Behind The Castle

Behind The Castle
**LET'S PLAY**


__ADS_3

Dengan langkah lebar dan semangat, Victoria segera memasuki gerbang camp kesatria yang segera di bukakan oleh dua orang kesatria yang berlarian karna melihat Victoria yang menuju camp.


Setelah masuk, Victoria melebarkan arah pandanganya, dan kembali melangkah lebar dengan tergesah-gesah


"My Lady.... pelan-pelan"


Victoria mengabaikan peringatan Diana dan terus melangkah, para kesatria yang melihat kedatangan Victoria segera mengalihkan fokus mereka dari semua kegiatan yang sedang mereka lakukan.


Jeremmy yang melihat kedatangan Victoria segera berlarian menuju Diana dan Victoria


"Selamat pagi My Lady...."


Dengan wajah antuasias Victoria menghentikan langkahnya dan menatap Jeremmy


"Apa His Highness ada?"


Jeremmy segera menggeleng dan melirik kesatria lain di sekitarnya yang sedang memandang Victoria dengan penasaran


"His Highness sedang keluar bersama Edward dari fajar Lady"


Raut wajah antusias Victoria segera hilang dan langsung berubah menjadi datar. Jeremmy yang menyadari kekecewaan Victoria, langsung menimpali ucapannya


"Tapi nenurut saya, mereka sekarang harusnya sudah dalam perjalanan kembali my Lady, apa...." Jeremmy melirik Diana yang masih mengatur nafasnya karna mengikuti langkah Victoria yang tidak sabaran. "Apa anda ingin menunggu?"


Berpikir sejenak dan setelah melihat pemandangan di depannya Victoria tersenyum tipis


"Bolehkah aku menunggu di sini?"


Beberapa kesatria langsung saling berbisik, beberpa lainnya masih terlihat bingung dan beberapa sisanya terlihat tidak peduli dan melanjutkan kegiatan mereka, Jeremmy meneguk ludahnya dan akhirnya mengangguk pasrah.


Victoria tersenyum dan melanjutkan langkahnya yang segera di ikuti Jeremmy dan Diana


"Selamat pagi... apa kalian sedang latihan?"


Dengan dagu terangkat tinggi dan raut wajah datar, Victoria memperhatikan satu persatu kesatria yang sedang memegangi busur dan arrow, mereka tampak bingung tapi segera menunduk ketika suara Victoria menyapa mereka


"Kami hanya sedang bermain my Lady, untuk mengisi waktu sekalian untuk mengasah kemampuan"


Dengan kembali melangkah Victoria mengangguk singkat pada Jeremmy yang menjawab pertanyaannya


"Bermain.....? bagaimana cara mainnya?"


Kembali Jeremmy meneguk ludahnya dan melirik sekitar, kesatria yang sedang di area bermain terlihat saling melirik dan segera menghentikan apapun yang sedang mereka lakukan


"Hanya bermain menghitung poin dalam kelompok, kelompok yang paling banyak meraih poin, akan mendapatkan jatah libur membersihkan gudang dan mengurus senjata, karna yang kalah akan menggantikannya"


Dengan wajah yang kembali antusias Victoria menatap rambut abu-abu Jeremmy


"Aahh begitu....." Victoria kembali menatap sekeliling dan menatap satu persatu para kesatria. "Apakah Edward mempunyai jatah untuk membersihkan gudang dan mengurus senjata?"


Jeremmy mengeryit dan menatap sekeliling kembali


"Kapten Edward hanya punya tiga kali dalam sebulan untuk mengurus senjata my Lady"

__ADS_1


"Hanya?"


"Iya my Lady, karna kami biasanya mendapat jatah bergilir satu atau dua kali dalam seminggu untuk membersihkan gudang dan mengurus senjata"


Victoria tersenyum culas


"Tidak adil"


Para kesatria yang ada di sekitar area bermain tersenyum tipis sambil saling melirik


"Tapi tiga kali dalam sebulan lumayan untuk mengerjakan hal lain dari pada harus mengurus senjata kan?"


Entah Victoria bertanya pada siapa dan entah dengan maksut apa, tapi Jeremmy dengan ragu hanya mengangguk. Diana hanya mengamati dan kemudian meneguk ludahnya ketika Victoria sudah menyeringai


"Kalau begitu aku ikut dengan jaminan tugas Edward"


Jeremmy membulatkan matanya, tidak jauh berbeda dengan kesatria lain yang tampak ingin protes tapi juga masih tampak bingung


"Permainan ini...." Jeremmy menatap Victoria dengan ragu. "Permainan memanah My Lady"


Jeremmy coba mengingatkan Lady manis dan anggun di depannya, yang mempunyai kulit pucat indah dan lembut, tampak terawat dan rapuh


"Tentu saja...."


"My Lady......"


Diana yang sudah tampak marah mencoba memperingatkan Victoria tapi, Victoria dengan acuh membuka ikatan pita topinya dan tersenyum lebar dengan wajah antusias menatap semua kesatria di area bermain.


