Hellbent

Hellbent
Bab 92: Ugh, Stamina


__ADS_3

Saat Harry menerima perintah Putri Eve, ia tidak menyangka akan langsung mendapat serangan bertubi-tubi seperti ini. Menit pertama berlalu, ia masih belum percaya bahwa sang putri melancarkan serangan jarak dekat. Eve Weinhamer dikenal sebagai ahli alkemis, jadi Harry mengira akan mendapatkan serangan sihir, bukan fisik.


Klak!


Senjata kayu beradu, Ava dengan dua belati ditangkas oleh Harry bersama pedangnya, gadis itu mundur beberapa langkah, lalu mengayunkan pisau kanannya. Namun jabatannya sebagai kapten tidak hanya sebuah status belaka, pria tersebut lagi-lagi berhasil menahan agresivitas Ava dalam bertarung.


Nama : Harry McKenzie


Ras : Manusia


Level : 56


Koin : 8667574

__ADS_1


Kekuatan : 20


Kecepatan : 15


Kelentukan : 13


Stamina : 19


“Woah!” Harry tidak mengantisipasi kemampuan sang putri yang tiba-tiba berkembang pesat, badannya yang tegap dan kekar sampai terdorong beberapa meter meskipun dalam posisi bertahan yang sempurna.


Kapten itu juga harus mengagumi refleks luar biasa sang putri ketika menghadapi tebasan pedangnya. Putri tersebut secara ahli menangkis dengan tangan kiri sekaligus menyerang menggunakan belati kanan. Meskipun jika dilihat sungguh-sungguh, pergerakan sang putri terkadang masih terpatah-patah, canggung, seolah Eve tidak terbiasa dengan tubuhnya sendiri. Tapi tetap saja, untuk ukuran pelatihan singkat selama empat bulan, apa yang dicapai tuan putri masih menakjubkan.


“Oke, cukup!” Ava yang lebih dulu menyudahi latih tanding mereka, napasnya sudah terengah-engah, berbanding terbalik dengan Harry yang baik-baik saja. Meskipun poin dasar yang dimiliki Ava lebih tinggi, status tambahan si Kapten yang menyusahkan gadis itu, terlebih dalam pertarungan berdurasi panjang seperti yang sedang mereka lakukan. Ugh, stamina.

__ADS_1


Ava sudah berusaha untuk meningkatkan daya tahannya dengan berlari, akan tetapi hasilnya masih belum terlihat atau memang usahanya tidak berpengaruh sama sekali. Tentu, Ava tidak akan menyerah, namun akan lebih baik jika dirinya memiliki solusi jangka pendek.


Dan apa yang ia maksudkan ialah, ramuan stamina.


Ramuan tersebut sebenarnya ada dalam jurnal yang diberikan Eve, hanya saja ada satu bahan yang jarang dijual di toko maupun [System], daun jahe mutiara. Jahe mutiara ialah tanaman herbal yang sering digunakan untuk berbagai obat-obatan berkhasiat, biasanya tumbuh di dalam gate berlingkungan hutan pegunungan., akan tetapi daunnya seringkali diabaikan dan masih belum ada penelitian yang menyangkut bagian tanaman tersebut, tentu saja hasil percobaan Eve yang rahasia tidak dihitung. Artinya Ava lebih baik mencarinya sendiri secara langsung.


“Anda mahir sekali menggunakan belati, Tuan Putri,” Harry berujar semangat, antusiasmenya dibarengi dengan pujian untuk atasan barunya tersebut.


“Kau juga sangat ahli dalam berpedang, Kapten Harry,” Ava membalas dengan senyum bisnisnya.


Melihat keadaan yang tidak lagi ditegangkan dengan adu senjata, tiga pelayan yang sedari tadi menunggu Ava kini menghampiri mereka. Rose membawa handuk untuk mengelap keringat sang putri, Lily segera menaungi majikannya dengan payung guna menghalangi sinar matahari yang mulai terik, sedangkan Daisy menyajikan minuman dingin bagi dua orang yang baru saja bertarung tersebut.


Ava diam-diam mengawasi ketiganya. Dia sebenarnya tidak enak diperlakukan seperti orang lemah yang apapun harus dilayani, mengingat kehidupan mandiri yang ia jalani semenjak kecil. Namun ketika ia menegak limun asam manis dingin dalam genggamannya, merasakan keteduhan di bawah payung, dan wajah serta leher yang mulai kering akan keringat, Ava berpkir kalau rutinitas seperti tidak buruk juga.

__ADS_1


__ADS_2