YOU ARE MY DESTINY

YOU ARE MY DESTINY
209


__ADS_3

Beberapa bulan kemudian.


Hari ini Ricky tidak pergi ke Perusahaan karena ingin memanjakan istrinya.


"Kamu mau membawaku kemana sih?" Tanya Bella sambil menoleh kearah suaminya.


"Nanti kau juga akan tau!" Ucap Ricky sambil mengusap puncak kepala istrinya dengan lembut dan tersenyum.


"Hufff, kalau begitu untuk apa aku bertanya!" Ucap Bella sambil menghembuskan nafasnya. Karena istrinya tidak ingat dan tidak menyadari kalau ini hari kelahirannya, jadi Ricky sengaja tidak pergi keperusahaan dan hari ini ingin menghabiskan waktunya bersama istri tercintanya.


Ricky ingin memberikan kejutan kecil dan sederhana namun penuh dengan makna, karena istrinya tidak menyukai hal-hal yang mewah dan berlebihan. Ricky telah menyewa salah satu Cafe milik Dimas, bukan Cafe yang biasa didatangi oleh istrinya dulu, tapi cafe yang lainnya.


Sesampainya diparkiran Cafe, Ricky segera turun dan membukakan pintu mobil untuk istrinya. Ia merangkul pinggang istrinya dan berjalan masuk kedalam. "Aku seperti tidak asing dengan tempat ini!" Gumam Bella saat masuk kedalam Cafe tersebut.


"Apa kau sedang mengingat sesuatu?" Tanya Ricky sambil menoleh kearah istrinya. "Dekorasinya mirip dengan Cafe milik kak Dimas yang dulu sering aku datangi!" Jawab Bella sambil menyapu ruangan dalam Cafe tersebut.


"Rupanya istriku ini masih selalu mengingat milik kakak-kakakannya!" Ucap Ricky dengan mencibir istrinya sambil meliriknya. "Ricky!!" Seru Bella sambil mencubit perut suaminya namun Ricky sama sekali tidak merasakan sakit dan malah terkekeh.


Mereka pun duduk disalah satu meja yang sebelumnya telah Ricky pesan dan beberapa karyawan Cafe langsung menyiapkan beberapa hidangan kesukaan Bella. "Waaaah..apa sebelumnya kamu sudah memesan ini semuanya? Aku jadi langsung lapar melihat semua ini!" Ucap Bella dengan tersenyum lebar dan mata berbinar.

__ADS_1


"Tunggu! Kau ini tidak sabaran sekali!!" Ucap Ricky sambil menahan tangan istrinya. "Ricky, aku sudah sangat lapar!" Ucap Bella dengan merengek kepada suaminya.


Kemudian dua karyawan membawa birthday cake yang berukuran tidak besar juga tidak kecil dengan bentuk yang unik dan lucu. "Loh, kamu juga memesan kue? Kalau ingin makan kue, aku kan juga bisa membuatkan untukmu Ricky!" Ucap Bella dengan tersenyum manis kepada suaminya.


Ricky kemudian menoleh dan menatap istrinya lalu meraih tangan istrinya. "Selamat ulang tahun istriku! Usiamu semakin bertambah, bertambah pula rasa cintaku kepadamu! Setiap hari, setiap menit dan setiap detik, aku selalu jatuh cinta kepadamu! I love you more!" Ucap Ricky dengan sangat tulus menatap istrinya kemudian mengecup kening istrinya dengan lembut selama beberapa detik kemudian turun kebibir manisnya selama dua menit.


Bella yang sangat terkejut dan terharu ia terpaku dan terdiam dengan mata yang berkaca-kaca tidak bisa mengatakan apa-apa kepada suaminya. Ia kemudian langsung memeluk erat suaminya dan tangisnya pun pecah karena sangat terharu. "Kamu kenapa ingat sih..hiks hiks! Aku saja lupa..dan..sama sekali..tidak ingat..hiks!" Ucap Bella dengan tersendat karena sambil menangis sesenggukan.


Ricky tersenyum membalas pelukan istrinya dan mengusap-usap punggung istrinya. "Sudah menangisnya! Katanya kau sangat lapar! Sekarang tiup dulu lilinnya baru kau makan sepuasmu!" Ucap Ricky dengan lembut sambil melepas pelukan istrinya dan mengusap airmatanya yang membasahi wajah cantik istrinya.


Bella kemudian tersenyum dan memukul dada bidang suaminya. "Dasar tuan tampan yang menyebalkan!" Ucap Bella dengan terkekeh dan memukul dada bidang suaminya. Ricky juga terkekeh dan mengecup kembali kening istrinya. Kemudian Ricky menyalakan lilin diatas birthday cake lalu menyuruh istrinya untuk make a wish sebelum meniup lilinya.


