Istri Taruhan Kunci Surgaku

Istri Taruhan Kunci Surgaku
Dia istri ku.


__ADS_3

"Dia adalah istri ku, dia adalah kesayangan ku!" ucap Faris dengan begitu lantang, memperjelas.


Deg....


Seketika air mata Nabil kembali jatuh, ntah karna sedih atau merasa senang, saat mendengar kata yang Faris lontarkan, dia adalah kesayangan, bahkan itu terngiang di telinga nya.


Berbeda dengan ke empat wanita di hadapannya, mereka semakin gemetaran setelah mengetahui kenyataan nya, mereka hanya bisa membatin karna tidka bisa mengontrol mulut mereka, hingga membuat mereka masuk ke dalam masalah besar.


Faris berbalik, dan mendekati Nabil, dia mendudukkan dirinya di hadapan sang istri, di sibak nya niqab yang di gunakan Nabil, hingga memperlihatkan wajah cantik alami milik nya. Dengan lembut Faris menghapus air mata pada pipi sang istri, lalu kembali menatap tajam pada wanita yang sudah sangat ketakutan itu.


"Lihat, ini kah wajah yang kalian katakan buruk rupa?" tanya Faris kembali berapi-api.


Bagaikan tersihir, mereka menatap takjub pada wajah Nabil yang terlihat sangat sempurna, seketika itu mereka merasa menyesal dengan apa yang telah mereka perbuat.


"Maafkan kami, Tuan!" ucap mereka mengiba.


"Cih, jangan pernah minta maaf kepada ku, karna yang kalian sakiti itu istri ku, jadi kalian harus meminta maaf kepada nya!" cerca Faris lagi.


Tanpa menunggu, mereka langsung bersimpuh di hadapan Nabil, karna mereka sangat takut dengan konsekuensi yang akan mereka dapatkan.


"Maafkan kami, Nona! Kami berjanji tidak akan mengulangi nya lagi!" ucap mereka, Nabil langsung menyuruh mereka untuk bangun, karna dia juga manusia biasa, tidak pantas dia orang sujud di hadapannya.


"Bangunlah, aku sudah memaafkan kalian!" jawab Nabil, mereka merasa lega, setidaknya Nabil sudah memaafkan mereka.


Saat ke empat orang itu bangun, Faris kembali tersenyum sinis.


"Untung nya istri ku baik hati, tapi kalian masih mempunyai urusan dengan ku, jika sudah menyakiti istri ku, berarti kalian juga sudah menyakiti hati ku!" imbuh Faris, kemudian dia langsung menyuruh Diki masuk, setelah menutup wajah sang istri nya kembali.


Mereka kembali merasa gemetar, melihat senyuman Faris yang menyerangnya saja sudah membuat mereka bergidik ngeri.

__ADS_1


"Ada apa Tuan?" tanya Diki. Faris mendekat lalu membisikkan sesuatu pada Diki.


"Baik!", ucap Diki setelah mendengar bisikan dari tuan nya.


"Masuk!" titah Diki pada orang di balik pintu.


Dan mereka pun masuk, sesuai arahan dari Diki, tanpa aba-aba lelaki yang memiliki tubuh tinggi dan berkulit putih langsung menampar wajah dari keempat wanita itu.


Plak... Plak... Plak... Plak..


Tamparan yang sangat keras mereka rasakan, hingga membuat ruangan itu riuh dengan jeritan mereka.


Nabil yang masih duduk di sofa langsung terbelalak kaget melihat semua yang terjadi di hadapannya, itu terjadi dengan sangat cepat, hingga dia melihat ke empat wanita itu sudah terhempas ke lantai.


Sebagai seorang wanita, tentu dia tidak bisa melihat hal demikian, dengan segera dia meminta Faris untuk menghentikan nya. Tapi seolah tuli, Faris sama sekali tidak menggubris nya, dia malah menyuruh lelaki itu kembali menampar wajah wanita-wanita itu.


Hingga sebuah pelukan dari balik punggung nya membuat Faris menegang.


