
Setelah menempuh perjalanan sekitar tiga puluh menit, Nabil turun dari dalam taksi yang dia tumpangi.
"Ini pak, ongkosnya!" ucap Nabil dengan suara lembutnya, sambil menyerahkan uang untuk membayar ongkos taksi nya.
Sopir taksi sempat terdiam karena mendengar suara lembut nan indah dari mulut wanita bercadar di belakang nya ini, pikirkan nya sudah berkelana ntah kemana, meski Nabil berucap hanya beberapa kata, namun tetap bisa membuat pikiran orang yang mendengar nya menjadi traveling.
"Suaranya begitu merdu, buat adik ku menegang, jika suaranya saja begitu indah, bagaimana dengan orang nya!" batin supir tersebut, matanya terus memperhatikan Nabil melalui kaca spion dalam mobil.
"Pak, ini uang nya!" ulang Nabil, sambil menyodorkan uang berwarna merah kepada supir di depan nya.
Lamunan supir taksi itu langsung terbuyarkan, dia langsung membuang pikiran buruk dari kepala nya, karna dia melihat Nabil bukan lah wanita biasa.
"Iya, Mbak! Terimakasih!" tukas sang supir sambil mengambil uang dari tangan Nabil.
Nabil hanya tersenyum dari balik cadar, kemudian dia langsung bergegas keluar dari dalam mobil, dengan memeluk buku di dadanya, dia melangkah masuk ke dalam halaman kampus.
"Nabil ...!" Nabil yang mendengar nama nya di panggil langsung mengalihkan pandangannya ke belakang.
"Mira ...!" pekik Nabil kegirangan kala melihat orang yang memanggil nya adalah, Mira, sahabat yang sangat dia rindui.
Keduanya pun berpelukan saling melepas rindu, karna setelah Nabil menikah, baru sekarang mereka kembali bertemu.
"Uu ya Allah ... Aku sangat merindukanmu, Bil!" ucap Mira masih memeluk Nabil dengan sangat erat.
"Akupun, Ra! Sangat-sangat merindukan sahabat cerewet ku ini!" timpal Nabil, juga belum ingin melepaskan pelukan sahabat baiknya itu.
Hingga mereka sadar, jika saat ini semua mata melihat ke arah mereka, Mira dan Nabil pun langsung melepaskan pelukan keduanya, mereka pun sama-sama terkekeh. tidak ingin menjadi pusat perhatian, mereka pun memutuskan untuk melangkah masuk.
Akan tetapi, saat Nabil membalikkan badannya, tidak sengaja dia menabrak seorang yang berjalan begitu dekat dengan dirinya.
Brakkk
"Astaghfirullah ...!" ucap Nabil, karna melihat buku yang ada di tangan nya sudah terjatuh di tanah.
"Maaf, saya tidak sengaja!" ucap orang itu yang ternyata seorang laki-laki.
Nabil ingin mengambil buku nya yang jatuh, begitupun dengan lelaki itu yang juga sudah berjongkok. Nabil memegang sudut buku yang sedikit besar, demikian pun dengan lelaki itu, dia juga sudah memegang sedikit buku tersebut.
Karna tangan mereka sudah sama-sama pada buku, keduanya pun refleks mengangkat pandangan nya masing-masing. Alhasil, tatapan keduanya bertemu.
__ADS_1
Nabil yang sadar langsung menunduk kembali, sambil mulutnya terus beristighfar, karna telah saling tatap dengan lelaki yang bukan mahram nya.
"Astaghfirullah, ampuni hamba, Ya Allah!" gumam Nabil, yang mampu di dengar oleh Mira dan juga lelaki tersebut.
Mendengar itu, lelaki yang Nabil tabrak refleks melepaskan buku itu, hingga dengan mudah Nabil mengambil dan memeluknya kembali.
"Maaf kan saya, Nona! Saya tidak sengaja!" ucap lelaki yang berdiri tidak terlalu jauh dari Nabil dan Mira.
