
"Bim lo sehatkan?" Seno melihat penampilan Bimo dari atas sampai ke bawah.
"Sehatlah! emang kenapa? apa gue kelihatan seperti orang sakit?" Bimo menautkan kedua alisnya.
" Nggak sih! cuma heran aja, biasanya kan lo anti berpakaian seperti ini! sekarang kok tumben pakai warna cerah?"
" Seno, tolong sesuaikan apa yang anda pakai dengan suasana hati. gue berpakaian begini karena hati gue sedang bahagia."
" wekk, lebay lo.it doesn't make sense you know!"
"hahaha, biasa aja kali Sen, ekspresinya gak usah gitu-gitu amat"
"Au ah,oh ya Bim, kasus kecelakaan anak lo, udah mulai menemukan titik terang, kecurigaan udah mulai mengerucut ke satu orang.Tapi gue belum bisa memastikan.Kita masih memerlukan bukti yang kuat untuk melaporkannya ke polisi"
"Hmm, siapa orangnya Sen?
"Nanti aja Bim kalau sudah terbukti dia orangnya, gue gak mau, lo langsung emosi,padahal belum jelas."
"Sialan lo Sen! gue berhak tau Sen!"
" iya, gue tahu lo berhak, tapi seperti yang gue bilang tadi, ntar aja kalau sudah jelas.karena gue tahu,lo bakal mendatangi orang itu, dan karena kita belum punya bukti kuat,dia akan membantah, dan bisa saja dia ada peluang nantinya untuk menghilangkan bukti.
"Ok Sen, please usahakan untuk bisa secepatnya menemukan bukti-bukti itu.Gue tidak akan memberi ampun,kalau gue udah tahu."
" Tapi saran gue Bim, sebelum lo eksekusi dia, lo berterima kasih dulu padanya!"
" Maksud lo apa Sen? Maksud lo gue harus senang? karena dia anak gue hampir mati Seno!" Marah Bimo.
" iya gue tahu Bim,maksud gue, lo coba liat dari sisi positifnya, dan hikmah yang lo dapat dengan kejadian ini. Seandainyan ini tidak terjadi, gue yakin,lo pasti belum bisa bertemu dengan Tiara.
"Terserah lo deh Sen! Oh ya, nanti malam mamah nyuruh gue untuk pulang,Gue mau lo nemenin gue pulang Sen!" ucap Bimo.
"Maaf Bim, untuk yang ini, gue gak ikut-ikutan.Elo pulang aja sendiri" Tolak Seno.
"Gue gak mau tahu, pokoknya lo harus ikut.kalau tidak ,hadiah yang lo minta gue batalkan" ancam Bimo.
"Iya, iya gue ikut.Bisanya cuma ngancam aja lo" umpat Seno.
*****
" Malam mah, pah" Sapa Bimo ke mamah dan papahnya yang kebetulan sedang duduk di ruang keluarga,sambil menonton FTV menangis,yang biasanya di siarkan disalah satu TV swasta di Indonesia.
__ADS_1
"Tau jalan pulang juga kamu Bim" ucap ibu Sarah mamahnya Bimo sambil menghapus air matanya.Bukan karena terharu akan kepulangan Bimo,tapi karena adegan di TV, yang kebetulan sedang menampilkan part paling menyedihkan di FTV itu.
" Maaf mah, Bimo lagi banyak pekerjaan soalnya! Pah, ini pakai sapu tangan Bimo, tolong papah hapus juga air mata papah itu" ujar Bimo ke papahnya dengan nada mengejek.Ternyata bukan hanya ibu Sarah yang terhanyut dengan adegan di FTV,Pak Burhan yang selalu terlihat tegas diluar, juga ikut-ikutan mewek.
" dasar anak durhaka! ntar papah kutuk kamu jadi makin tampan dan sukses, mau kamu?"
"mau dong pah" ucap Bimo cengengsan .
"Kamu sibuk bekerja, atau ada hal lain Bimo" tanya ibu Sarah.
"Mah, yakin mau nanya Bimo sekarang? gak nanti aja, takutnya Sinetron mamah habis, dan mamah ntar gak tau gimana endingnya , kan nanti air mata mama jadi sia-sia" ucap Bimo masih berusaha mengalihkan pembicaraan.
"Oh iya ya?" Ucap ibu Sarah patuh.Tapi detik berikutnya, ibu Sarah sadar,kalau Bimo sedang berusaha mengelabuinya.
"Eh, kamu mau mengelabui mamah ya?gak bisa, gak bisa, masalah mu lebih penting dari sinetron ini" Ibu Sarah dengan cepat meraih remot dan tanpa pertimbangan langsung menekan tombol off.Sehingga Pak Burhan yang masih asik menonton hanya bisa mendesah pasrah.