Mendengar permintaan Nabil di iringi dengan pelukan yang membuat nya tenang, Faris langsung menyuruh lelaki itu berhenti, dan menyuruh ke empat wanita yang sudah lemah itu keluar, sekaligus membereskan barang mereka, karna mereka sudah di pecat.


Faris berbalik, dia menatap pada sang istri, kemudian lelaki berkulit putih itu pun balik merengkuh tubuh sang istri.


"Maafkan aku!" sekali lagi, kalimat itu lolos dari mulut Faris, Diki yang mendengar nya tampak kaget, karna sekian lama, baru kali ini dia mendengar Faris mengucapkan kata maaf.


"Mas tidak salah, jadi jangan meminta maaf!" timpal Nabil dengan suara begitu lembut.


Cup...


Satu ciuman mendarat di dahi sang istri, setelah itu dia kembali menyuruh Diki menghubungkan layar besar dalam ruangan Faris dengan pegawai maupun karyawan di setiap lantai.

__ADS_1


Setelah terhubung, Faris membawa Nabil ke dalam pelukannya, mereka terlihat di setiap lantai, maupun ruangan. Semua dapat mendengar dan melihat dengan jelas, Presdir mereka yang terkesan cuek dan dingin begitu menyayangi wanita di sebelah nya.


"Untuk kalian semua, saya hanya ingin mengatakan, jika wanita yang sering datang mencari saya itu adalah istri saya, jadi jangan pernah memperlakukan dia secara tidak adil, maka kalian akan mengalami nasib seperti keempat wanita yang baru saya pecat! Hormati dia sama seperti kalian menghormati diriku!" ucap Faris tegas, setelah itu diapun mematikan layarnya.


Semuanya karyawan begitu heboh dengan apa yang baru saja mereka dengar dan juga lihat, dan mereka semua juga berbondong-bondong ingin melihat nasib ke empat wanita yang Faris maksud.


Ada yang merasa iba, ada juga yang merasa itu pantas mereka dapatkan, saat mengingat jika mereka selalu mengatai Nabil dengan kata-kata pedas.


Saat itupun mereka begitu penasaran dengan wajah Nabil, hingga bisa meluluhkan hati bos mereka yang hampir sama dengan kulkas es.


Tidak sedikit juga dari mereka yang merasa kecewa, karna tidak sedikit wanita yang sudah jatuh ke dalam pesona pewaris Bagaskara, dan hari ini mereka mendapatkan kabar menyakitkan, jika bos mereka sudah mempunyai istri.


Sedang di dalam kamar, Faris kembali memandangi Nabil, lalu memberi kode pada Diki untuk keluar, Faris kembali mencium Nabil, mulai dari mata, pipi, hidung sampai pada bibir nya.


Tidak lama, karna Nabil mengajak mereka makan siang, Faris mengangguk, dan merekapun makan siang bersama, Nabil sedikit merasa tidak enak hati atas apa yang baru saja terjadi, tidak menyangka jika Faris akan melakukan hal yang berlebihan seperti itu.


Lain halnya dengan deny Talia, wanita itu tampak sangat murka, dia terus menendang wastafel di dalam sebuah kamar mandi, setelah dia menyaksikan pernyataan Faris, yang mengatakan jika wanita aneh itu istri nya.


"Tidak, tidak ada yang boleh mendapatkan mu selain diri ku, Faris! Aku tidak akan membiarkan nya, aku bisa akan melakukan apapun, agar kamu bisa masuk dalam pelukan ku!" geram Talia, sembari membuat tekad akan mengambil Faris dari istri nya.


.


.


.


.


~Bersambung.

__ADS_1


Hem ... Layaknya Faris sudah beneran kepincut dengan wanita yang dia katakan buruk rupa ini, ah ... Bagaimana ya jika Faris sudah bucin.


Ikuti terus ya kakak-kakak, dan berikan dukungan nya, dengan cara like, komen dan juga Vote sebanyak-banyak. Di kasih hadiah juga tidak bakalan nolak kok🤭☺️.


__ADS_2