Behind The Castle

Behind The Castle
**FOR YOU**


__ADS_3

Edward terus mengerutkan alisnya saat melihat pemandangan seorang pria gagah dan jantan terus membersihkan se-ekor kuda betina dengan warna yang sangat cantik, sesekali pria itu membelai lembut dengan hati-hati kepala kuda cantik itu, Edward terus melirik ke kuda putih cantik itu dan kuda besar hitam tangguh di sebelahnya. Kedua kuda itu sangat kontras


"Selesai..... Ed! panggil seseorang untuk menjemurnya"


Kembali alis Edward berkerut dalam tapi tetap memanggil seseorang untuk membawa kuda cantik itu berjemur sehabis di mandikan.


"Bawa kuda ini berjemur dan jangan pernah tinggalkan hingga selesai, jangan lengah atau sampai kotor, karna ini kuda yang di bersihkan sendiri oleh putra mahkota kerajaan ini"


Edward mengatakan itu dengan perintah dan juga sindiran, entah kenapa kuda itu bisa ada di sini dan yang terpenting kenapa bisa kuda itu mendapatkan asuhan langsung dari Fredrick?


"Aku pergi Ed, ada yang perlu ku selesaikan"


Edward hanya diam dan terus memperhatikan gerak-gerik Fredrick yang semakin lama semakin aneh di matanya


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


Diana terus mengikuti dari belakang perjalanan dua pasangan di depannya, sesekali kekehan pria terdengar dan decakan sebal tidak elegant si gadis terdengar.


Melebarkan arah pandangnya, sekarang Diana baru menyadari jika perjalanan mereka menuju ke lapangan istana barat lebih tepatnya istal kuda istana barat.


Dengan dagu terangkat dan terus menilai sekitar Victoria mengamati keadaan di lapangan istana barat, hingga Fredrick menuntunnya menuju padang rumput dekat istal kuda, di mana di sana sedang ada beberapa kuda besar yang merumput


"Pilihlah yang mana"


Fredrick mengamati Victoria yang segera maju dengan kedua bola matanya yang terus bergerak untuk menilai hingga


"Yang hitam Bash"


Kekehan geli Fredrick membuat Edward dan Jeremmy yang sudah menaikkan alis mereka karna mendengar pilihan Victoria, terus menatap aneh pada Victoria, sedangkan Diana hanya diam dan mengamati keadaan


"Kau memilih ini?"



Victoria mengangguk yakin


Kembali Fredrick terkekeh geli dengan mata yang menatap bergantian antara penampilan anggun dan manis Victoria, dengan pilihan kuda hitam yang tangguh dan besar di depannya. Sangat kontras, dan dia tidak bisa membayangkan bagaimana tangan kecil Victoria menarik tali kekang kuda agar bisa mengendalikan si hitam itu


"Apa alasan kau memilih kuda besar ini Vic?"


Victoria mencoba semakin mendekat tapi juga terlihat ragu karna sedikit khawatir dengn kuda hitam yang belum di kenalnya itu


"Dia yang paling terlihat besar dan gagah juga..." Victoria tersenyum geli. "Bisa langsung melumpuhkan lawan dengan sekali tendangan"


Fredrick tergelak tawa hingga memegangi perutnya, Edward mengulum senyumnya, Jeremmy terkekeh geli sambil menggelng-gelengkan kepalanya dan Diana.... mulai khawatir hingga mengeryit ngeri


"Ooh ya ampun Vic"


Dengan gemas dan geli Fredrick mencubit pipi Victoria. Dengan senyum geli yang masih tercetak di bibirnya, Victoria menatap kuda itu, dia benar-benar ingin memegang kuda besar itu dan Fredrick menyadarinya

__ADS_1


"Kau ingin berkenalan dengannya?"


Dengan cepat Victoria mengangguk antusias, kedua matanya menatap Fredrick penuh harap hingga berbinar. Fredrick tersenyum hangat dan menggandengan tangan Victoria untuk mendekat pada kuda besar yang sudah terpilih


"Namanya Panter, dia memang yang paling gagah dan paling tangguh dari semua kudaku"


"Aahh... ini kuda kesayanganmu?"


Fredrick mengangguk singkat dan mengamati Victoria yang mulai mengangkat tangannya untuk menyentuh kepala kuda. Fredrick mengingatkan


"Pelan-pelan Vic, dia mudah terkejut"


Dengan mata berbinar dan tersenyum manis, Victoria mengangguk dan mulai menyentuh kepala kuda, jantungnya berdetak cepat karna bersemangat dan kagum


"Hallo horsiiieee..."


Sapaan menggemaskan Victoria membuat Edward dan Jeremmy saling lirik sambil mengulum senyum, Fredrick yang hanya terus memandang wajah Victoria ikut mengulum senyum


"Bisakah aku menungganginya?"


