.Buka pintunya dong yang! kita mandi bareng yuk! Bimo mengetuk-ngetuk pintu kamar mandi,berharap Tiara berbaik hati membukakan pintunya.


"In your dream " teriak Tiara dari dalam kamar mandi.


"Huft, apes deh " Bimo membaringkan tubuh lelahnya di atas ranjang yang penuh dengan bunga mawar itu.Dia memejamkan matanya tapi sesekali dia buka kembali, untuk memastikan apakah Tiara sudah selesai mandi.


Bimo menelan ludahnya melihat pemandangan indah yang ada di depannya.Ada sesuatu yang menggeliat bangun dibawah sana.Celananya tiba-tiba merasa sesak. Sepertinya doa mamahnya, yang pernah mendoakannya impoten,benar-benar tidak dikabulkan oleh Tuhan.Itu terbukti dari cepatnya reaksi si otong dibawah sana.


" Yang, lagi cari baju ganti ya?" tanya Bimo yang tiba-tiba sudah berdiri dibelakang Tiara.


"aaaaahhhh" Tiara terlonjak kaget, sehingga tanpa sadar handuk yang dipakainya melorot dengan manjanya jatuh ke lantai. Bimo semakin membelalakkan matanya dengan mulut menganga melihat tubuh polos Tiara.


Karena terlalu kaget, dan tubuh gemetar, Tiara justru lupa mengambil kembali, handuknya yang lepas.Dia malah berdiri seperti patung dengan nafas yang tersenggal-senggal. Hingga membuat Bimo semakin panas dingin menahan hasratnya yang sudah sampai ke ubun-ubun.


"Wow, kok buah melon kelebihan mateng punya Tiara makin besar aja ya? dulu kayanya masih muat ditangan gue,tapi, sekarang kayanya gak muat deh" gumam Bimo tapi masih tetap bisa didengar oleh Tiara.Bimo tanpa sengaja mengarahkan tangan ke dada Tiara, seperti mengukur besar kecilnya benda yang disebutnya buah melon kelebihan matang itu.

__ADS_1


"Ihh, dasar mesum " teriak Tiara yang tersadar dan langsung menarik handuk nya, berlari ke kamar mandi dengan membawa baju ganti di tangannya.


" Yang, kok pakai baju lagi yang? ntar kan bakal di buka lagi' teriak Bimo dari luar kamar mandi.


Bimo melihat ke arah kotak besar yang hampir di sentuh oleh Tiara sebelum dia masuk tadi.


"Ini isinya apa-an yah? kok ada disini? bukannya aku udah suruh, kado-kado dibawa pulang semua?" batin Bimo mendekati kotak besar itu.


"Tolong, kado ini dibuka terlebih dulu sebelum perang,karena gue sudah rela jadi pemulung demi ini. Tertanda Seno." Bunyi pesan yang tertulis di kertas yang ditempelkan di atas kotak itu.


Bimo yang merasa penasaran, berniat membuka kotak itu.Dia pensaran hadiah apa yang diberikan oleh Seno sehingga membutuhkan kotak yang sangat besar, hingga mencapai setinggi dadanya.


disaat robekan pertama, Tiara keluar dari kamar mandi sudah menggunakan piyama yang tidak ada seksi-seksinya sama sekali, seperti yang digunakan oleh wanita pada umumnya di malam pertama. Melihat hal itu ,Bimo menghela nafasnya dengan keras.


Bimo memutuskan, melanjutkan membuka kotak besar itu.Tiara yang juga penasaran mendekat dan membantu Bimo untuk membukanya.Setelah kertas kadonya terbuka semua, kini giliran membuka kotak,untuk melihat apa isi kotak itu.Setelah dibuka ternyata isinya kotak yang lebih kecil, yang bertuliskan anda belum berhasil, silahkan coba lagi. Bimo membuka kembali, ternyata lagi-lagi isinya kotak dan pesan yang sama.


Udah lebih dari sepuluh kali Bimo membuka isi kotak yang ternyata isinya selalu sama.Emosi Bimo sudah hampir sampai ke ubun-ubun karena waktunya habis tersita hanya untuk membuka kotak saja. Tapi rasa penasarannya mengalahkan semua rasa emosinya yang membuncah.


"Niat banget sih si Seno,mulung kotak-kotak nih" Batin Bimo kesal


Akhirnya setelah, puluhan kali buka membuka, sekarang tinggallah kotak terakhir yang hanya sebesar kotak jamu.Mata Bimo membesar melihat isi kado Seno yang tidak ada akhlak.Dan yang paling mengesalkan adalah pesan yang ditulis Seno di dalam secarik kertas itu.


"Senoooo" Teriak Bimo geram.


Kira-kira apa ya hadiah Seno, sampai membuat Bimo kesal?

__ADS_1


TBC


Author tetap tidak pernah bosan ya sayang, untuk tetap mengingatkan, agar readers tercinta tidak lupa untuk tetap meninggalkan jejak.please like, vote dan komen. Thank you🤗🤗🤗


__ADS_2