YOU ARE MY DESTINY

YOU ARE MY DESTINY
213


__ADS_3

Selesai mandi dan berganti pakaian. Ricky segera mendekati istrinya yang sedang duduk bersandar diranjang sambil fokus dengan ponselnya. "Maaf, aku pulang larut!" Ucap Ricky setelah duduk disamping istrinya kemudian mengecup kening dan memeluk istrinya.


"Tidak apa-apa! Apa sudah dapat rumahnya?" Tanya Bella dengan tersenyum manis kepada suaminya setelah melepaskan pelukannya. "Ya! Tadi ada beberapa rumah yang harus aku lihat hingga pulang larut!" Jawab Ricky sambil mengusap pipi istrinya yang terasa sangat halus dan sedikit chubby itu.


"Apa kamu sudah makan?" Tanya Bella sambil menatap suaminya. "Belum! Karena aku mengejar waktu untuk bisa cepat selesai dan pulang tadi!" Jawab Ricky sambil tersenyum kemudian sekilas mengecup bibir manis istrinya. "Kamu ini kebiasaan! Kalau begitu aku akan membuatkan makanan untukmu dulu!" Ucap Bella sambil menepuk lengan suaminya kemudian beranjak turun dari tempat tidur dan ingin turun membuatkan makanan untuk suaminya.


"Buatkan salad saja!" Ucap Ricky sambil menoleh kearah istrinya yang ingin membuka pintu kamar dan Bella menoleh lalu tersenyum kepada suaminya. Bella segera keluar kamar dan turun kebawah untuk membuatkan salad untuk suaminya.


"Dasar tuan muda yang perfect, masih selalu menjaga tubuhnya supaya tidak gendut!" Gumam Bella sambil menuruni tangga dengan tertawa kecil sendiri.


Ricky memang sangat menjaga pola makannya. Bukan karena takut gendut, tapi kebih menjaga kesehatannya. Ia juga sering mengingatkan istrinya untuk selalu menjaga pola makannya, tapi karena memang Bella dari dulu hobi makan dan porsi makannya lebih banyak dari suaminya jadi Ricky meminta istrinya untuk selalu rutin cek kesehatan terutama kolesterolnya.


Meski banyak makan, Bella tetap tidak terlihat gendut namun setelah melahirkan ia sedikit lebih berisi namun menurut Ricky, istrinya semakin cantik dan sexy juga terasa pas sekali dipelukannya.


Saat libur juga ia menyempatkan untuk mengajak istrinya berolahraga seperti yang telah ia janjikan sebelumnya kalau ia ingin membantu istrinya mengolah tubuhnya supaya tetap kencang dan selalu sehat.


Selesai membuatkan salad, Bella segera membawanya kekamarnya. Ia melihat suaminya sedang duduk disofa dan fokus dengan laptopnya. "Ini dimakan dulu!" Ucap Bella sambil menyodorkan semangkuk salad buatannya kepada suaminya.

__ADS_1


Ricky menghentikan pekerjaannya dan mengangkat kepalanya lalu meraih salad dan menarik pelan istrinya untuk duduk disampingnya. "Terimakasih sayang!" Ucap Ricky dengan tersenyum kemudian mengecup pipi istrinya. Bella hanya tersenyum manis kepada suaminya.


Ricky segera memakan salad buah yang dikombinasi dengan sayur juga salmon kesukaannya buatan istri tercintanya dengan lahap. "Apa kamu akan merasa kenyang hanya makan itu saja?" Tanya Bella sambil memandangi suaminya yang sedang makan salad buatannya.


"Hmm!" Jawab Ricky sambil mengunyah saladnya. "Aku sudah terbiasa!" Lanjutnya setelah menelan salad yang dikunyahnya kemudian melanjutkan lagi memakan saladnya hingga habis lalu meletakkannya diatas meja.


"Ricky, aku sudah mengantuk!" Ucap Bella dengan suara terdengar serak dan sexy ditelinga Ricky karena memang sudah mengantuk. "Kalau begitu kau tidur saja, aku masih harus menyelesaikan pekerjaanku dulu!" Ucap Ricky sambil mengusap puncak kepala istrinya dan tersenyum.


"Hufff!" Bella membuang nafasnya kasar kemudian segera beranjak menuju tempat tidurnya dan ia membiarkan Ariella tidur bersamanya diranjangnya. Bella tidur dengan memeluk tubuh mungil Ariella karena suaminya masih sibuk dengan pekerjaannya.


Keesokan paginya.