Fredrick menggeleng kuat yang membuat senyum Victoria pudar


"Dia hanya bisa di tunggangi oleh ku Vic"


Dengan wajah kecewa dan tangan yang terus membelai Panter, Victoria menatap Fredrick


"Apa tidak boleh?"


"Bukan, bukan tidak boleh tapi dia memang tidak bisa di tunggangi oleh orang yang tidak biasa menungganginya..." Fredrick mengamati wajah Victoria yang menatapnya dengan kecewa tapi juga penasaran. "Bahkan Edward pernah terlempar dua kali karna mencoba menaikinya..." Sambil mendekat pada Victoria, Fredrick menatapnya dengan mengerling menyebalkan. "Atau kau juga ingin mencoba merasakan bagaimana perasaan Edward saat itu?"


Victoria mencibik sebal dan kembali menatap Panter sambil membelai kepalanya


"Kau kuda yang setia horsiiee sayang sekali......" Victoria menjedah dan mendekat pada telinga Panter untuk membisikkan sesuatu yang tidak bisa di dengar siapapun


Jeremmy segera melirik Edward yang sudah menaikkan alisnya sambil menatap Fredrick dengan penuh celaan. Fredrick yang melihat gerak gerik Victoria, menatapnya penuh selidik hingga matanya menyipit


"Kau membicarakan hal buruk tentangku pada Panter Vic?"


Jeremmy dan Edward langsung mengulum senyum, Diana tersenyum geli, sedangkan Victoria hanya mengedipkan bahunya dengan acuh yang membuat suara kekehan dari dua orang yang sedari tadi terus menahan geli terdengar. Fredrick berdecak sebal ketika suara kekehan Jeremmy dan Edward mengarah padanya.


Lama mereka bercengkrama dengan Fredrick yang sesekali menjelaskan dan menjawab pertanyaan Victoria tentang kuda-kudanya, Fredrick juga membiarkan Victoria untuk berkenalan dengan kuda-kuda besarnya yang sedang merumput, hingga tidak terasa hari mulai sore yang membuat Fredrick segera memanggil Jeremmy untuk melakukan sesuatu


"Bawa kemari Jer"


Jeremny segera mengangguk dan berjalan menuju istal kuda. Karna rasa penasaran dengan perintah Fredrick, Victoria terus mengamati rambut abu-abu Jeremmy yang selalu mencuri perhatiannya hingga suara Fredrick membuat kepala Victoria segera berputar, untuk menatap Fredrick dengan melotot


"Jangan menatap pria lain seperti itu, jangan coba-coba genit Vic"


Sambil melotot Victoria berdecak dengan tidak elegant pada Fredrick

__ADS_1


"Ck! Siapa yang genit!"


"Kau, kau selalu mentap lama pada Jeremmy jika bertemu dengannya"


Kembali Victoria melotot dan menatap Fredrick


"Aku tidak, lagi pula dia punya sesuatu yang menarik"


Mendengar ucapan Victoria yang cukup mengejutkan, Fredrick menyipitkan matanya menatap Victoria penuh selidik


"Memang apa yang menarik darinya?"


Victoria menatap Fredrick dengan bibir berkedut dan mengerling menyebalkan


"Rahasia..."


"Ck! aku lebih menarik darinya tapi kau tidak pernah menatapku duluan dengan pandangan tertarik seperti kau memandang Jeremmy, dasar genit"


Dengan cepat sebuah cubitan mendarat di tangan Fredrick dan dengan dramatis Fredrick memekik seolah sebuah batu menghantam kepalanya. Victoria memutar bola matanya dengan malas


"Jangan berlebihan"


Mendengar ucapan Victoria, kekehan Fredrick lolos dari mulutnya dengan tangannya yang segera mencubut gemas pipi Victoria.


Langkah kaki kuda tertangkap di indra pendengaran Fredrick, dengan segera Fredrick manarik tangannya dari pipi Victoria dan tersenyum menatap ke belakang punggung Victoria


"Dia datang"


Victoria segera memutar tubunnya untuk mengikuti arah pandang Fredrick dan melihat pemandangan di depannya. Mata Victoria berbibar, senyumnya merekah dengan wajah mentap kagum


"Itu.....


"Kudamu"


Victoria segera menatap wajah Fredrick yang ternyata terus menatapnya. Senyum hangat dan satu anggukan kepala Fredrick membuat keraguaan Victoria terjawab terlebih,


"Untuk mu"


Dengan dada begemuruh karna senang dan takjub tanpa sadar Victoria mengangkat tangannya untuk menutup mulutnya yang terbuka dengan terus memandang pemandangan cantik di depannya



"Itu Horsiiee mu Vic"


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Tolong like, komen, bintang dan lope-nya yaa biar eike semangat terus nulisnya...


Semoga kalian masih tertarik untuk lanjut membaca...

__ADS_1


Salam sayang semua✨


__ADS_2