Istri Taruhan Kunci Surgaku

Istri Taruhan Kunci Surgaku
Kembar.


__ADS_3

Sudah tiga bulan sejak Faris mengakui ingin bertaubat. Banyak yang berubah dari diri Faris, yang dulunya seorang yang kejam dan dingin, kini menjadi pria romantis dan sangat manja pada Nabil. Yang dulu keseharian nya hanya memikirkan pekerjaan, kini lebih memberikan perhatiannya untuk sang istri. Yang dulu nya cuek dalam hal ibadah, kini menjadi orang yang tidak pernah meninggalkan solat nya, bahkan Faris sudah bisa mengaji Alquran yang selalu di ajarkan oleh Nabil.


Masalah bisnis haram nya tidak Nabil pertanyakan, mengingat perkataan Tante, Riska. Jika Faris membangun bar dan pabrik minuman karna ada alasan tertentu, dan dia juga teringat jika sang suami meminta waktu untuk dirinya. Dan pun Nabil sadar, Faris pasti tidak akan semudah itu menutup bisnis yang sudah dia bangun bertahun-tahun.


Kehamilan Nabil pun sudah memasuki bulan ke enam, akan tetapi perutnya sudah terlihat membesar.


Hari ini jadwal Nabil memeriksa kandungan nya ke dokter, dan saat ini wanita bercadar itu sudah berbaring sesuai arahan dr. Riska yang notabene nya adalah Tante sekaligus dr. Pribadi nya.


Nabil tidak sendiri, ada sang suami yang selalu menemani dirinya setiap kali check up, dan seperti hari ini, Faris tengah menggenggam erat tangan sang istri dengan sesekali mencium nya.


Kedua calon Abi dan Ummi ini tengah melihat perkembangan janin mereka yang di perlihatkan dr. Riska pada layar USG.


"Lihat lah, Faris! Kedua calon bayi mu sudah dapat membuka dan menutup matanya. Saraf penglihatannya mulai bekerja dan merespons terhadap cahaya. Otak, sistem pencernaan, dan paru-paru janin telah terbentuk, tetapi belum sepenuhnya matang dan berfungsi. Janin memiliki fase tidur dan bangun yang teratur!" jelas dr. Riska pada keponakan nya itu.


Nabil dan Faris saling melirik, ada yang janggal dari ucapan sang Tante.


"Sebentar, Tan! Tadi Tante bilang apa? Ke-kedua calon bayiku?" tanya Faris terbata-bata.


Menyadari itu, dr. Riska tersenyum pada Nabil dan Faris.


"Ini mukjizat, pada bulan kemaren Tante memang melihat seperti janin dalam kandungan mu ada dua, tapi karna tidak ingin membuat kalian berharap, aku tidak memberitahu kan nya, karna Tante pun masih belum yakin, dan pada bulan ini sudah nyata jika yang aku lihat beneran janin, dan yang paling membuat Tante tertegun, karna dia mampu berkembang dan tumbuh dengan usia sama dengan janin yang pertama. Dan sekarang sudah jelas, jika calon bayi kalian itu kembar!" jelas dr. Riska pada pasutri di hadapannya itu.


"Kem-kembar, Tan?" ulang Faris masih belum percaya.


"Iya, selamat ya! Semoga saja mereka jadi kembar sepasang!"


Faris mengucapkan syukur sebesar-besarnya kepada Allah yang telah menambahkan rizki mereka, kemudian dia menatap sang istri yang juga sama bahagianya dengan dirinya.


Faris langsung mencium seluruh wajah Nabil "Anak kita kembar, sayang!" ucap Faris lirih meletakkan keningnya tepat di kening sang istri.


"Iya, Mas! Aku sangat bahagia!" timpal Nabil, tanpa terasa keluar air mata dari sudut mata indah Nabil, sungguh dia merasakan kebahagiaan yang begitu besar.


"Aku juga,"


"Sungguh nikmat mu begitu besar, Ya Allah, kau berikan kebahagiaan yang belum pernah aku rasakan." lanjut Faris dalam hati.


Setelah membersihkan gel pada perut Nabil, Faris membantu sang istri untuk turun. Mereka kembali mendengarkan arahan dokter tentang apa yang harus di lakukan mulai dari sekarang agar proses saat melahirkan nanti lebih mudah.


"Untuk saat ini, kandungan mu sudah kuat, Bil! Tante hanya menyarankan untuk lebih sering berolahraga ibu hamil, karna itu akan mempermudah mu saat melahirkan. Tapi tergantung pada mu juga, jika kamu tidak ingin melahirkan secara normal, maka kita akan melakukan operasi Caesar."


"Tidak, Tan! Nabil ingin melahirkan secara normal," jawab Nabil.

__ADS_1


Faris tampak tidak senang mendengar ucapan sang istri.


"Kenap tidak operasi saja, sayang? Aku takut kamu kenapa-kenapa!" tanya Faris menatap dalam pada wanita nya.


