Hellbent

Hellbent
Bab 138: Absolute Zero


__ADS_3

Ellijah sejak kecil telah mendapatkan pendidikan untuk meneruskan Dukedom Frost, dari ilmu politik, ekonomi, hingga militer. Sebab itulah, keahliannya dalam berpedang sudah dipoles selama belasan tahun. Dia lagi-lagi menebas kulit tebal orc raksasa yang ia hadapi, membentuk bunga es merah dari kucuran darah yang membeku.


Di sisi lain, orc memanglah terkenal sebagai monster humanoid yang kolosal, berkekuatan tinggi, serta gaya bertarung yang liar. Yang membedakan monster humanoid dengan monster lain ialah kemampuan mereka dalam menggunakan senjata sederhana. Selain itu kemampuan bahasa mereka lebih maju, meskipun tidak sampai membentuk kalimat sempurna, satu atau dua kata terucapkan jelas dari kosa kata yang terbatas.


"Argh! Manusia! Makanan!"


Wush! Kapak besar terayun , seketika menebang pohon-pohon yang terkena. Boom! Boom!


Ellijah melompat di antara dahan-dahan, menyamakan kedudukannya dengan lawan.


Sepasang manik biru dan bola hitam saling beradu pandang. Ellijah masih baik-baik saja, bahkan keringat pun tidak sampai keluar. Sedangkan si orc sudah terengah-engah, stamina yang sejatinya tidak pernah terkalahkan kini nyaris terkuras, semakin banyak luka sayatan yang dideritanya pun semakin lambat pula pergerakannya. Ia dapat merasakan otot-ototnya membeku, dan tetap menjalar dinginnya.


Pertarungan ini kian memberatkan seiring berjalannya waktu.


Jadi di tengah kepanikan yang mengikis keberaniannya, si orc berpikir, kalau dia harus segera mengakhiri perkelahian mereka.


Dengan otak kecil, monster humanoid masih memiliki akal sehat, meskipun logika mereka terkadang menghasilkan keputusan bodoh.


Si orc sempat melihat target lain tadi, ketika para goblin yang mengikutinya berkumpul. Manusia betina. Kecil. Lemah. Mangsa barunya.

__ADS_1


Dia harus mendapatkan makanan!


Saat itulah, sosok yang ia cari berjalan mendekat, meninggalkan kobaran api beserta mayat-mayat goblin yang berserakan.


Wush!


Kapak dilempar, dengan sekejap menuju targetnya.


Makanan!


Sayangnya, mangsa kecil dengan sigap menghindar.


Tidak ada yang lebih mudah dari melawan musuh yang dikendalikan emosi.


Sayangnya, si orc tidak lagi memiliki senjata.


Hasilnya, tanpa ada yang menghalangi, Ellijah dapat mengeluarkan skill pamungkasnya.


"[Absolute zero]," geram pria itu dengan gigi rapat yang bergemelutuk.

__ADS_1


Lingkaran rune bercahaya muncul pada dahan yang ia pijaki, membuatnya seolah terbang pada piring sihir dalam kegelapan malam.


Rumput yang melambai-lambai karena angin sekarang keras membeku, daun-daun tipis mereka berubah menjadi es yang mengeluarkan uap.


Merasakan sensasi dingin yang tajam di kaki telanjangnya, si orc secara insting tahu kalau ia dalam bahaya. Otak kecilnya seketika beralih ke mode stres, bertarung atau lari. Ia memilih lari. Namun, tubuh kolosalnya telah menjadi beku hingga tumit. Bukan, skill ini bukan seperti skill sederhana yang hanya menyelubungi objek dengan es, objek itu sendirilah yang akan menjadi es hingga sampai bagian dalam mereka.


Orc seharusnya tidak melempar kapaknya tadi. Karena dengan begitu, setidaknya ia bisa memotong lututnya agar bisa lepas dari cekangan skill tersebut.


Atau usahanya untuk hidup tetap akan sia-sia? Melihat luasnya jangkauan rumput yang membeku, ia tidak yakin bisa kabur. Lagipula menjadi lambat, berdarah, dan kehilangan setengah bagian kaki, hanya akan mempermudah siapapun untuk menangkapnya lagi.


Orc sudah tidak bisa merasakan lagi perutnya.


Entah kenapa ia tahu kalau dirinya sudah tamat.


Tapi sebagai upaya terakhirnya, dia berteriak, mengguncang dedaunan pohon hanya karena suara lantangnya. Ia menjambak rambut karena frustasi, tangan raksasa pun memukul-mukul tubuhnya sendiri yang telah membiru. Percuma.


Sekarang, hingga lehernya kaku menjadi patung es.


Orc dapat melihat manusia betina tadi bersandar di kapaknya yang tertancap tanah, terlihat kosong dan datar.

__ADS_1


Hm, skill Ellijah memang terlihat kuat, tapi persiapannya lama dan efek serangannya pun harus menunggu hingga musuh benar-benar membeku. Tidak terlalu efisien.


__ADS_2