Hellbent

Hellbent
Bab 162: Satu Kali Penaklukan


__ADS_3

"Tuanku ..., lebih baik Anda segera kembali ke wilayah Dukedom." Emosi segera lenyap dari wajah Ellijah. Mata birunya memandangi bola komunikasi di depannya seperti memandang parasit yang mengganggunya.


Count Mupion, vasal yang telah melayani Duke Frost selama beberapa abad diam di tempat, masih belum terbiasa dengan sikap acuh tak acuh atasannya tersebut. Jika Duke Frost yang dulu adalah pria berambisi besar dan kejam, Duke Frost yang ini dingin dan tidak peduli terhadap apapun. Yah, apapun kecuali tunangannya. Meskipun karena reputasi tuannya lah sebagai master pedang beratribut es yang mencegah suku bar-bar Utara untuk menyerang wilayah Frost, administrasi serta aspek manajemen daerah diserahkan sepenuhnya kepada bawahan. Hal tersebut pun sempat memberikan ide kepada vasal-vasal yang serakah ataupun tidak setia untuk menggelapkan uang maupun berbuat hal-hal ilegal di Dukedom Frost. Untungnya fase itu tidaklah lama, karena Duke Frost tidak segan-segan memenggal siapa saja yang berani merusak nama baik keluarganya ataupun berpotensi menjatuhkan kekayaan Frost yang tetap melimpah. Ellijah pun menjadi atasan yang ditakuti, kepatuhan bawahannya berakar dari rasa teror.


Sehingga, kini Count Mupion mati-matian memberanikan diri untuk menyampaikan pendapatnya, takut kalau saja ada kata yang tidak sengaja menyinggung Duke Frost. "Su-sudah terlalu lama Anda berada di ibu kota. U-um, suku bar-bar Utara sepertinya m-memanfaatkan absensi Tuan untuk bersiap-siap menyerang. Terdapat laporan pergerakan mencurigakan di perbatasan."


Cih.


Orang bar-bar, manusia tidak tahu adab yang selalu saja menjadi sumber masalahnya.


"Perketat penjagaan perbatasan, para prajurit yang tidak melakukan tugasnya dengan baik akan dipotong gajinya. Percuma mereka diberi ulah tinggi kalau menghalangi orang liar saja kewalahan."


Ellijah masih belum bisa pulang, terlalu banyak lalat yang menghinggapi bunganya.


"Ba-baik, Tuan. Em, dan juga--"

__ADS_1


"Apa lagi?"


Si Count nyaris terlonjak dengan intonasi tajam dari pria yang hanya setengah umurnya tersebut. "I-itu, kami me-menemukan "gate instan"!"


"Apa maksudmu dengan "gate instan"?"


"Maksud s-saya, gate yang hilang hanya dengan s-sekali penaklukan!"


Hoh, ini hal yang baru.


Ellijah sendiri tahu kalau jumlah gate yang muncul beberapa bulan ini meningkat dari jumlah rata-rata, namun gate yang langsung hilang setelah ditaklukan? Gate biasanya baru akan hancur setelah 10 batch prajurit berhasil menjalankan misi di dalamnya, karena itulah gate sendiri dapat menjadi sumber daya bisnis yang dapat dimanfaatkan, maka dari itu hak penaklukan gate berlevel sedang seringkali diperebutkan. Namun kini ada yang namanya "gate instan"?


"M-mereka berkata kalau misi yang mereka dapatkan adalah selamat selama satu minggu, terdapat be-beberapa jenis monster berlevel rendah, dan lingkungan sekitarnya berupa bangunan-bangunan tinggi layaknya is-stana yang rusak."


"Bangunan tinggi layaknya istana? Peradaban masa lalu?" Banyak para cendikiawan beropini kalau gate adalah pintu menuju tempat-tempat asing, bisa dari masa lalu, masa depan, atau bahkan ... dunia lain.

__ADS_1


"Be-benar, Tuan. Selain itu, mereka juga melihat ke-kendaraan beroda empat seperti kereta kuda namun s-seluruh badannya terbuat dari besi. Em, mungkin keluarga kerajaan memiliki informasi mengenai fenomena ini?"


Perpustakaan royalti memang dinyatakan sebagai tempat berkumpulnya buku dari segala penjuru dunia. Ellijah harus meminta tiket masuk kepada salah satu keluarga kerajaan.


... Alasan yang cocok sekali untuk meminta Eve berduaan dengannya.


Lagipula, Eve sejak dulu memang tertarik dengan gate, [System], ataupun dimensi lain.


Dengan ini, Ellijah berharap akan sedikit mengarahkan perhatian tunangannya itu kepada dirinya, bukan bocah naga dan penjinak monster yang muncul entah dari mana.


Dan juga, mereka belum membahas pendamping Eve ketika pesta ulang tahun minggu depan.


Tidak mungkin Eve menolak ajakannya, bukan?


Ellijah kan tunangannya, jadi secara otomatis Eve akan berpasangan dengannya, bukan?

__ADS_1


Ellijah yakin.


Tapi pikiran paranoidnya susah dihentikan.


__ADS_2