Istri Taruhan Kunci Surgaku

Istri Taruhan Kunci Surgaku
Sisi lain dari Faris.


__ADS_3

"Ma-mas Faris? Apa Bibi tidak salah?" tanya Nabil memastikan.


"Betul, Nona! Karna tanaman ini sudah ada sejak tuan muda Bagaskara menikah dengan Ny.Hana, karna istri nya, Ny.Hana yang menanam ini semua, maka dari itu, Tuan Faris sangat menjaga dan selalu merawatnya, karna ini menjadi salah satu tempat favorit Tuan Faris, di saat dirinya merindukan Ny.Hana, Mamanya" jelas bi Mila lagi, Nabil sempat kaget dengan kenyataan yang dia dengar, sedikit nya dia tau sisi lain dari Faris, meski suaminya terkesan cuek dan dingin, tapi ternyata dia sangat mencintai sang Mama.


"Mas Faris seperti nya sangat menyayangi, Mama ya, Bi?" tanya Nabil, sambil tangannya terus menggoyangkan selang panjang untuk menyirami bunga-bunga dengan rata.


"Begitu lah, dulu Tuan Faris sangat terpukul saat kepergian nyonya dan Tuan Bagaskara, terlebih Tuan Faris masih anak-anak saat itu! dia bagaikan orang yang hilang semangat hidup" jelas bi Mila yang tau bagaimana terpuruknya Faris dulu, karna bi Mila memang bekerja di mansion Bagaskara sudah sangat lama.


Penjelasan bi Mila membuat Nabil terdiam sejenak, apa seberat itu kehidupan suami nya dulu, apa itu alasannya mengapa sang suami menjadi manusia dingin seperti ini.


Pertanyaan-pertanyaan itu terus berputar, tapi saat Nabil ingin bertanya lebih, bi Mila malah mengatakan tidak bisa mengatakan nya. Dan Nabil hanya menurut, mungkin saja itu adalah rahasia keluarga suaminya.


...****************...


Di tempat lain, tepatnya di gedung pencakar langit, Faris sedang fokus melihat map yang sudah bertumpuk pada meja kerjanya.


Begitupun dengan Diki, asisten kepercayaan Faris ini jiga sedang sibuk menggeserkan layar kaca yang berada di tangan nya.


"Diki, katakan sudah berapa persen pembangunan pabrik dan juga perladangan di sana?" tanya Faris memulai pembicaraan.


Diki mendongak, kemudian dia kembali melihat pada layar di hadapannya "Baru dua puluh persen, Tuan, barang-barang nya baru masuk, jadi mungkin mereka akan mulai kerja besok!" jawab Diki yang mendapat anggukan dari Faris.


"Oh ya, kamu ajukan kerjasama dengan perusahaan Global untuk mempromosikan produk kita yang baru launching!" celetuk Faris lagi, dan sekarang gantian Diki yang hanya mengangguk.

__ADS_1


Faris menatap pada jam, lalu pada pintu masuk, sedari tadi dia terus melakukan itu, ntah apa yang membuatnya begitu tertarik dengan pintu.


Diki yang sempat melihat itu tertawa dalam hati, dia tau jika bos nya itu sedang menanti seseorang, siapa lagi kalau bukan istri nya, Nabil.


"Bersabar lah, Bos! ini bahkan belum siang, Nona Nabil pasti akan datang!" ucap Diki seolah mengejek.


Faris langsung menatap pada Diki, dia berfikir kenapa tebakan asisten nya itu sangat tepat, apa tingkah nya yang membuat asisten nya penasaran.


Faris ingin menimpali nya, tapi suara ketukan pintu membuat nya mengurungkan niatnya.


"Masuk!" perintah Faris pada orang di balik pintu kaca tebal itu.


Seorang wanita yang menggunakan pakaian cukup ketat melangkah masuk, dengan memegang dokumen di tangan nya.


Faris hanya cuek, dia hanya menoleh sekali dan berkata "Letakkan saja di sana, nanti saya periksa!"  ucap Faris membuat Talia geram dengan sikap cuek Faris, bagaimana bisa berubah secepat itu, bukankah saat di hari pertama dia kerja Faris tampak terpesona dengan nya, pikir Talia.


Namun, lamunannya terbuyarkan, saat Faris kembali bersuara.


"Kenapa masih di sana? Kamu bisa mengambil nya besok atau nanti, karna saya masih banyak pekerjaan!" hardik Faris, membuat Talia terpaksa meninggalkan ruangan lelaki incaran nya itu.


"Sial, kalau seperti ini terus aku tidak akan pernah bisa dekat dengan nya, apalagi memiliki nya, aku harua cari cara, agar Faris bisa jatuh ke dalam pelukan ku!" umpat Talia di dalam hati, saat dia sudah berada di depan ruangan Faris.


...****************...

__ADS_1


Selesai di tanam, Nabil dan bi Mila saat ini sedang berada di dapur, dia akan memasak untuk makan siang Faris, sesuai yang di inginkan sang suami, siang ini dia akan ke kantor Faris, untuk mengantar nya.


Dua jam mereka sudah selesai menyiapkan beberapa jenis makanan, dan Nabil pun sudah siap untuk berangkat.


Sebelum nya dia terlebih dulu berpamitan kepada bi Mila, setelah itupun Nabil masuk ke dalam mobil, dan berlalu meninggalkan Mansion megah milik keluarga Bagaskara.


.


.


.


.


.


.


~Bersambung


Jangan lupa Like, komen dan


Vote ya kakak semuanya 😍.

__ADS_1


__ADS_2