Behind The Castle

Behind The Castle
**ENGAGEMENT**


__ADS_3

Dengan anggun Victoria menerima uluran tangan Jeremmy yang menatapnya dengan mata berbinar.


"Bolehkan saya memuji anda My Lady?"


Victoria tersenyum tipis dengan matanya yang langsung menatap rambut abu-abu Jeremmy.


"Apa aku terlihat bagus?"


Dengan lembut Jeremmy mencium punggung tangan Victoria dan kembali menatapnya dengan berbinar


"Sebuah kebanggaan saya bisa menjemput anda My Lady, anda sempurna"


Jeremmy memberikan sikunya yang segera di sambut Victoria dengan menggamit lengannya pada lengan kekar Jeremmy. Mereka berjalan menuju ke depan istana selatan di mana seseorang sudah menunggu mereka.


Mendengar suara langkah kaki dan ketukan heels sepatu, Fredrick segera memutar tubuhnya, di depannya segera di suguhi pemandangan seorang gadis manis bergaun biru gelap mewah dengan bahu terbuka yang membuat Fredrick tidak bisa berkedip, terlebih pada wajah Victoria, Fredrick mulai menatap dari rambut coklat kepirangan Victoria yang di gulung rumit dengan beberapa jepit berlian terselip di rambutnya, wajahnya di poles sempurna dengan beberapa helai rambut menjuntai di sisi wajahnya membuat Victoria terlihat sangat elegant dan mempesona, kedua bola mata sehijau daunnya terlihat semakin tegas dengan pewarna pada kelopak matanya, semakin mendekat Fredrick bisa langsung melihat bulu mata lebat dan panjang Victoria di buat semakin tebal dan pekat, kedua pipinya di poles dengan pewarna merah muda yang mempertegas garis rahang aristrokat-nya, bibir yang kecil dengan mulutnya yang kecil terlihat sangat menggiurkan terlebih malam ini di poles menjadi sedikit mengkilap, dagu Victoria yang sedikit terbelah membuat Fredrick ingin meraba dan mencoba menebak bagaimana rasanya mengigit dagu itu. Demi tahta ayahnya! Fredrick tidak bisa memalingkah wajahnya bahkan bola matanya terus fokus pada obyek yang sekarang semakin mengisi indra penciumannya dengan aroma bunga azela dan vanilla.


Jeremmy yang menyadari jika sebentar lagi Fredrick akan meneteskan liurnya mencoba untuk melindungi harga diri Fredrick dengan terbatuk kuat tapi, ternyata tidak berguna, kedua bola mata abu-abu Fredrick masih tidak bergeming, sekali lagi Jeremmy terbatuk kuat tapi masih tidak berguna, hingga Victoria membantu dengan berdehem kuat.


Suara Victoria akhirnya membuat Fredrick menyadari di mana dunianya, dengan mata menatap lekat dan senyum yang hangat Fredrick membelai wajah Victoria, dia hanya mengikuti nalurinya tanpa bisa berpikir di mana dan dengan siapa dia berada.


"Your Highness!"


Suara Jeremmy yang meninggi dan merusak suasana membuat Fredrick segera menatap Jeremmy dengan tajam


"Apa!!"


Jeremmy memutar bola matanya dengan dramatis

__ADS_1


"Apa anda hanya ingin di sini dan tidak ingin BERTUNANGAN Your Highness??"


Aahh benar.... Fredrick hampir lupa kenapa dia bisa di sini sekarang dan kenapa gadis manis di depannya ini semakin terlihat luar biasa, dengan cepat Fredrick menarik tangannya dari wajah Victoria dan melotot pada lengan Jeremmy yang masih melingkar di lengan Victoria.


Kembali Jeremmy memutar bola matanya dengan dramatis dan dengan pelan melepaskan lengannya. Melihat lengan Victoria yang sudah bebas, dengan gentle Fredrick meraih tangan Victoria, masih dengan menatap lekat, Fredrick mencium dengan lembut punggung tangan Victoria.


"Kau luar biasa"


Victoria tersenyum tipis dan akhirnya memperhatikan tampilan Fredrick yang terlihat sangat mempesona dan gagah, rambut hitam pekatnya di tata rapi, wajahnya tampak semakin lebih bersinar tampan, kedua bola mata abu-abunya yang panas menatapnya dengan lembut dan berbinar penuh kebanggaan.


"Anda juga terlihat luar biasa Your Highness"


-00-


"YOUR HIGHNESS PANGERAN FREDRICK DAN LADY VICTORIA ARATHORN TIBAAA!!!"


Victoria dengan wajah datar tapi bibir melengkung ke atas menatap ke Raja George yang sebentar lagi sepertinya akan melompat agar segera secepatnya bisa turun dari tangga tahta, Victoria melirik sekitar, beberapa kipas masih terbuka tapi sebagian besar dari tamu menatapnya dengan mata berbinar dan senyum takjup.


