
Halo ... Ketemu lagi sama aku ... ada yang kangen gak nih?
Ada yang ingin aku lanjut kisah Kenzo dan Khanza? jika yang berminat komen ya.
Tapi ... Sebelum itu, aku mau promosi novel ketiga dulu, siapa yang tau ada yang ingin baca.
Yuk intip cerita nya pembalasan yang berakhir menjadi sebuah penyesalan.
Blurb
Pagi hari, seorang pemuda berdiri dengan gagah nya di depan jendela. Mata tajamnya menatap keluar, melihat pemandangan kota dari gedung bertingkat.
Senyuman terus terukir dari sudut bibirnya, tapi bukan senyuman manis atau bahagia. Melainkan senyuman licik dan yang mengandung banyak arti dari balik senyuman tersebut.
Lelaki yang berbalut jas pengantin, yang menambah kesan ketampanan nya dua kali lipat, meski wajahnya selalu kaku, tegang, dan juga datar.
__ADS_1
Bertahun-tahun aku sudah menunggu, dan terus ku pantau, menanti waktu berpihak padaku. Dan sekarang, saat nya telah tiba, penantian ku tidak sia-sia. Karna sebentar lagi aku akan mencapai apa yang sudah aku inginkan sejak dulu! dua puluh tahun aku menunggu, akhirnya aku bisa membalaskan dendam kepada kalian dengan menikahi anak perempuan dari keluarga Wilmar.
Akan ku pastikan anak nya menderita seperti yang dulu aku rasakan, akan ku buat hidupnya seperti di neraka. merasakan siksaan setiap harinya. Dan aku berjanji, Davvien Wilmar akan merasakan sakit seperti yang aku rasakan dulu, saat melihat orang yang paling dia sayangi menderita dan meninggal tepat di hadapannya. Sama seperti yang aku alami, saat melihat dia membakar tempat kerja ayah ku tanpa sebab. Dan karna itu, ibu ku sakit-sakitan hingga meninggal.
Ya, akulah anak yang dulu nya menangis di pojokan saat melihat ayah ku di bakar di tempat kerja nya sendiri, oleh manusia-manusia iblis yang tidak mempunyai hati. Akulah anak yang setiap harinya harus melihat ibu sakit-sakitan setelah pemergian ayahku untuk selamanya.
Namaku Aqmar Nadhif Fernando. Itu dulu, karna sekarang namaku Alif Nadhif William. Nama ku sengaja aku ubah demi untuk melancarkan rencanaku.
Bukan itu saja, tapi aku juga telah mendirikan perusahaan yang cukup besar dengan nama NW "Nadhif William" setelah ku tau bahwa keluarga Wilmar di karuniai anak perempuan. Aku sengaja membuka cabang perusahaan di kota ini, sebagai alasan ku untuk bisa mendapatkan apa yang aku inginkan.
Tapi, tidak sia-sia usaha ku mengejar anak perempuan yang sangat kalian jaga, karna akhirnya aku juga mendapatkan nya.
Lihat lah, kalian akan menangis darah, setelah kesayangan kalian selalu aku siksa hingga dia meminta ku untuk melenyapkan dirinya.
Tentu saja aku dengan mudah aku menghancurkan kalian, karena sebentar lagi kartu as nya sudah ada pada diriku.
__ADS_1
"Nak, bisa kita berangkat sekarang?" tanya seorang lelaki dengan perawakan tampan berkulit putih.
Alif atau yang sering di sebut Nadhif ini memalingkan wajahnya, melihat kepada orang yang bertanya dengan menunduk. Setelah itupun dia memberikan isyarat dengan sebuah anggukan, bahwa dia sudah siap untuk pergi.
"Apa kamu masih ragu, Nak?" tanya orang itu lagi yang ternyata adalah paman Faris sendiri, yang sering di sebut nya paman Lucky.
Lucky hendrian Fernando, dia adalah adik dari ayah ku. Semenjak kedua orang tua ku meninggal, dia lah yang mengurus ku, menjaga dan juga mengurus semua urusan kantor, hingga umur aku cukup untuk menjadi pimpinan perusahaan ayah ku sendiri.
"Ini adalah waktu yang selama ini saya tunggu-tunggu, jadi kenapa saya harus merasa ragu! Seharusnya saya buat syukuran atas berhasilnya rencana saya untuk masuk ke dalam keluarga Wilmar!" jawab Nadhif, terbit senyuman licik dari kedua bibirnya.
"Paman harap kamu bisa melakukan segalanya dengan baik. Ingat! Jangan sampai kamu luluh dengan wanita yang akan menjadi istri kamu!" timpal pama lucky memperingati.
"Paman yang menyaksikan keterpurukan ku, maka aku berjanji, paman juga akan menyaksikan kehancuran Davvien Wilmar!" ujar nya dengan sangat yakin.
"Paman percaya padamu!" ujar paman lucky sambil memegang pundak keponakan nya.
__ADS_1