Bella pun memejamkan matanya dan berdoa dalam hatinya. 'Ya Tuhan, hanya satu harapanku, jadikan suamiku sebagai jodohku didunia dan akhirat..aamiin!' Harapan Bella dalam hati sambil memejamkan matanya kemudian membuka matanya lalu meniup lilin-lilin yang menyala diatas birthday cake nya.


"Sudah! Sekarang potong kuenya!" Ucap Ricky sambil melepaskan pelukan istrinya dan Bella pun segera memotong birthday cake nya lalu menyuapi suaminya dengan tangannya.


Ricky memegang tangan istrinya lalu memakan kue dari tangan istrinya dan menyuapi balik istrinya kemudian mengecup sekilas bibir istrinya.


Tak lama Dion dan Leo pun datang bersama kekasih mereka. Disusul dengan Dimas dan istrinya. Lalu teman-teman baik Bella juga datang dengan kekasih mereka. "Ya Tuhan, kalian semua juga datang??" Seru Bella dengan girang dan sangat terharu dengan kedatangan sahabat-sahabatnya juga sahabat-sahabat suaminya.

__ADS_1


Bella langsung beranjak memeluk Vivian, Renata dan Seli secara bersamaan. "Happy Birthday ya nyonya muda!!" Seru teman-teman baik Bella secara bersamaan sambil berpelukan. "Terimakasih banyak ya!" Jawab Bella dengan terkekeh begitu bahagia.


Kemudian Bella memeluk Tasya setelah melepaskan pelukannya kepada teman-teman baiknya. "Selamat ulang tahun Bella! Semoga apa yang menjadi harapanmu dapat tercapai!" Ucap Tasya sambil memeluk Bella. "Terimakasih banyak kak Tasya!" Jawab Bella dengan tersenyum manis kepada Tasya.


Dilanjut dengan yang lainnya juga memberikan ucapan selamat ulang tahun kepada Bella secara bergantian. Bella juga mengucapkan terimakasih kepada mereka semua karena telah datang dan merayakan hari ulang tahunnya.


Tak lama Helmi dan Sofia pun datang dengan mendorong stroller yang diduduki Ariella. Bella kemudian langsung memeluk ayah dan ibunya secara bersamaan. "Ayah dan ibu juga datang!" Ucap Bella sambil memeluk ayah dan ibunya secara bersamaan dengan perasaan bahagia dan penuh haru.


"Selamat ulang tahun ya putri ayah dan ibu! Doa yang terbaik untukmu Nak!" Ucap Helmi dengan lembut setelah melepaskan pelukan putrinya kemudian mengecup kening putrinya yang sudah tumbuh dewasa dan telah bersuami juga telah memberinya cucu yang sangat cantik. "Selamat ulang tahun sayang! Doa ibu selalu menyertaimu!" Ucap Sofia sambil mengusap kedua pipi Bella kemudian mengecup keningnya dengan penuh kasih sayang.


"Terimakasih banyak ya Yah, Bu!" Ucap Bella dengan penuh haru kemudian kembali memeluk ayah dan ibunya dengan bersamaan. Kemudian Bella melepaskan pelukannya saat mendengar suara Ariella yang sudah bisa memanggilnya "Mom..mommy!" Ucap Ariella yang memanggil Bella.


"Sayangnya mommy!!" Seru Bella sambil mengangkat tubuh Ariella dan menciumnya bertubi-tibu kemudian memeluk Ariella. "Mom..dad!" Ucap Ariella memanggil Bella dan Ricky.


Ricky pun langsung mendekat dan meraih Ariella lalu menggendongnya dan mencium pipi chubby Ariella. Mereka yang datang tersenyum dan ikut bahagia menyaksikan kebahagiaan Bella dan Ricky. Mereka juga berharap bisa selalu bahagia seperti pasangan Bella dan Ricky.


Meski banyak masalah yang datang namun mereka tetap saling mencintai dan tak terpisahkan malah semakin lengket. "Kalian semua makanlah sepuasnya! Karena Dimas akan memberikan gratis diCafenya ini!" Seru Ricky dengan terkekeh kepada mereka yang telah datang.


"Dasar Tuan muda! Sekarang boleh gratis, tapi nanti aku tetap akan menagihmu!" Jawab Dimas dengan tersenyum miring. Hubungan antara Dimas dan Ricky sekarang sudah sangat akrab seperti Dion dan Leo. Jadi mereka sudah sering bergurau dan saling mengejek tidak ada lagi perselisihan diantara mereka dan hanya gurauan saja.

__ADS_1



Author juga ingin mengucapkan Happy Birthday ya untuk Arabella Azalea Malik, semoga selalu bahagia bersama Ricky Aditya Grissham dan menambah momongan lagi yang lucu-lucu juga menggemaskan..hehe.


__ADS_2