
Beberapa hari kemudian.
Bella memakaikan gaun yang senada dengan miliknya karena sebelumnya Ricky telah memesannya khusus untuk dua permata paling cantik dalam hidupnya di desainer ternama yang bernama Hana/Handoko yang merupakan teman baiknya.
Ricky sengaja memesankan gaun yang sama persis untuk Ariella dan Bella untuk menghadiri acara bahagia Dion sahabatnya yang sudah melebihi seperti saudaranya sendiri.
Ricky juga telah memakai tuxedonya terlihat sangat tampan dan gagah juga sangat mempesona. Bella mencebikan bibirnya saat menatap suaminya. Ricky mengernyitkan keningnya melihat istrinya seperti tidak menyukai penampilannya.
"Kenapa? Apa ada yang salah dengan pakaianku?" Tanya Ricky sambil memperhatikan dirinya sendiri kemudian menatap istrinya. "Kamu ini kenapa semakin tampan saja sih??" Tanya Bella dengan cemberut dan merasa kesal sendiri.
Ricky menahan tawanya, lalu ia mendekati istrinya. "Bukannya dsri lahir aku memang sudah tampan?" Tanya Ricky sambil sedikit membungkukkan badannya dan menatap istrinya dengan tersenyum. Bella mendengus kesal menatap suaminya.
"Sayang, kenapa kau marah? Aku salah apa sih kepadamu?" Tanya Ricky sambil menarik pinggang istrinya dan memeluknya lalu menatapnya. "Aku hanya tidak rela saja kalau nanti pasti semua wanita memandangimu tidak berkedip!" Jawab Bella dengan sendu.
"Kau pikir aku juga rela saat ada banyak pria yang akan memandangi istriku yang semakin cantik ini?" Tanya balik Ricky sambil menatap istrinya kemudian mengecup sekilas bibirnya. "Kamu ini!!" Ucap Bella dengan tersenyum dan memukul dada bidang suaminya.
"Jadi, mau berangkat atau tidak?" Tanya Ricky masih memeluk pinggang istrinya. "Tentu saja! Biarlah kalau semua wanita akan memandangi suamiku, asal tidak sampai menyentuhnya!" Jawab Bella dengan terkekeh geli dan Ricky juga terkekeh.
Mereka kemudian turun kebawah bersama dengan Ricky menggendong Ariella. Helmi dan Sofia sudah menunggu mereka diruang keluarga dan telah menyiapkan stroller untuk Ariella.
"Nyenyek..tatek!" Seru Ariella saat sampai kebawah dan melihat nenek kakeknya. Mereka tersenyum lebar saat dipanggil cucu kesayangan mereka yang telah pandai berbicara itu.
"Ella sayang ikut bersama nenek dan kakek saja ya!" Ucap Sofia sambil meraih Ariella dari gendongan Ricky dan Ricky menyerahkan Ariella kepada ibu mertuanya. "Iya, biarkan Ella bersama kami saja!" Sahut Helmi dengan tersenyum kepada Ricky dan Bella.
"Baiklah, aku sama sekali tidak keberatan!" Jawab Bella dengan tertawa sambil memeluk lengan suaminya. "Eh tapi yah, nanti setelah sampai ditempat acara, biarkan Ella digendong oleh daddynya!" Lanjut Bella sambil menoleh kearah suaminya dan tersenyum manis.
Ricky mengernyitkan keningnya merasa ada yang aneh dengan istrinya. "Kenapa aku merasa kau jadi aneh begini?" Tanya Ricky sambil menatap istrinya dan mengernyitkan keningnya. "Supaya nanti saat para wanita memandangimu, mereka tau kalau kau sudah memiliki anak dan tidak terus memandangimu!" Jawab Bella dengan tersenyum manis kepada suaminya.
__ADS_1
Membuat Helmi dan Sofia menghela nafasnya dan menggelengkan kepalanya melihat sikap putrinya yang mengkhawatirkan suaminya diambil orang.
***
Mereka telah sampai disebuah gedung yang megah dan sangat mewah dengan mobil yang berbeda. Gedung dari hotel berbintang milik Ricky. Dion telah membuat gedung tersebut menjadi seperti diistana dari negeri dongeng karena sesuai dengan keinginan Naila yang baru beberapa jam yang lalu telah merubah statusnya menjadi istri Dion.
Ricky membukakan pintu mobil untuk istrinya dan membantunya turun dengan hati-hati. Bella terus tersenyum manis kepada suaminya. Banyak juga media yang menayangkan acara pernikahan Dion yang merupakan tangan kanan dari Ricky Aditya Grissham yang selalu ada disampingnya dalam berbisnis.
Bella dan Ricky menghampiri Helmi dan Sofia, kemudian Ricky langsung meraih Ariella yang duduk di strollernya. Bella tersenyum sangat senang ternyata suaminya langsung menggendong putri kesayanganya. Mereka pun masuk kegedung bersama.
