Mengejar Cinta Wanita Biasa

Mengejar Cinta Wanita Biasa
Bab 10


__ADS_3

Di depan cafe , Shasa menunggu jemputan dari Vaiz yang sebelumnya sudah memberitahu untuk menjemputnya . Saat melihat mobil yang terhenti di depannya ,Shasa menatap mobil tersebut . Vaiz turun dari mobil dan menghampiri Shasa untuk membuka pintu ,Shasa duduk di depan di sebelah kemudi .


Vaiz melajukan mobilnya menuju restauran yang sebulumnya ia sudah memesan tempat VVIP . Shasa hanya terdiam tak bersuara . Mobil Vaiz terparkir rapi di halaman restaurant lalu mengajak Shasa keluar mengikuti Vaiz dari belakang .


"duduk Sa," ucapnya saat sampai di tempat yang di pesannya .


Shasa pun duduk di kursi berhadapan dengan Vaiz .


"apa yang ingin kamu pesan Sa,biar aku pesankan ." ucapnya lembut . Ia tak ingin wanita dihadapannya merasa tidak nyaman dengannya .


Namun tak disangka , wanita yang dihadapannya tak menjawabannya walaupun hanya dengan deheman .


Vaiz menghela nafas kasar lalu memesan 2 menu untuknya dan Shasa , entah dimakan atau tidak yang penting ia tetap memesankannya .


"Sa,maaf jika kamu tertekan dengan pernikahan kita."

__ADS_1


"terserah apa maumu tuan aku tidak perduli ."


"mintalah sesuatu , Insyaallah aku akan memenuhinya ." ucap Vaiz pelan .


Ucapan tersebut mendapatkan tatapan tajam dari Shasa . Seakan membuat Vaiz menjadi terdiam .


"baiklah aku akan minta pada tuan ,jika kita sudah menikah nanti jangan mencampuri urusanku . Apapun yang aku lakukan,siapapun temanku aku mohon jangan pernah mencampurinya . Begitu sebaliknya aku tidak akan pernah mencampuri urusanmu tuan ." ucap Shasa panjang lebar .


Mendengar ucapan Shasa hati Vaiz tercubit . Ia yang berharap hubungannya lebih baik saat menikah namun mendapat lampu merah tanda berhenti untuk tidak mengharapkan lebih dari Shasa dan harus menelan kekecewaan . Vaiz yang diam diam menyukai Shasa sebelum bertemu langsung saat makan bersama temannya Arka dan kekasih arka . Shasa adalah wanita yag selama ini di kagumi Vaiz , namun saat akan mendapatkannya wanita itu terlihat sangat tidak menyukai Vaiz .


"suatu saat aku akan mendapatkan cintamu ," ucap Vaiz dalam hati .


Setelah selesai menyantap makanan , Vaiz membayar tagihan sedangkan Shasa sudah keluar resto dan menunggu di samping mobil .


Lama menunggu dan membuatnya bosan . Shasa pun memainkan ponselnya . Tak selang beberapa menit, Vaiz datang membuka pintu mobil untuk Shasa dan berjalan memutari mobil untuk mengambil posisi mengemudi .

__ADS_1


"kita akan kemana lagi ." ucao Vaiz pelan .


"pulang saja aku lelah ,"ucapnya datar .


" baiklah ,."Vaiz melajukan mobilnya menuju arah rumah Shasa . Sesekali dalam mengemudi ia melirik calon istrinya yang tidak welcome sama sekali dengannya .


Nemun berbeda dengan Shasa, bahkan Ia tidak melirik sama sekali laki laki yang saat ini begitu mengaguminya . Ia hanya menatap di luar jendela kaca mobil milik Vaiz . Ia lebih baik mengalihkan perhatiannya daripada melihat wajah Vaiz yang membuatnya sangat muak .


"Sampai Sha,"


Shasa keluar saat mobil Vaiz berhenti di depan rumah miliknya . Ia berjalan menuju arah rumahnya sedangkan Vaiz yang tidak di anggapnya hanya tersenyum mematung sambil menatap punggung wanitanya .


Shasa menoleh kebelakang berharap mobil Vaiz sudah pergi. Namun harapannya tidak sesuai mobil Vaiz masih berada di tempatnya .


Ia pun bergegas masuk ke dalam rumah . Dan saat itu Vaiz mulai melajukan mobilnya kembali kekediamanya

__ADS_1


__ADS_2