Nabil mundur beberapa langkah, dia sadar, tidak pantas seorang istri berdekatan dengan lelaki lain.
"Tidak apa-apa, saya juga minta maaf!" tukas Nabil, dia menarik tangan Mira, namun suara lelaki itu kembali menghendaki langkah mereka.
"Boleh saya tau nama anda, Nona?" tanya lelaki itu sudah mengulurkan tangannya di hadapan Nabil.
"Saya siswa baru di kampus ini!" lanjut nya lagi.
Nabil dan Mira saling tatap, setelah itupun keduanya sama-sama mengatupkan tangan nya di depan dada mereka.
"Maaf, kami pamit duluan, Assalamualaikum!" ucap Mira yang menengahi, dia tau jika Nabil tidak akan suka situasi seperti ini.
Kini giliran Mira yang langsung menarik tangan Nabil untuk masuk.
"Jelas, kan dia bilang siswa baru!" tukas Nabil telak, Mira langsung menertawai dirinya sendiri.
"Iya juga ya, Kenapa aku seperti orang bodoh. Hihihi!" celetuk Mira sambil terkekeh.
Nabil hanya menggeleng kan kepalanya melihat tingkah sahabatnya itu.
"Tapi, Bil! Seperti nya dia tertarik padamu!" imbuh Nabil lagi membuat Nabil melihat nya dengan tatapan horor.
"Jangan ngaco kamu, aku belum mengenali dia dan begitu juga sebaliknya, lagian aku sudah bersuami, Ra! Akan sangat berdosa jika kita membicarakan lelaki lain di belakang suami kita!" ucap Nabil tegas, dia memang tidak suka jika membahas lelaki lain saat di belakang suaminya.
"Astaghfirullah, maafkan aku, Bil!" pinta Mira merasa bersalah.
"Sudah, lebih baik kita masuk, nanti keburu dosennya datang!" ucap Nabil, dan mendapat anggukan dari Mira.
Sedangkan lelaki yang tadi di tabrak oleh Nabil juga ikut berjalan masuk, sedikit senyuman tersungging di bibir lelaki berkulit sawo matang itu.
Jika di lihat dia termasuk lelaki yang juga tampan, memiliki perawakan wajah tegas, hidung mancung, meski tidak semancung Faris, berbola mata coklat, juga badan yang bisa di bilang kekar.
__ADS_1
Seperti nya dia penasaran dengan dua wanita bercadar yang baru berlalu di hadapannya, hingga tanpa sabar dia bertanya kepada siswa yang melewati dirinya.
"Mbak maaf, apa saya boleh bertanya?" tanya lelaki itu.
"Iya, boleh!"
"Emm ... Siapa nama wanita yang berpakaian tertutup itu, ya?" tanya lelaki sambil menunjuk ke arah Mira dan Nabil yang hampir hilang dari balik dinding ruangan.
"Oh ... Itu, yang memakai baju serba hitam itu namanya Zaiyan Nabila, sering di panggil Nabil, yang memakai pakaian moka itu namanya, Mira!" jawab seorang wanita yang memang satu kelas dengan Nabil dan Mira.
"Oh ... Baik, terimakasih ya!" ujar lelaki itu ramah.
Wanita yang dia tanyai hanya mengangguk, dan pamit untuk masuk.
Lelaki yang baru akan menjadi mahasiswa di kampus tersebut hanya mengangguk.
Dengan sedikit senyuman dia mengucapkan satu kata "Nabil!" setelah itupun dia melanjutkan langkahnya.
.
.
.
.
.
.
.
~Bersambung.
Wah, siapa ya lelaki itu, apa dia menyukai Nabil, lalu bagaimana ya reaksi babang Faris, jika tau istri yang tak dia anggap di taksir oleh orang lain🤔🤔.
Apa mungkin dia akan melepaskan Nabil. Tunggu kelanjutannya ya.
Jangan lupa untuk beri dukungan kalian ya, dengan cara Like, komen beserta vote nya.❤️
__ADS_1