Mengejar Cinta Wanita Biasa

Mengejar Cinta Wanita Biasa
Bab 91


__ADS_3

Kehamilan Shasa sudah memasuki usai 7 bulan . Di kediaman Vaiz , kini disibukkan persiapan tujuhbulanan . Shasa meminta untuk mengadakan acara di panti asuhan berbagi rejeki .


"sayang sudah siap?" tanya Shasa berjalan pelan .


"sudah ," ucap Vaiz .


"ayo bu , pak naik ke mobil ikut ke panti ." ajak Shasa .


"ibu sama bapak naik mobil sendiri aja . Adikmu maunya naik mobilnya bapak aja ." Shasa mengangguk memaklumi . Vaiz membelikan mobil untuk orang tua Shasa , awalnya orang tua Shasa menolak namun Vaiz menyakinkan dan akhirnya mereka mau dibelikan sebuah mobil dengan catatan tidak ingin yang terlalu mahal .


"ayo sayang ," Shasa mengangguk lalu masuk kedalam mobil milik suaminya . Ia mengikuti mobil bak yang mengangkut kotak nasi, beberapa tas , alat tulis ,baju dan lain lain untuk anak panti .


"kau happy sayang?" tanya Vaiz sambil mengusap punggung tangan istrinya .


"sangat, terima kasih sayang kau menuruti apa yang aku mau ." ucap Shasa berbinar .


"sama sama , jaga anak kita , sebentar lagi kita akan menjadi orang tua . Dan aku tidak sabar untuk itu sayang ." ucap Vaiz sembari fokus mengemudi .


"aku juga , sehat terus untukmu . Maaf jika kedepannya aku dan anakmu akan lebih banyak menghabiskan uangmu sayang ." cicit Shasa .

__ADS_1


"no promblem ,asal kau dan dia bahagia ." Shasa tersenyum lebar dengan ucapan suaminya .


1jam mereka sampai di halaman panti asuhan , anak anak panti terlihat bahagia . Shasa menangis haru, kini apa yang ia inginkan terkabul. Vaiz mengusap pucuk kepala istrinya dengan lembut , ia turun dak membuka pintu untuk istrinya .Digandeng tangan istrinya dan berjalan pelan memasuki aula panti asuhan . 2 jam acara berlangsung , setelah itu Shasa sedikit meluangkan waktu bermain dengan anak panti dan melihat bayi bayi mungil yang berada di panti .


"ayo kita pulang, setelah anak kita lahir kita akan kembali kesini ." ucap Vaiz di angguki Shasa .


Vaiz,Shasa, dan orang tua Shasa pamit kepada ibu panti tak lupa ia juga pamit kepada anak panti juga . Mereka menuju mobil masing masing . Bapak dan ibu memutuskan untuk langsung pulang ,Karna hari sudah mulai sore .


"kau lelah sayang?" kini Vaiz dan Shasa sudah berada di dalam mobil menuju perjalanan pulang


"tidak terlalu ."


"iya sayang aku tahu , aku tidak lelah ." Shasa memejamkan mata karna terasa mengantuk sementara Vaiz membiarkan istrinya tertidur.


Sampai di depan kediamannya , Vaiz turun dari mobil lalu membuka pintu mobil bagian penumpang . Ia menggendong tubuh istrinya ala bridal style menuju kamar miliknya . Ia membantu melepas flatshoes milik istrinya dan diselimuti tubuh Shasa yang sedikit mengembang . Ia mengecup kening istrinya dan berlalu menuju kamar mandi .


Beberapa menit Vaiz keluar kamar mandi menuju walk in closet . Ia mengambil pakaian santai untuknya , karna acara tujuh bulanan istrinya ia cuti selama sehari.


"sayang kau sudah bangun?" tanya Vaiz saat melihat Shasa menyandarkan tubuhnya pada kepala ranjang .

__ADS_1


"baru bangun sayang?kau menggendongku dari sini lain kali bangunkan aku saja jangan menggendongku tubuhku berat ." omel Shasa .


"kata siapa kau berat ? buktinya aku mampu menggendongmu sampai di kamar . Aku masih mampu bahkan menggendongmu keliling dunia aku masih kuat sayang ." goda Vaiz .


"ahhh kau ini selalu menggombal ." gerutu Shasa membuat Vaiz tertawa .


"baiklah aku mau membersihkan tubuhku rasanya lengket sekali ." ucap Shasa turun dari ranjang .


"mau aku bantu?" tanya Vaiz tersenyum .


"iya, bantu doa saja sayang ." dengus Shasa .


"hahahahaha, kenapa kau terlihat kesal?"


"ahhh tidak lebih baik aku mandi daripada mendengar ucapan mesummu ." Shasa berjalan kekamar mandi sambil memanyunkan bibirnya . Sementara Vaiz tertawa terbahak melihat kelakuan istrinya yang seperti anak kecil .


***Jangan lupa VOTE juga ya kak agar author tambah seneng.


terimakasih

__ADS_1


I LOVE YOU ALL***


__ADS_2