Hellbent

Hellbent
Bab 148: Kelompok Misterius


__ADS_3

Gelap. Tanpa cahaya yang menyinari, tidak ada yang bisa melihat apa yang terjadi di dalam sebuah gua di tepi hutan desa pesisir, kerajaan Uflaria.


Akan tetapi bunyi gertak tulang, sobekan kulit dan daging, kunyahan ganas, serta geraman buas membuat siapapun langsung melarikan diri, menjauh dari tempat misterius tersebut.


Di antara bunyi yang mirip seperti jamuan monster tersebut, terdapat suara jernih seorang wanita, halus dan manis, "Kau sudah dengar kabarnya?"


"Grrr, kabar apa?" Ada yang tidak suka diganggu ketika makan.


"Kalau penawar wabah yang berasal dari darahmu itu sudah diciptakan."


Nyam, nyam, nyam. Glek! "Heh, cepat juga. Kukira akan butuh 4 bulan lagi sebelum mereka berhasil." Sret! Seonggok tubuh diseret, tidak lama sebelum tangan, kaki, serta kepala mayat tersebut dipisahkan dari badannya.


"Nah~ Kudengar yang berhasil menciptakan antidotnya itu seorang putri?"


"Seorang putri? Bukankah pekerjaan mereka hanyalah tampil cantik seperti boneka?"


"Eh~ Meskipun begitu aku tetap yang paling cantik dong~"


"...."


"Haha, santai dong~ Hm, kudengar-dengar sih, putri yang satu ini memang terkenal dari dulu. Pintar dan inovatif! Terlebih lagi kerajaan asalnya juga menjadi kerajaan yang terkuat di dunia ini~"


"Kuat?!" Orang ketiga yang sedari tadi diam seketika menyahut.

__ADS_1


"Benar, benar~ Eh, tapi jangan berpikir untuk macam-macam Levi, karena kerajaan itu daerah bagiannya Luci~"


Nyam, nyam! "Ah, Edodale? Pengikut fanatik Luci sudah mulai beraksi, bukan?"


"Cih, kalau begitu Beel seharusnya tidak menyentuh wilayah bermainku!"


"Ck, ck, ck, kau seharusnya tahu kenapa permainan Beel disebut "wabah", Saudaraku tersayang~ Kalau saja si putri tidak dapat membuat penawarnya, tidak akan bisa yang menghentikan penyebarannya bahkan ketika seluruh dunia terjangkit sekalipun~"


"Bukankah itu tidak adil?!"


"Ih~ Temperamenmu kok mirip Satan, sih? Tidak usah teriak-teriak dong, dalam gua ini berbisik saja sudah terdengar lantang."


"... Berisik kalian." Dengan suara yang mengantuk, sosok baru menegur lemah mereka.


"Cih, aku yang heran kenapa dia masih bisa tertidur di dalam gua ini."


"Nah, kan~ Gelap, kotor, dan lembab! Aduh, kulitku yang malang, bagaimana bisa aku aku tidur tanpa perawatan wajah malam ini?!"


"Semua ini gara-gara si serakah keparat itu, ya?!"


***


Dana yang dimiliki Ezra sebenarnya jauh dari cukup untuk membuat pabrik ramuan penawar, uang yang diterimanya sebagai bayaran peminjaman artifak guna mengatasi kekeringan di Berloi nyaris habis karena ia sumbangkan kembali ke penduduk yang masih kekurangan makanan. Untungnya bisnis yang ia bangun bersama Putri Eve tergolong esensial dan dipastikan sukses besar, karena itulah banyak yang menawarkan diri untuk menjadi investor.

__ADS_1


Pertama tentu saja Duke Frost. Walaupun pria itu memandang Ezra seolah ingin menjadikannya sebagai patung es setiap kali ia berbincang dengan Putri Eve, Duke Frost tidak buta terhadap kesempatan peluang bisnis yang tercipta.


Selanjutnya, walikota Oranera. Setelah amandat eksekusinya terlihat konyol karena intervensi sang putri dan dirinya sendiri yang tidak mematuhi peraturan untuk mengkarantina pasien terjangkit, ditambah insiden memalukan di depan hotel ketika ia memohon-mohon ditonton oleh penduduk sekitar, jelas sekali si walikota baru ingin memperbaiki imej-nya. Dia bersedia menyediakan tanah yang bisa digunakan sebagai lokasi pabrik, serta penyediaan tenaga kerja karena kaum elf, ras kelompok si walikota, memang terkenal ahli dalam tanaman-tanaman herbal, mereka terjamin akan menjadi apoteker handal. Namun dia meminta setengah dari hak manajerial yang ada, cukup tidak tahu malu menurut Ezra, makanya ia beralasan akan memikirkannya terlebih dahulu untuk mensugesti kompromi.


Kemudian investor yang datang banyak juga berasal dari kerajaan Uflaria, kabar burung memang menyebar cepat. Lagipula, pusat penyebaran wabah memang berasal dari negara tersebut, jadi tidak mengagetkan kalau mereka rela melintasi lautan menuju benua lain guna menyelamatkan kerajaan asal mereka, di mana bisnis utama mereka kebanyakan berada di sana.


Salah satunya, pria yang di hadapan Ezra saat ini.


Potensial: 9,8


Dari skill yang ia miliki, ia tahu kalau pria tersebut termasuk dalam golongan genius pada bidangnya. Dan bidang kali ini, bisnis. Namun Putri Eve yang bergabung dalam jamuan teh bersama dengannya, Duke Frost, serta calon investor itu, sedari tadi menyuruh Ezra untuk menolak proposal pria tersebut dengan gestur tersembunyi.


Karena dari perspektif Ava, ia melihat sesuatu yang bisa menjadi pertanda buruk.


Nama: Mammon


Ras: Iblis


Level: 1012


Oh, tidak.


Maksudmu, Mammon yang "itu"? Yang tertera di mitologi okultisme sebagai iblis simbol dari 7 dosa besar manusia?

__ADS_1


Tapi ... bukankah mitologi tersebut berasal dari dunia asal Ava?


__ADS_2