
"Dasar menyebalkan!! Jadi kamu hanya pura-pura tidur??" Tanya Bella sambil memukuli dada bidang suaminya dan Ricky hanya diam memejamkan matanya membiarkan istrinya terus memukulinya.
"Aku tadi benar-benar tidur sayang! Tapi kau membangunkanku!" Jawab Ricky dengan suara seraknya masih memejamkan matanya dan mencium leleh istrinya. "Rickyhh, akuhh lapar..ahh!" Ucap Bella dengan suara mendesah karena ulah suaminya yang terus mencium dan menghisap leher istrinya seperti vapir.
Ricky menghentikan ulahnya karena istrinya sudah lapar. Ia pun meraih ponselnya dan menghubungi Dion untuk memesankan makanan kesukaan istrinya. "Aku sudah memasan makanan!" Ucap Ricky dengan lembut kemudian langsung ******* bibir manis istrinya yang sudah beberapa hari ini sangat ia rindukan.
"Aku sangat merindukanmu sayang!" Ucap Ricky setelah mencium istrinya. "Salah sendiri kenapa pergi meninggalkanku dan tidak pulang!!" Jawab Bella kembali kesal karena suaminya tega meninggalkannya dan tidak pulang kerumah.
"Karena kau tidak ingin melihatku, jadi aku hanya menuruti permintaanmu!" Ucap Ricky kemudian ingin mencium istrinya lagi namun Bella menahan bibir suaminya dengan meletakkan jarinya dibibire suaminya. "Jangan dulu, kalau diteruskan pasti akan lama! Aku sudah sangat lapar!" Ucap Bella dengan cemberut.
"Aku hanya ingin menciummu sebentar saja!" Ucap Ricky dengan wajah melasnya menatap istrinya. "Itu ada yang mengetuk pintu!" Jawab Bella sambil mendorong dada bidang suaminya.
Ricky kemudian bangkit dan beranjak keluar dari kamarnya. "Kau ini mengganggu saja!!" Ucap Ricky dengan ketus kepada Dion yang mengantar makanan pesanannya.
"Aku kesini karena mengantar pesananmu!!" Jawab Dion dengan kesal kepada Ricky. "Oh terimakasih!" Ucap Ricky dengan menyeringai. Dion hanya mendengus kesal kemudian berbalik dan keluar dari ruangan Ricky.
Bella keluar dari kamar dan duduk disofa bersama suaminya. Mereka pun makan siang bersama. Tak lama Dion kembali lagi, kali ini ia langsung masuk karena ia yakin Bos nya sedang makan bukan sedang ena-ena.
"Ada apa?" Tanya Ricky sambil menoleh kearah Dion yang tiba-tiba masuk kembali. "Aku lupa bilang tadi, aku hanya ingin mengingatkan sore ini ada meeting dengan Perusahaan Aditama!" Jawab Dion dengan wajah datarnya.
"Oke!" Jawab Ricky singkat kemudian melanjutkan makannya. Dion kemudian pamit dan keluar dari ruangan Ricky lalu kembali keruangannya.
"Apa nanti kau mau menungguku sampai aku selesai meeting?" Tanya Ricky sambil menoleh dan menatap istrinya yang dijawab dengan anggukan sambil menyuap makanannya kemulutnya.
Ricky sedang tidak nafsu makan beberapa hari ini dan ia hanya makan sedikit kemudian ia bangkit dan beranjak menuju meja kerjanya. "Ricky, habiskan dulu makananmu!" Ucap Bella sambil menatap suaminya.
"Aku sudah kenyang!" Jawab Ricky sambil membuka laptopnya dan melanjutkan pekerjaannya sebelum pergi meeting.
Bella kemudian membawa makananya dan mendekati suaminya. "Aaaaa..buka mulutnya!" Ucap Bella sambil menyodorkan sendok berisi makanan kemulut suaminya. "Aku bilang, aku sudah kenyang!" Jawab Ricky sambil sedikit memundurkan wajahnya.
"Kenyang apanya?? Bahkan belum ada setengah porsi kamu makannya! Aku suapi kamu atau aku tidak mau disentuh olehmu!!" Ucap Bella dengan tagas mengancam suaminya.
"Kau mengancamku?" Tanya Ricky sambil menatap istrinya dengan mengernyitkan keningnya. "Hmm! Cepat mau dihabiskan tidak?" Jawab Bella dengan mengangguk dan kembali bertanya. Ricky kemudian membuka mulutnya dengan sangat patuh.
Bella menyuapi suaminya hingga makanannya habis tak tersisa. "Anak pintar!" Ucap Bella dengan tersenyum manis sambil mengusap-usap kepala suaminya dengan lembut dan Ricky hanya diam tetap fokus dengan pekerjaannya.
__ADS_1
Bella melangkah menuju sofa dan meletakkan tempat makan diatas meja lalu mengambil minum untuk suaminya. "Ini minum dulu!" Ucap Bella sambil menyodorkan sebotol air mineral kepada suaminya. Ricky menerimanya dan meminumnya hingga separuh botol dan memberikan kembali kepada istrinya.
Bella kembali duduk disofa sambil membaca majalah yang ada disana. Satu jam kemudian Dion datang dan memberitau Ricky kalau pimpinan Perusahaan Aditama sudah ada diruang rapat.
