
"Dion, segera bantu ayahmu sana!"
"Baik, Bu!"
Bau tanah basah menggelitik hidung remaja itu ketika ia melangkahkan kakinya menuju ladang gandum. Fajar tadi ia sudah memberi makan sapi dan ayam yang mereka miliki, jadi seperti rutinitas yang tidak pernah berubah, ayahnya pasti berada di ladang, menananm bibit baru sesuai musim yang akan datang.
Dan, ia benar.
"Ah, Dion, bantu ayah mencangkul sebentar!"
Tanpa berkata lebih lanjut, Dion menurut, seperti biasa.
...
Membosankan.
Dion adalah seorang anak dari pasangan yang normal, tinggal di sebuah desa yang penduduknya bahkan tidak mencapai tiga digit, lebih buruknya lagi hanya terdapat 4 orang yang bisa ia sebut "teman sebaya". Setiap hari Dion berharap kalau setidaknya seorang petualang akan melewati desa mereka, membawakan cerita-cerita menegangkan yang akhirnya membuat jantungnya berdegup semangat.
Sayangnya, hal tersebut tidak pernah terjadi.
Mungkin dia seharusnya bersyukur, karena ketidakhadiran petualang artinya tidak ada bahaya yang mengancam keselamatan penduduk desa.
Tidak ada gate yang beresiko memuntahkan monster.
Tidak ada sarang goblin ataupun makhluk lain yang harus dibasmi.
Tidak ada penjahat yang menyelinap di antara mereka.
Tidak ada bahaya.
...
Membosankan.
Buku cerita yang ia baca di perpustakaan umum sudah jauh kadaluarsa, Dion sudah tidak tertarik lagi dengan dongeng anak-anak. Kini, hiburan yang ia dapat satu-satunya ialah berita di koran, itu pun ia harus menunggu satu bulan sekali saat Tuan Kolly si penjaga perpustakaan memperbarui stok mereka, karena publikasi warta harian tidak mencapai desa terpencil mereka.
__ADS_1
Ingin sekali ia menjelajah ke kota besar.
Mungkin ia bisa bekerja sebagai penjaga kuda di rumah seorang bangsawan? Meskipun banyak yang berkata kalau berurusan dengan para bangsawan hanya akan membawa mala petaka pada rakyat jelata.
Atau ia bisa menjadi porter untuk sebuah grup petualang? Namun orang tuanya pasti tidak akan setuju karena hal tersebut akan dianggap terlalu berbahaya.
Ah! Pengantar koran! Dengan begitu ia bisa membaca koran gratis, dan pekerjaannya pun tidak akan mengancam nyawa. Yah ... asalkan ia tidak bertemu dengan preman atau bandit ketika di luar sana.
...
Mungkin sedikit membahayakan diri tidak akan menjadi masalah besar?
Seperti kata bijak tetua di desa mereka, setiap pilihan hidup pasti memiliki resiko.
Kalau semua pilihan memiliki resiko, bagaimana jika ia memilih yang paling tidak membosankan sekalian?
Jadi, saat gate mendadak muncul di atas kepalanya ketika dia dan teman-temannya mencari beri liar di pinggiran hutan, Dion merasa ... berdebar.
Namun belum sampai satu hari terlewati, kini ia harus memakan kata-katanya sendiri.
Ini adalah kesalahannya.
Karena doanya untuk kabur dari jeratan kebosanan akhirnya terkabul.
Tapi bagaimana dengan harga yang harus ia bayar?
Ini pasti salah satu dari hukuman yang harus ia terima karena kurangnya rasa syukurnya.
Ini adalah kesalahannya.
Karena itulah, dia juga yang harus memperbaikinya.
Erlin yang menangis dari pagi untuk sementara tidak akan membantu. Yah, wajar saja, dia dan Ryan dekat layaknya saudara.
Baik.
__ADS_1
Langkah pertama, mengecek perpustakaan, mungkin akan ada informasi mengenai "pengkhianat" di antara mereka ini.
...
Dion nyaris tersedak angin saat perempuan yang dirujuk sebagai tuan putri berdiri di depan mejanya. Kalau berurusan dengan bangsawan sudah berbahaya, bagaimana dengan royalti?
Tetapi, sang putri ... lebih santai dari yang ia kira.
Yah, itulah yang Dion pikirkan sebelum Ava mencoba menusuk lehernya dengan pisau steak.
Karena meskipun ia terus mengeluhkan kejenuhan, Dion sebenarnya tidak pernah berada di dalam situasi membahayakan yang asli.
Bahkan kematian teman baiknya hanya membawa perasaan bersalah, bukan ... ketakutan.
Benar, dia takut.
Ketakutan ini benar-benar berbeda saat ladang mereka dilanda kekeringan atau banjir.
Atau ketika peternakan mereka tidak menghasilkan produk karena kurangnya pakan.
Atau sewaktu para tetua satu persatu terkena penyakit karena badan yang sudah melemah.
Sebab saat itu kematiannya masih terasa jauh.
"Serangan letal yang mengancam nyawa otomatis akan terblokir, namun kontak yang lain masih diperbolehkan. Tapi tentu, sang pengkhianat bisa saja melakukan apapun karena peran yang ia mainkan."
Sang pengkhianat ...
Ah, dia harus segera menangkap pelaku yang membunuh Ryan untuk menyelesaikan quest ini.
Quest yang berhasil akan mengeluarkan mereka dari sini.
Zap!
Kini, ia harus meyakinkan yang lain untuk segera memilih tersangka.
__ADS_1