"Aku hanya ingin menjadi ibu yang sempurna, jika melakukan operasi aku tidak merasakan sakit nya melahirkan, aku juga tidak tau bagaimana cara anak-anak ku lahir, dan aku juga tidak akan melihat saat pertama kali mereka berada di dunia ini!" sergah Nabil, dr. Riska hanya tersenyum, menurut nya yang di katakan Nabil memang benar, sebagai sesama perempuan, dia juga memiliki pemikiran seperti itu.


"Tante setuju dengan istri mu, Ris! Dan Tante sangat bangga dengan pemikiran Nabil, meski usianya masih muda, akan tetapi pemikiran nya suah sangat dewasa." imbuh dr. Riska lagi.


Akhirnya Faris hanya pasrah "Tapi kamu harus kuat,"


"Iya, Mas!"


"Ini resep vitamin yang harus kamu minum, Bil! Dan untuk Faris harus selalu berada di dekat Istri mu!"


Setelah mengambil resep Vitamin, Faris langsung mengajak sang istri keluar, tapi dia menyuruh Nabil untuk duduk kembali dan menunggu, karna Faris harus menebus Vitamin yang di sarankan dr. Riska.


...****************...


Nabil dan Faris sampai di rumah, mereka memilih duduk di sofa ruang tamu.


"Sayang, aku akan memberikan kabar gembira ini pada, Kakek dan juga Ummi dan Abi!" celetuk Faris sambil mengeluarkan ponsel dari saku celana nya.


Nabil hanya tersenyum dan merasa bahagia saat melihat Faris begitu senang dengan kabar yang baru saja mereka dapatkan.


"Waalaikumsalam, tumben kamu menelpon Kakek, Ris!" ujar Kakek merasa heran, pasalnya Faris sangat jarang menghubungi dirinya, hanya Nabil yang selalu memberikan kabar pada lelaki paruh baya itu.


"Aku hanya ingin mengatakan sesuatu pada Kakek,"


"Apa itu?"


"Kakek bukan hanya mendapatkan satu cicit, akan tetapi dua sekaligus." jawab Faris begitu bersemangat.


"Maksud kamu apa, Ris? Apa kamu menikah lagi?" tanya kakek yang belum paham.


Nabil dan Faris saling tatap, karna Faris sengaja mengeraskan suara ponsel nya. Nabil melotot tajam ke arah Faris.


"Apa yang Kakek katakan?" balik Faris bertanya, dia sedikit gugup karna Nabil sedang memberikan tatapan horor padanya.


"Kamu bilang aku mendapatkan dua cicit, darimana satu lagi kalau bukan kamu menikah lagi!"


"Bukan, Kek! Maksud ku, Nabil mengandung dua bayi, anak kami kembar, Kek!" jelas Faris, dia sampai memukul jidatnya, rencana ingin membanggakan diri karna berhasil mencetak dua benih, tapi malah di tuduh yang bukan-bukan oleh kakeknya.

__ADS_1


"Apa kamu serius, Ris?" tanya kakek.


"Iya, Kek! Kalau tidak percaya tanya saja sama cucu menantu mu, dia juga ada di samping ku."


"Apa itu benar, Nak?" tanya Kakek pada Nabil.


"Alhamdulillah ... Benar, kek!"


"Alhamdulillah, tapi bukan kah kemaren hanya satu?" tanya Kakek belum paham, akhirnya Nabil dan Faris menjelaskan persis seperti yang di terangkan dr. Riska.


"Kalau begitu kamu harus menjaga cucu dan cicit ku, Ris!"


"Siap, Kek!"


Setelah mengabari kakek Adinata, Faris juga mengabari kedua orang tua Nabil, dan mereka juga merasa bersyukur dan sangat bahagia, segala doa yang baik mereka kirim kan untuk anak, menantu dan cucu mereka.


Karna rasa bahagianya, Faris juga meng-upload foto hasil USG calon si kembar di akun Instagram nya, dengan hastag.


"Kami menanti kalian berdua dalam dunia ini kembar nya, Ummi dan Abi"


Menjadi pria tampan dan diminati oleh banyaknya wanita, followers Faris tentu mencapai puluhan ribu, dan dalam satu menit foto yang baru dia upload langsung di banjiri dengan like dan juga komen.


Dalam satu ruangan Apartemen, Talia tengah duduk dengan menyeduh secangkir kopi di tangan kiri dan sebelah kanan tengah meng-scroll layar ponsel.


Talia yang memang mengikuti aku Instagram Faris tentu mendapat pemberitahuan jika Faris meng-upload sesuatu, dia langsung meletakkan cangkir kopi, dengan begitu penasaran Talia langsung melihatnya.


Seketika itu dia merasakan kemarahan dalam dirinya, tangan nya terkepal kuat, marah sekaligus sakit melihat lelaki pujaan hatinya malah berbahagia dengan istri nya, sedangkan dia sendiri menahan sakit.


"Aku harus bergerak cepat. Lihat saja, apa yang akan aku lakukan besok!"


.


.


.


.


~Bersambung.


Nah loh, mau apa kau Talia, nggak ada kapok-kapoknya ya kamu.

__ADS_1


Jangan lupa Like komen dan juga Vote sebanyak-banyak nya ya kakak sayang.


Bantu dukung juga dengan bintang dan hadiah nya.


__ADS_2