" masalah apa sih mah? aku gak punya masalah apa-apa kok" ucap Bimo
"Oh, kalau gitu, kamu udah siap dong melanjutkan pernikahan dengan Amira? pancing ibu Sarah melihat Bimo yang masih berusaha menutup-nutupi yang terjadi.
"Apa tante? Seno yang dari tadi diam saja,tanpa sadar langsung bereaksi.
"Loh, kok jadi kamu yang bereaksi berlebihan Seno? Ibu Sarah memicingkan matanya kearah Seno.
" maaf mah, Bimo tidak bisa menikahi Amira" ucap Bimo tiba-tiba.
"kenapa tidak bisa? bukanya dia wanita yang kamu cintai?"
"Bimo tidak pernah mencintai Amira mah,Amira itu kekasih Seno.mereka saling mencintai." ucap Bimo lirih.
"Oh jadi selama ini kalian berdua sudah membohongi mamah? " akting ibu Sarah kali ini benar-benar patut diacungi jempol.
"ternyata istriku selama ini punya bakat acting yang terpendam, love -love deh sama mu istriku" batin pak Burhan.
" Maaf mah, Bimo salah,Bimo hanya tidak mau mamah memaksa Bimo untuk menikah dengan si ular keket Jesika"
"Ular keket? istilah apa itu?"
" entah mah, Seno yang ngasih julukan itu" ujar Bimo sambil menunjuk ke arah Seno
"sialan lo bim, pake bawa-bawa nama gue lagi" umpat Seno dalam hati.
__ADS_1
"hahaha, ular keket! bagus juga julukan itu" ujar ibu Sarah yang membuat Bimo dan Seno saling pandang dan Bingung.
"Tapi mamah gak perduli Bim, mau Amira kekasihnya Seno, mami tetap mau kamu menikah dengannya.kecuali kamu bisa membawa seorang wanita yang benar-benar kamu cintai" tegas ibu Sarah.
"Mah, sebenarnya Bimo udah punya wanita yang Bimo benar-benar cintai, dan mamah mengenal wanita itu"
"oh ya? siapa dia?"
"Tiara mah, bundanya si kembar" ucap Bimo yang sudah mempersiapkan jantungnya dari tadi,untuk mendengar teriakan kaget mamahnya.satu detik,dua detik, tiga detik ternyata teriakan mamahnya benar-benar tidak terjadi.
"Oh, Tiara" ucap ibu Sarah santai.
" mamah gak kaget? tanya Bimo bingung.
" oh harus kaget ya? coba kamu ulangi bim"
"wanita yang aku cintai itu Tiara,bundanya sikembar mah" Bimo mengulangi perkataannya.
"What?Tiara?" ucap ibu Sarah dengan ekspresi kaget yang dibuat-buat.
"kagetnya garing mah, kurang seru" ucap Bimo.
"Dasar keluarga edan, mamah sama anak sama aja" Batin Seno sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
"Hm, ok Sekarang mamah mau serius Bim,Tiara itu, janda bukan, gadis juga bukan.Mamah memang salut dengan kegigihannya dan mamah akui,mamah juga sayang sama sikembar, tapi mamah tidak mau punya menantu yang status nya tidak jelas Bim, kamu cari aja wanita lain asal jangan Gladys"
" Tapi mah, yang buat status Tiara tidak jelas itu aku mah, dan si kembar adalah anak kandungku ,cucu mamah dan papah.kalau tidak percaya ini hasil test DNA nya" ucap Bimo berapi-api, tanpa sadar dia sudah masuk kedalam pancingan mamahnya.
Plakkk
sebuah tamparan keras ibu Sarah melayang ke wajah Bimo.Bimo yang ditampar tapi Seno yang meringis.
" Ternyata laki-laki brengsek, yang membuat hidup Tiara menderita itu anak mamah sendiri! tega kamu Bimo, padahal mamah sempat mengutuk orang yang membuat Tiara menderita itu impoten! Ya Tuhan jangan kabulkan doaku ya Tuhan,aku tarik kembali kutukanku" doa ibu Sarah.
" Bim,segera lamar Tiara jadi menantu mamah.secepatnya!! mamah gak mau tahu"
"Serius mah?" tanya Bimo memastikan kebenaran pendengarannya. dan di balas anggukan dari ibu Sarah.
"Pah,ternyata Aarash dan Aariz beneran cucu kita, yeee" Ibu Sarah dan pak Burhan bergandengan tangan sambil berjingkrak-jingkrak kegirangan.Seperti anak- anak yang baru saja mendapat mainan baru.
TBC
__ADS_1
jangan lupa untuk tetap meninggalkan jejak.please like, vote dan komen. serta beri dukungan berupa hadiah ya guys.Thank you🥰🥰🤗