
"Bimo, ternyata benar kalau kamu sudah menikah? kamu jahat Bimo, padahal aku kesini hanya untuk memantaskan diri agar bisa bersanding denganmu " Gladys tiba-tiba muncul dan berteriak histeris.
"Aku tidak pernah menyuruh kamu melakukan itu. Jadi, kamu gak usah drama." ucap Bimo.
"Kamu tahu sendiri Bimo,tante Sarah tidak pernah suka dengan aku,karena aku gak sebanding dengan keluarga mu. Makanya aku memutuskan untuk sukses,agar aku pantas bersanding dengan kamu. Tapi apa balasan kamu? kamu dengan gampangnya menikah dengan perempuan lain.Kamu tega Bimo! " Tangis Gladys, sambil memukul-mukul dada Bimo."
"Hei, dengar, mamah aku tidak pernah memandang orang dengan kastanya.Selagi akhlaknya baik, mamah akan menerimanya, sekalipun dia tidak selevel dengan keluarga kami.Mamah tidak menyukai kamu, alasannya bukan karna kamu tidak setara dengan kami.Tapi karna ada hal lain.Dan kamu harus intropeksi diri! " tegas Bimo.
"Ok, aku akui, Saat itu aku pernah menghina tante Sarah. Tapi itu kan karena aku gak kenal sama tante Sarah pada saat itu.Lagian siapa suruh penampilan tante Sarah hancur banget saat itu.Aku kan jadinya mengira tante Sarah itu pembantu di rumah kamu. " ucap Gladys membela diri.
"Sekalipun dia itu pembantu atau tidak, kamu tetap tidak pantas menghina orang lain"
"Tapi kenapa kamu diam saja pada saat itu? harusnya kamu ngomong kalau itu mamah kamu Bim.Dan saat itu kamu gak bela aku sama sekali,padahal aku udah jauh-jauh datang dari Jogja buat ketemu sama kamu dan keluargamu "
"Aku tidak pernah nyuruh kamu datang kan? itu inisiatif mu sendiri! "
"Aku datang karena aku kangen kamu Bim! semenjak kamu pulang ke Jakarta, kamu sama sekali tidak pernah kasih kabar ".
"Harusnya kamu sadar,kenapa aku tidak pernah kasih kamu kabar! itu karena aku tidak pernah mencintai mu sama sekali.Dan aku minta maaf soal itu, karena aku tidak sama kamu! "
"Kamu bohong! aku tahu kamu sangat mencintai aku, pasti gara-gara ada wanita ini kan di sini makanya kamu ngomong begitu? " tunjuk Gladys kearah Tiara,yang dari tadi masih memalingkan wajahnya,enggan untuk melihat drama live yang terjadi antara Gladys dan Bimo.
"Hei, wanita jal*ng, beraninya kamu merebut Bimo dari ku" teriak Gladys marah dan menarik rambut Tiara dengan kencang
__ADS_1
"Jaga ucapan mu Gladys, jangan sesekali kamu menyakiti istriku" Bimo mendorong keras Gladys,sehingga Gladys terjatuh.Membuat mulut Gladys ternganga, karena dia tidak menyangka kalau Bimo bisa bertindak kasar kepadanya.
"Sebenarnya aku tidak mau bertindak kasar kepada perempuan,tapi aku tidak akan pernah membiarkan siapa pun yang hendak menyakiti istriku, sekalipun itu perempuan,PAHAM KAMU!" tegas Bimo dengan rahang mengeras,dan mata yang berkilat-kilat marah.
"Tu-tunggu dulu, aku sepertinya kenal dia" Gladys berdiri dan memandang wajah Tiara dengan seksama.
"Hai, Gladys apa kabar?" Tiara tersenyum lebar ke arah Gladys.
"Ka-kamu Tiara. Ya benar kamu Tiara, aku pasti tidak lagi salah lihat. "
" Iya kamu benar, aku Tiara.Ternyata kamu bisa ingat juga sama orang yang tidak pernah dilihat dan dianggap waktu di SMA." Tiara tersenyum sinis.
"Ternyata wajah mu aja yang kelihatan polos Tiara, rupanya kamu itu pelakor!" marah Gladys.
Bimo yang awalnya sudah pasang badan untuk melindungi Tiara dari amukan Gladys, ternganga melihat Tiara yang kini sudah berubah seperti singa.