"Let's play the game"


Fredrick segera melompat dari kudanya saat pintu gerbang camp kesatria sudah terbuka, Edward yang sudah duluan melompat dari kuda segera menarik tali Panter dan kuda coklat kesayangannya. Sesekali mereka berbincang membahas pemantauan yang mereka lakukan tapi, saat sudah semakin masuk ke dalam, pemandangan yang mereka dapatkan terasa sedikit berbeda.


Fredrick dan Edward yang sangat peka segera melebarkan arah pandang mereka, di mana lapangan camp tampak sepi dan tenang


"Kemana yang lain?"


Edward segera bertanya pada seorang kesatria yang datang untuk menyambut tali kuda mereka, dengan ragu dan gugup kesatria itu melirik Edward sambil menundukkan kelapa


"A-ada di tempat bermain Kapten"


"Ck! jadi mereka hanya bermain! awas saja mereka semua!!"


Suara meninggi Edward membuat kesatria yang tidak berdosa itu semakin gugup


"I-iya kapt"


Fredrick menaikkan satu alisnya dan menatap penuh selidik kesatria tidak berdosa di depannya


"Mereka sedang bermain apa?"


Suara Fredrick membuat kesatria tidak berdosa itu semakin gugup hingga gemetar


"Me-me-me-memanah Your Highness"

__ADS_1


Sambil melanjutkan langkahnya, Fredrick melirik Edward yang sudah siap untuk berubah menjadi monster.


"Sialan! awas saja mereka!"


Dengan santai dan tenang Fredrick mendengarkan umpatan Edward dan melangkah menuju tempat bermain tapi, saat sudah dekat, indra pendengaran mereka menangkap suara gaduh dan sorak sorai para kesatria


"Ayo Lady! habisi Donald!!"


"Go Lady go!! ambil poin sempurna!!"


Fredrick menghentikan langkahnya sambil menatap Edward yang juga langsung menghentikan langkahnya dengan raut wajah yang penuh sejuta pertanyaan.


"YEEAAHHH!!! KITA DAPAT POIN LAGI!!!"


"HOREEEE!!! ANDA SANGAT KEREN LADY!!!"


"AYO LADY HABISI ROBERT JUGA!!"


"GO LADY GO LADY GO LADY VICTORIA!!!"


Mendengar sorak sorai penuh semangat para kesatria yang bermain saja sudah cukup membuat Edward dan Fredrick mengerutkan alis mereka dengan bingung, terlebih sekarang mereka mendengar teriakan nama seseorang, nama yang sangat, sangat dan sangat tidak asing untuk mereka berdua. Dengan cepat Fredrick berlari dan ikuti Edward menuju tempat bermain.


Tidak ada yang sadar dengan kedatangan mereka ke tempat bermain, bahkan mereka terus tertawa dan bersorak sorai, meneriaki Victoria yang sedang membidik pada papan sasaran. Edward membulatkan matanya dan Fredrick segera memegangi perutnya sambil menekan suara tawanya, dan saat bunyi anak panah tertancap, kembali sorak sorai mereka terdengar. Fredrick segera menahan tubuh Edward yang akan maju dan sudah siap untuk mengamuk


"Biarkan dulu"


Walau dengan mata yang melotot pada Fredrick, Edward tetap menghentikan langkahnya dan hanya bisa membuang nafas panjang, sangat panjang


"Ayo Ken! jangan ikut masuk di jajaran teman kelompokmu yang looo....serrrrrrr....."


Seorang kesatria mencibir lawan Victoria selanjutnya, yang segera di sambut gelak tawa yang lain


"Lady First....."


Lawan Victoria itu mempersilahkan Victoria untuk memulai duluan tapi seseorang berteriak


"Kau duluan Ken, Lo.... serrrr... first!!!"


Dan kembali gelak tawa memenuhi tempat bermain bahkan mereka memukul-mukul tangan mereka di atas kotak hingga keadaan di sana semakin meriah..... untuk mereka, karna Edward setelah ini sudah siap untuk mengeluarkan tanduknya


Masih dengan sekuat tenaga menahan suara terbahaknya, Fredrick memeperhatikan Edward yang terus memejamkan matanya sambil membuang nafas panjang, sangat panjang, dan saar keheningan yang tiba-tiba terjadi, Fredrick segera menghenrikan tawanya untuk segera memfokuskan matanya menatap Victoria yang sedang membidik papan sasaran



dan saat anak panahnya melesat di pinggiran poin sempurna sorak sorai kembali terdengar, sangat memekakkan telinga Edward.


Dengan senyum bangga dan terpesona hingga matanya berbinar Fredrick berjalan ke depan papan sasaran


"Ternyata tunanganku bersenang-senang tanpa ku"


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Seperti biasa readers... like, komen, bintang dan lope-nya yaa buat asupan semangat eike..

__ADS_1


Dan untuk kesekian kalinya, terimaksih banyak sudah mampir dan masih di sini


Salam sayang semua✨


__ADS_2