Apa yang dipikirkan Bella salah besar. Semua wanita yang hadir di pernikahan Dion justru semakin takjub dan kagum melihat Ricky yang menggendong gadis kecil yang sangat cantik dan imut dan wajahnya mirip dengannya.
"Itu Tuan Ricky menggendong putrinya! Dia semakin sexy dan mempesona ya? Andai saja aku yang menjadi istrinya pasti akan sangat bahagia!" Bisik-bisik dari para tamu undangan wanita yang melihat sosok Ricky Aditya Grissham yang datang bersama keluarganya dan menggendong putrinya.
"Dad..tuyun" Ucap Ariella kepada Ricky yang meminta turun. Tanpa berpikir Ricky langsung menurunkan Ariella dan memeganginya. Dengan sangat sabar dan hati-hati, Ricky selalu menuntun putri kecil kesayanganya kemana pun Ariella ingin melangkah.
Ariella sudah bisa berjalan namun baru beberapa langkah saja. Maka dari itu Ricky masih selalu menuntun putri kecil kesayanganya supaya tidak terjatuh. Kemudian Ricky menggendong Ariella kembali dan mengajak istrinya untuk naik kepelaminan memberi ucapan selamat kepada Dion dan Naila.
"Selamat atas pernikahan kalian!" Ucap Ricky sambil memeluk Dion masih sambil menggendong Ariella.
"Terimakasih banyak ya!" Jawab Dion sambil menepuk-nepuk bahu Ricky dan tersenyum.
"Selamat untuk kalian ya, semoga selalu harmonis dan bahagia juga cepat memberi kami keponakan untuk teman Ella!" Ucap Bella dengan tertawa kecil kepada Dion dan Naila kemudian Bella memeluk Naila.
"Terimakasih banyak ya Nyonya muda!" Ucap Naila dengan tertawa sambil membalas pelukan Bella.
Setelah mereka mengucapkan selamat kepada sang mempelai. Mereka berfoto dengan Ariella digendong oleh Dion dan Bella juga Ricky berdiri disamping mereka. Tiba-tiba Leo naik dan memeluk Dion.
__ADS_1
"Selamat untukmu my brother! Semoga kalian selalu bahagia sampai tua nanti!" Ucap Leo sambil memeluk Dion.
"Thank ya! Semoga kau juga secepatnya menyusul kami!" Jawab Dion sambil menepuk-nepuk punggung Leo.
"Kalian jangan turun dulu! Aku tidak mau foto sendirian! Ayo cepat kita foto bersama!!" Ucap Leo sambil menarik Ricky untuk memaksanya berfoto dengan pengantin.
Ricky dan Bella menuruti keinginan Leo dan mereka berfoto. Mereka terlihat tersenyum dan tampak sangat bahagia. Nanum senyum Leo berbeda dari mereka karena Leo masih galau selalu jauh dari kekasihnya.
"O iya Dion, maaf hampir saja lupa! Ini hadiah untuk kalian!" Ucap Bella sambil menyodorkan sebuah kotak berlapis kain bludru berwarna biru gelap dengan pita berwarna merah kepada Dion.
"Jangan dibuka disini!" Ucap Ricky dengan tegas menatap Dion. "Kau tidak memberikan hadiah yang aneh-aneh kan Ricky??" Tanya Dion dengan memicingkan matanya menatap Ricky.
Ricky tidak menghiraukan pertanyaan Dion dan langsung menarik tangan istrinya untuk turun. "Hey!! Dasar!!" Teriak Dion saat Ricky pergi tanpa menjawab pertanyaannya.
"Sudahlah sayang!" Ucap Naila sambil memeluk lengan suaminya sambil mengusap-usapnya dan tersenyum.
Melihat Ariella menguap dan mengucek matanya. Ricky memutuskan untuk segera mengajak istrinya untuk pulang karena sepertinya Ariella sudah mengantuk. Tadi setelah turun dari pelaminan, Bella dan Ricky juga sempat berbincang dengan Sandra juga Caroline dan ada Dimas bersama Tasya.
Ricky juga telah menyapa beberapa rekan bisnisnya dan hanya sebentar berbincang dengan mereka karena ia tidak bisa berlama-lama.
Ricky lebih mengutamakan putri kecil kesayanganya yang mengantuk dan segera mengajaknya pulang.
"Ricky, apa sebaiknya aku dan Ella pulang bersama ayah dan ibu saja! Kamu tetaplah disini menemani Leo dan menemui rekan-rekan bisnismu yang masih ingin mengobrol denganmu!"
Ucap Bella kepada suaminya saat berjalan keluar dari gedung tersebut.
"Aku lebih memilih untuk pulang bersama kalian!" Jawab Ricky sambil menoleh kearah istrinya dan tersenyum.
__ADS_1
Setelah masuk kedalam mobil Ricky menyerah Ariella kepangkuan Bella dengan pelan dan sangat hati-hati karena Ariella sudah terlelap digendongan daddynya.
Mereka pun segera pulang disusul oleh Helmi dan Sofia dengan mobil yang berbeda.