Fredrick kembali menatap Victoria yang sekarang sudah melepaskan wajah datarnya dan tersenyum haru, di sana, di sebelah kanan di bawah tangga tahta, keluarganya sudah berdiri dengan bangga menatapnya dengan lekat. Duke dan Duchess of Ross, Marquess dan Manchioness of Lorne, Earl dan Countess of Bedford, Viscount dan Viscountess of Sheffield menatap Victoria dengan mata berkaca-kaca kecuali, aunty Elis-nya yang sudah mengusap matanya dengan sapu tangan.


Victoria melebarkan arah pandangnya dan melirik ke kiri, di depan meja hadiah, Viscount dan Viscountess of Cornwell juga menatapnya dengan mata berkaca-kaca dan tersenyum haru.


Karna terlalu lama menatap orang-orang yang di tunggunya tanpa di sadari langkah Victoria sudah di depan Raja George, ke dua bola mata abu-abu pria paling berkuasa di kerajaan itu menatap dengan tegas dan bangga pada Fredrick dan Victoria


"Jika kau berjalan dengan terus menoleh ke arah samping, kau tidak akan melihat jika ada banteng di depanmu Fredrick"


Lelucon Raja George segera membuat tawa dan kekehan seisi ruangan menggema, Fredrick hanya bisa mengigit bibirnya sambil tertunduk malu, Victoria yang menyadari keadaan Fredrick segera menepuk-nepuk pelan lengan penuh otot Fredrick yang melingkar di lengannya. Raja George yang menangkap semua gerakan pasangan di depannya segera tersenyum semakin lebar hingga matanya menyipit.

__ADS_1


"Jadi apa sekarang bisa kita mulai? atau kau masih mau memandangi?"


Kembali tawa dan kekehan dari para tamu undangan di dalam ruangan terdengar, Fredrick meringis karna semakin merasa malu, Victoria kembali menepuk pelan lengan Fredrick.


TING! TING! TING!


Suara dentingan gelas membuat tawa dan kekehan yang masih terdengar segera menghilang, Raja George kembali naik ke atas tangga dan berdiri di depan kursi tahtanya dengan suara tegasnya mulai menggema


"Selamat malam para tamu undangan dan juga rakyatku, terimakasih sudah hadir dan bersedia untuk menyaksikan malam bahagia ini, malam dimana putra sulungku Pangeran Fredrick Sebastian Philip David Castalarox dan Lady Victoria Alexandrina Arathor akan mengikat hubungan mereka pada ikatan pertunangan, semoga hubungan ini menjadi awal yang bahagia untuk kedua pasangan dan seluruh kerajaan. Sekarang, silahkan untuk menyematkan cincin kalian nak"


Dengan tersenyum hangat dan perasaan bahagia, Fredrick meraih cincin milik Victoria, cincin berbatu shappire hijau yang selaras dengan warna sehijau daun bola mata Victoria itu di apit berlian putih di kedua sisinya hingga melingkari bentuk cincin, cincin itu juga di temani cincin dengan berlian tipis yang melingkar sepanjang lingkaran cincin. Fredrick segera menyematkan cincin yang beberapa minggu lalu di pilihnya sendiri itu, saat cincin itu sudah mengisi jari manis Victoria, pemandangan cantik dan pas membuat Fredrick bangga dan lega.


Mengamati cincin yang melingkar di jari manisnya membuat senyum hangat Victoria terbit karna, cincin itu sangat sesuai dengan seleranya. Sekarang tiba saatnya bagi Victoria untuk menyematkan cincin milik Fredrick, Victoria meraih cincin berbatu shappire biru yang melingkar ukiran-ukiran di sepanjang lingkaran cincin, cincin yang terlihat tidak biasa itu adalah cincin pertunangan turun menurun putra mahkota kerjaaan Francia.


Itu yang Victoria ketahui dari pelajarannya beberapa minggu yang lalu.


Setelah selesai saling menyematkan cincin suara tepuk tangan segera menggema di dalam ruangan, cukup lama Fredrick dan Victoria saling memandang dengan tersenyum, Fredrick merasakan desiran bahagia dan bangga merayap dengan cepat di dadanya, sedangkan Victoria, ada perasaan janggal yang tiba-tiba merayap di dalam dadanya, entah perasaan apa itu, entah itu perasaan buruk atau tidak, Victoria juga tidak mengerti tapi yang jelas, rencana di kepalanya masih tetap sama.




๐ŸŽ€รทรทรทรทรทรทรทรทรทรทรทรทรทรทรทรทรทรทรทรทรทรทรทรทรทรทรทรทรทรท๐ŸŽ€


Hallo readers.... Terimakasih karna sudah mampir dan masih berminat untuk lanjut membaca...


Kalo berkenan dan merasa suka tolong like, komen, bintang dan lope-nya yaaa

__ADS_1


Salam sayang semuaโœจ


__ADS_2