
Mammon, iblis yang sering kali disinggung dalam kitab-kitab sekaligus menjadi referensi budaya pop modern sebagai pangeran iblis kedua, dari 7 bersaudara yang mana merepresentasikan sifat-sifat yang menjadi akar dari berbagai dosa manusia. Untuk Mammon sendiri melambangkan keserakahan dan kekayaan.
Begitulah teologi yang sempat Ava baca. Namun kenapa ada manifestasi aslinya sekarang di hadapannya?
"Terima kasih atas kemurahan hati Anda, Tuan Bozia." Keanu Bozia, nama samaran yang dipakai oleh iblis itu sekarang.
"Saya yang harusnya berterima kasih, Tuan Putri. Berkat Anda, kerajaan Uflaria akan terlepas dari wabah yang benar-benar menyedihkan ini, Putri Eve lah yang menyelamatkan banyak sekali rakyat yang sudah menjadi korban dan juga mencegah adanya korban baru." Cukup lihai lidahnya.
Ezra yang masih bingung akan gestur mencurigakan Ava, membaca lagi klausa-klausa yang ada dalam kontrak sihir mereka. Pada dasarnya, Tuan Keanu hanya ingin keuntungan yang akan mereka dapatkan dari penjualan antidot. Tidak ada penuntutan hak manajerial seperti walikota yang tidak tahu malu, tidak ada juga pernyataan yang berpotensi merugikan mereka, jejak mana pada kontrak tersebut juga masih utuh, artinya apa yang Ezra pegang bukanlah kontrak palsu ataupun invalid.
Singkatnya, dia hanya menginginkan uang.
Kalau kontrak tersebut memanglah asli, Ava tidak bisa berkata apa-apa. Pasalnya identitas sebenarnya calon investor di hadapannya ini hanya bisa Ava lihat melalui skill observasinya. Mammon yang mengaku sebagai Keanu juga berpenampilan biasa, tidak ada dua tanduk di kepala, warna kulit normal bukannya merah, tidak nampak juga ekor yang biasa ia lihat di komik-komik.
__ADS_1
Ava tidak memiliki alasan untuk menolak uang investasi dari iblis tersebut, gerak-gerik Keanu tidak mengundang kecurigaan yang dapat dibenarkan jika Ava tiba-tiba mengkonfrontasinya. Hal ini berbeda ketika ia mengungkap mage mata-mata yang menyelinap di tower sihir istana. Akan sangat tidak sopan jika Ava, yang bersikeras tidak mau mengurusi bisnis pembuatan antidot ini dan hanya ingin menerima royalti, mendadak menyuruh Ezra, yang notabene adalah seorang pangeran dari kerajaan lain sehingga membuat status mereka kurang lebih sejajar, menolak calon investor yang dibutuhkan. Ditambah lagi, Ava tidak tahu apa yang bisa dilakukan iblis berlevel melebihi 4 digit tersebut ketika dia menganggunya.
Mungkin dia memang hanya menginginkan koin? Lagipula Mammon memang demon yang digambarkan serakah akan kekayaan dan uang.
Namun Ava takut kalau itu hanyalah asumsi polosnya yang sudah lelah dan jujur, sedikit takut.
Emosinya terkuras sebelum dan setelah perjalanan ke Crimsonwood, dia belum memiliki waktu untuk beristirahat.
"Baiklah, terima kasih atas kerja samanya, Tuan Bozia," Ezra menutup pertemuan bisnis mereka dengan sopan.
"Terima kasih juga, Putri Eve, Pangeran Ezra, dan Duke Frost. Saya tidak percaya akan berkolaborasi dengan figur-figur terkenal seperti kalian."
Keanu berdiri, merapikan lagi jas coklatnya. Kemudian membungkuk hormat untuk mereka bertiga. Pergi.
__ADS_1
Ezra segera melirik Ava, meminta penjelasan dari pandangannya.
Yah, ini tidak akan menjadi urusannya, tapi tidak ada salahnya menyuruh Ezra untuk berhati-hati. Lagipula, dialah tokoh kunci dari kesuksesan pendapatan pasifnya.
"Dia mencurigakan."
"... Darimana Tuan Putri mendapatkan impresi seperti itu?"
"Saya seringkali berhadapan dengan orang-orang yang memiliki motif terselubung, Pangeran Ezra," gadis itu berkelit sekaligus menyinggung si pangeran yang dulu mengikutinya karena ingin merekrut Ava, "Dan dia nampak seperti golongan ular licin. Jadi lebih baik jangan lengah di hadapannya."
Kalau Eve mengatakannya seperti itu, Ezra hanya bisa tersenyum dan mengiyakan. "Baiklah, Tuan Putri."
Namun, potensi 9.8 terlalu tinggi untuk dilewatkan.
__ADS_1