"Sayang, aku meeting dulu dan tunggu aku disini!" Ucap Ricky setelah mendekati istrinya kemudian mengecup keningnya. Bella menganggukan kepalanya dan tersenyum manis kepada suaminya. Ricky bergegas keluar dari ruangannya bersama Dion dan menuju ruang rapat.
***
Satu jam kemudian.
Bella merasa bosan membaca majalah. Ia pun bangkit dari sofa dan menuju meja kerja suaminya. Ia ingin bermain game dikomputer yang ada dimeja kerja suaminya. Namun pandangannya terpaku kelayar komputer yang masih menyala.
"Pantas saja dia tidak pernah menanyakan kabar tentangku juga Ella!! Rupanya dia selalu memantau kami dengan CCTV!! Dasar Tuan muda menyebalkan!!" Gerutu Bella sambil menatap layar komputer yang menunjukkan rekaman CCTV disetiap sudut ruangan rumah orang tuanya.
Setelah kejadian penculikan Bella, Ricky menambahkan CCTV disetiap sudut ruangan dirumah mertuanya. Bahkan ia juga memasang CCTV didalam kamar istrinya untuk selalu memantau kegiatan istrinya saat ia tidak bersamanya.
Bella tidak jadi bermain game dikomputer suaminya karena ponselnya terus saja berisik. Ia duduk dikursi kebesaran suaminya dan membuka notifikasi pesan, ternyata teman-teman baiknya sedang mengobrol digrup chat.
Ia pun membaca pesan-pesan chat dari teman-teman baiknya semasa kuliah sambil duduk bersandar dikursi kebesaran suaminya.
Seli : "Halloha my best friends!! Miss u too somuch!!😘
Vivian : "Nyonya muda kita kemana ini?? kapan bisa hangout nih?"🤔
Renata : "Iya nih Nyonya muda sekarang susah diajak kumpul!"😏
Seli : "(Menyimak)"🙄
Renata : "Ella mana Ella, aku rindu dan gemes sama baby Ella!!"😍
Arabella : "Weekend ini kita kumpul dirumah ayah dan ibuku saja bagaimana? Aku juga merindukan kalian!"😘
Seli : "Setuju!" 😍
Vivian : "Sip oke!"😉
__ADS_1
Renata : "Siap Nyonya muda!"😘
Vivian : "O ya Bella, kemarin Devan menanyakan kabarmu!"😉
Seli : "Cie cie cieee..ada yang CLBK (cinta lama belum kelar) nih" 😄
Arabella : 🙄?
Renata : "Aku mau pura-pura tidak tau saja!" 😐
Kira-kira seperti itu obrolan mereka digrup chat. Ricky yang telah selesai meeting memperhatikan istrinya yang serius dengan ponselnya, tiba-tiba ia mendekat dan merebut ponsel milik istrinya.
"Eh Ricky, kamu ini kebiasaan main rebut ponselku saja!! Kembalikan ponselku!!" Seru Bella yang terkejut sambil berusaha merebut kembali ponselnya.
Ricky mengernyitkan keningnya saat membaca pesan di grup chat istrinya bersama teman-teman baiknya itu. "Devan? Siapa Devan?" Tanya Ricky sambil menatap istrinya dengan serius.
"Bukan siapa-siapa! Sini kembalikan ponselku!!" Ucap Bella dengan kesal kepada suaminya. "Kau menyembunyikan sesuatu dariku?" Tanya Ricky dengan menyelidik sambil mengembalikan ponsel milik istrinya.
"Siapa yang menyembunyikan sesuatu darimu?" Ucap Bella dengan cemberut dan duduk kembali disofa. "Lalu siapa Devan? Apa dulu dia itu kekasihmu?" Tanya Ricky kembali sambil menatap serius istrinya.
"Dia hanya kakak kelas dikampusku dulu!" Jawab Bella dengan santai sambil memainkan ponselnya lagi. "Hanya itu? Kenapa temanmu bilang cinta lama belum kelar? Apa maksudnya?" Ricky memberondong pertanyaan kepada istrinya, karena masih belum puas dengan jawabannya.
"Apa suamiku ini sedang cemburu?" Tanya Bella dengan tersenyum sambil mentoel dagu suaminya. "Aku serius!!" Ucap Ricky dengan menatap tajam istrinya.
"Iiish kamu ini! Mereka itu hanya bercanda!!" Jawab Bella dengan ketus kemudian meraih tasnya dan bangkit dari tempat duduknya. "Mau kemana kau?" Tanya Ricky sambil meraih tangan istrinya.
"Ricky, ini sudah sore, aku mau pulang!" Jawab Bella sambil berusaha untuk berdiri. "Oke, ayo kita pulang!" Ucap Ricky sambil merangkul pinggang istrinya.
"Kamu juga mau pulang?" Tanya Bella sambil menoleh kearah suaminya. "Kau tidak ingin aku pulang?" Tanya Ricky balik sambil mengernyitkan keningnya.
"Aku pikir kamu sudah tidak mau lagi pulang dan tinggal bersamaku!" Jawab Bella dengan cemberut sambil berjalan keluar ruangan bersama suaminya.
"Pikiranmu itu buruk sekali!!" Ucap Ricky sambil menarik hidung istrinya. "Aaawh!! Sakitt!!" Pekik Bella sambil memukul dada bidang suaminya.
Mereka pun segera pulang bersama kerumah orang tua Bella.
__ADS_1