Istri Taruhan Kunci Surgaku

Istri Taruhan Kunci Surgaku
Tekad Faris.


__ADS_3

Sayangi kedua orang tua mu sebelum terlambat, karna jika mereka telah tiada, kita hanya bisa memandang pakaian yang dia sering kenakan.


Hormati merek, sayangi kedua nya, mereka lah yang kedua harus kita patuhi setelah Allah.


Keduanya adalah orang yang paling berjasa untuk kita, dari mulai kita kecil hingga kita tumbuh menjadi dewasa.


...----------------...


Sudah tiga hari Nabil di rumah merawat sang ummi, dengan begitu sabar Nabil mengurus orang yang sudah melahirkan dirinya.


Ummi Fatimah tidak mau ke dokter, oleh karena itu, dia akhirnya di rawat di rumah.


Kini Nabil sedang menyuapi Ummi yang terbaring lemah di atas tempat tidur.


Sambil terbatuk-batuk Ummi memakan setiap suapan dari sang putri.


"Ummi sekarang minum obat ya!" ucap Nabil dengan lembut sambil memberikan obat untuk wanita paruh baya setelah selesai menyuapinya.


Beberapa hari ini Nabil sengaja mengambil cuti di kampus nya, demi untuk merawat Ummi tercinta nya itu.


Setelah memberikan obat untuk Ummi, Nabil keluar dengan membawa nampan berisi piring ke dapur.


Nabil kembali ke dalam kamar sang Ummi dengan membawa Al-Qur'an, mendudukkan dirinya di kursi samping ranjang Ummi, dengan merdu wanita bercadar ini melantun kan bacaan ayat suci Al-Qur'an, hingga membuat Ummi tenang dan akhir nya pun terlelap.


...----------------...

__ADS_1


Di sebuah kantor pencakar langit, terdapat dua orang yang tak lain adalah anak dan ayah ini sedang membicarakan sesuatu yang penting.


"Pa, aku tetap ingin Faris menjadi milik ku!" ujar wanita yang sedang sedikit memaksa kehendak nya.


"Apa dia akan mau dengan mu, Papa dengar dia adalah pria arogan, sombong dan juga angkuh!" tukas papa dari wanita yang sedang merengek kepadanya.


"Apapun akan aku lakukan, asalkan di menjadi milik ku!" ujar wanita itu lagi, dia sudah membulatkan tekat nya.


"Besok aku akan ke sana, aku akan melamar untuk bekerja di kantornya!" lanjut nya dengan penuh keyakinan.


"Jangan bodoh kamu Talia, perusahaan mu di sini cukup besar, lebih baik kamu mengurus nya saja!" bentak lelaki berusia sekitar 45 tahun.


"Aku tidak perduli, aku hanya ingin memiliki nya, dan aku akan kembali setelah mendapatkan nya!" wanita yang tidak lain adalah Talia langsung meninggalkan ruangan sang Papa.


Setelah pertemuan nya pada saat Faris melelang ponsel HIGO nya, wanita yang berhasil membeli nya dengan harga tertinggi ini jatuh hati kepada Faris, dengan ketampanan yang di miliki Faris mampu menarik hati pewaris tunggal HW "Handoko William"


...----------------...


Sedangkan di tempat lain, Tepat nya di kantor bagaskara, Faris duduk di kursi nya yang di dampingi oleh Diki.


Mereka sedang memikirkan cara mendekati wanita bercadar yang sudah menjadi taruhan Davvien teman-teman nya.


Tepat nya bukan mereka, tapi Faris... Diki merasa tidak tertarik sama sekali.


"Diki, katakan aku harus bagaimana, apa besok kita ke kampus nya saja? tanya Faris.

__ADS_1


"Untuk apa ke kampusnya, kita kan nggak ada urusan lagi di sana!" jawab Diki sedikit ketus.


"Iya juga ya! lalu, bagaimana aku bisa bertemu dengan wanita itu?" lanjut Faris lagi.


Diki hanya acuh dengan mengangkat kedua bahunya.


"Tapi dia mengenal ku atau tidak ya, aku jadi ragu dia tau kalau aku yang hampir menabrak nya dengan motor waktu itu!" Faris dengan berkutat dengan pikiran nya sendiri.


"Mungkin dia tidak tau, karna waktu itu Tuan memakai helm, dia juga tidak melihat ke pada Tuan!" timpal Diki membuat Faris sedikit lega.


"Bagus lah kalau begitu, apa pun yabg terjadi, besok kita akan ke kampus nya, karna hanya itu cara biar bisa bertemu dengan wanita aneh itu!" Faris sudah memutuskan, dia tetap akan mengejar Nabil apapun caranya.


Tapi keinginan dia bukan karna cinta atau ingin memiliki selamanya. Tapi, dia melakukan semua itu hanya karna obsesi dan sebuah taruhan.


.


.


.


.


.


~Bersambung.

__ADS_1


Jahat bangat kan Faris, aku jadi geram, wanita sebaik dan se suci Nabil dia jadikan taruhan.


Jangan lupa like, komen, dan juga vote ya kakak😁.


__ADS_2