"HEI, kamu pasti yang menggoda Bimo kan? kamu mau mengubah status sosial kamu, makanya kamu berusaha menggodanya! Dasar wanita matre! "
"Jaga mulut kamu Gladys! sekarang dia itu istri aku.Dan kamu harus terima kenyataan itu.Dan satu hal lagi, aku sudah jujur sama kamu tadi, kalau aku tidak pernah mencintai kamu" tegas Bimo.
"Kamu bohong kan Bim? aku mendengar sendiri, kalau kamu masih menunggu cinta pertama kamu di SMA, dan semua teman kita tahu, kalau aku lah pacar kamu di SMA!"
"Aku menyebut cinta pertama bukan pacar.Pacar belum tentu jadi cinta pertama.Kamu memang pacar aku,tapi kamu bukan cinta pertama ku.Cinta pertama ku itu Tiara. Coba kamu ingat, apa aku pernah bilang,kalau aku mencintai kamu? Kalau kamu bisa mengatakan sekali aja, kapan aku pernah bilang cinta sama kamu, ok, aku akan meninggalkan Tiara, tapi kalau tidak, berarti sudah jelas kalau aku tidak pernah mencintaimu."
__ADS_1
Gladys tidak bergeming sama sekali,tidak mampu menjawab tantangan yang diberikan Bimo.Selama mereka pacaran,Bimo sama sekali tidak pernah bilang kata cinta,dan bahkan Bimo selalu terkesan dingin dan cuek padanya. Bahkan selama pacaran mereka tidak pernah mengenal yang namanya kencan di malam minggu.
"Tidak pernah kan? harusnya kamu sadar, kenapa aku tidak pernah bersikap romantis, tidak pernah mau kalau kamu ajak kemana-mana.Dan kalau aku mencintai kamu ,ketika mamah ngusir kamu, aku pasti bela dan perjuangin kamu. " ucap Bimo.
"Ka-kamu kejam Bim.Aku tidak habis pikir,ternyata seorang Bimo Putra Aryaguna, memiliki selera yang sangat rendah seperti Tiara. Gadis culun dan gadis termiskin di sekolah" ucap Gladys sarkasme sambil tersenyum sinis.
"Jaga mulut kamu! asal kamu tahu ,kamu itu lebih rendah dari Tiara.Sekarang kamu pergi dari sini,aku tidak mau melihat wajah kamu lagi! " ucap Bimo berang.
" Aku tidak terima kamu perlakukan begini Bim! .Aku mencintaimu dengan tulus selama ini, tapi kamu malah mempermainkan perasaan ku." Gladis menjatuhkan dirinya ke tanah, dan menangis sesunggukan.
Tiara yang tadinya marah,kini merasa kasihan melihat keadaan Gladys yang kacau.Sisi angel nya kembali muncul mengalahkan sisi devil, yang sempat menguasainya tadi.Dia mendekati Gladys dan mengajaknya untuk berdiri.Tapi Gladys mendorong Tiara dengan kuat,sehingga Tiara hampir terjatuh. Beruntung Bimo dengan cepat menangkap tubuh Tiara.
"Kamu jangan sentuh aku, Brengsek. Ini semua gara-gara kamu! coba kamu tidak muncul, pasti Bimo akan jatuh cinta padaku" teriak Gladys, yang masih tetap tidak bisa menerima kenyataan.
"HEI, jangan salahkan Tiara dalam hal ini.Sekalipun Tiara tidak ada, belum tentu aku jatuh cinta padamu, karena aku tahu sifat sombong dan licik kamu, yang menghalalkan segala cara untuk mendapat kan apa yang kamu mau" ucap Bimo marah.
"Ayo, sayang kita pergi dari sini.Kamu tidak usah perdulikan dia" ucap Bimo menarik tangan Tiara, meninggalkan Gladys yang masih menangis.
"Lihat saja Bim, kamu akan tetap jadi milik ku.Tidak ada yang boleh memilikimu selain aku." gumam Gladys dengan sudut bibir yang sedikit terangkat,tersenyum sinis.
TBC
Please jangan lupa untuk tetap meninggalkan jejak.Like, vote,rate dan komen. mohon juga dong dukunganya,sebuket bunga mawar pun tidak apa-apa.😁😁🥰
__ADS_1