Bella terbangun karena Ariella menarik-narik bajunya dan terus memanggilnya seolah membangunkannya. Bella pun bangun dan menciumi Ariella dengan gemas. Ia melihat suaminya baru saja keluar dari kamar mandi dan sudah memakai kemejanya. "Kamu semalam tidur jam berapa?" Tanya Bella setelah melihat suaminya keluar dari kamar mandi.


"Ehm..setelah kau tidur aku menyusulmu tidur!" Jawab Ricky berbohong karena tidak ingin membuat istrinya marah kalau tau semalam ia baru tidur jam tiga pagi karena harus menyelesaikan pekerjaannya dan pagi ini ada rapat penting dengan para pimpinan perusahaan yang telah lama bekerja sama dengan perusahaannya.


"Oh!" Ucap Bella sambil menganggukan kepalanya. "Ella sayang, mommy akan menyiapkan air untuk Ella mandi ya!" Ucap Bella dengan lembut dan tersenyum sambil mengangkat Ariella dan menurunkannya kekarpet bulu yang tebal dan sangat nyaman.

__ADS_1


Kemudian Bella segera menuju kamar mandi namun tubuhnya diraih oleh suaminya dan dipeluk erat olehnya. "Apa kau sedang marah kepadaku?" Tanya Ricky sambil memeluk istrinya dan mengecupi puncak kepala istrinya. "Aku tidak marah! Ricky lepaskan, aku ingin menyiapkan air untuk mandi Ella!" Jawab Bella sambil berusaha mendorong dada bidang suaminya.


"Aku belum melihat senyum manismu untukku pagi ini!" Ucap Ricky masih belum melepaskan istrinya. "Ricky lepaskan aku!" Ucap Bella masih terus berusaha mendorong suaminya. Ricky menghela nafasnya, ia sudah sangat mengenal istrinya. Dan ia tau kalau istrinya sedang merajuk kepadanya.


"Pagi ini aku ada rapat penting, jadi aku harus berangkat lebih awal!" Ucap Ricky sambil melepaskan pelukannya dan menatap istrinya. "Ya sudah kamu hati-hati dijalan!" Ucap Bella dengan tersenyum tipis kemudian berbalik dan menuju kamar mandi menyiapkan air untuk mandi Ariella.


Ricky kembali menghela nafasnya dalam-dalam dan menghembuskannya pelan. Ia kemudian merapikan pakaiannya lalu mengambil jas dan dasinya. Ia berdiri didepan cermin besar yang menempel dilemarinya lalu memakai dasinya sendiri. Bella yang keluar dari kamar mandi melihat suaminya sedang memakai dasi, ia segera mendekatinya dan meraih dasinya lalu ia membantu merapikan dasinya.


Ricky terus menatap wajah cantik istrinya dengan tersenyum. Setelah selesai memakaikan dasinya ia menarik pinggang istrinya dan memeluknya kemudian langsung mencium ******* bibir istrinya dengan lembut hanya beberapa detik lalu melepaskan ciumannya. "Terimakasih sayang!" Ucap Ricky setelah melepaskan ciumannya dan tersenyum.


"Hmm! Nanti jangan lupa pesan makanan untuk sarapan dikantor!" Ucap Bella sambil menepuk-nepuk bahu suaminya seolah menyingkirkan debu yang menempel. "Baiklah! Aku berangkat dulu!" Ucap Ricky dengan tersenyum kemudian sekilas mengecup bibir istrinya.


Ricky segera berangkat menuju ke Perusahaannya sebelum tadi ia juga mencium putri kesayanganya dulu. Karena ada rapat penting dengan para pimpinan perusahaan yang telah lama bekerja sama dengannya membahas perpanjangan kontrak kerja sama lagi dengan Perusahaannya jadi ia berangkat lebih awal dan tidak sempat untuk sarapan dulu.


Bella segera memandikan Ariella setelah suaminya berangkat bekerja. "Mom mom mommandiy..!" Celoteh Ariella saat Bella memandikannya. "Iya Ella sayang mandi biar segar dan wangi!" Jawab Bella sambil merendam dan menggosok tubuh Ariella didalam ember bayi yang menyerupai dengan bathtub.


Ariella selalu senang saat direndam didalam ember dan bermain air bersama mommynya. Ia terus berceloteh dan tertawa dan Bella juga sangat bahagia melihat tumbuh kembang putri kesayanganya yang semakin hari semakin lincah dan menggemaskan. Bella masih belum mau memakai jasa baby sister karena takut dan selain itu ia bisa lebih mengenal sifat dan sikap dari putrinya. Selalu bisa memahami bahasa yang diucapkan putrinya juga mengerti apa yang diinginkan putrinya.

__ADS_1


__ADS_2