Mengejar Cinta Wanita Biasa

Mengejar Cinta Wanita Biasa
Bab 47


__ADS_3

"sayang , nanti jangan lupa antar makan siangku ke kantor aku menunggumu ." mengecup kening istrinya lalu berjalan memasuki mobil miliknya .


"aku berangkat dulu ." melambaikan tangannya dan berlalu pergi .


Shasa menarik nafas lalu di hembuskan sambil berjalan masuk menuju kamar miliknya . Ia merebahkan tubuhkan pada sofa yang berada di kamar sambil memainkan ponsel miliknya . Beberapa menit ponsel pun berdering menandakan panggilan video call .


"halo ." ucapnya .


"Sela kangeeen ." ucap Sita


"sama gue juga ."


"kalian gak kangen aku nih ." tanya Ira yang sedari tadi cemberut


"kangen juga tau ." Sita terlihat tertawa .


"gaes gue hamil ." Ira terlihat antusias .


"what? lo hamil selamat ya ." ucap Shasa ikut bahagia .


"selamat ya , lo gimana Sa?" tanya Sita ngasal .


"doa in aja ya ."


"amin ." ucap Ira dan Sita serempak .


Mereka video call sangat lama , bercerita segala hal . Hingga Shasa undur diri dari panggilan video tersebut .


"ya udah ,sambung ntar ya udah mau jam makan siang gue harus nganterin makan siang buat suami gue ."


"oke deh bye bye ,"


Shasa beranjak dari sofa berjalan menuruni tangga . Saat di dapur tak terlihat salah satu pelayan pun . Ia pun mengambil bahan bahan untuk masak hati ini . Shasa suda punya ide untuk masak udang saus dengan sayur oseng kangkung . Ia mengambil alat alat masaknya dan mulai berperang di dapur .


",Selesai ." ucap Shasa bangga .


"Pak Damar ," panggil Shasa pada sopirnya .

__ADS_1


"ia nyonya ,"


"tolong antar saya ke kantor mas Vaiz ya pak ,"


"baik nyonya saya siapkan mobilnya dulu." Shasa mengangguk . Shasa kembali ke kamar untuk membersihkan diri dan berganti pakaian .


Shasa dan Pak Damar berangkat menuju kantor Vaiz .


"pak tunggu disini ya , ini makanan buat bapak , pasti bapak belum makan siang kan ?" ucap Shasa sambil menyodorkan kotak makan kepada sopirnya .


"terima kasih nyonya , seharusnya nyonya tidak perlu repot repot membawa kotak makan ini ." ucap Pak Damar sedikit sungkan .


"tidak apa pak , sekalian bapak icip rasa masakan saya kurang apa . Ya sudah saya masuk dulu ya pak ." Shahlsa membuka pintu mobil dan berlalu pergi menjauh .


"selamat siang nyonya Shasa ," sapa sekretaris Dino .


"tuan Dino, tolong jangan panggil saya nyonya setidaknya jangan saat kita berdua . Panggil nyonya saat di depan atasanmu saja ." bisik Shasa .


"maaf saya tidak bisa nyonya ."


"huh aku sudah seperti tante tante kalau di panggil nyonya ." gerutu Shasa sambil berjalan mendahului Dino . Sementara Dino hanya tersenyum samar mendengar gerutuan istri atasannya .


"nyonya ,apa mata anda tidak lelah dengan melirik sinis padaku ." ucap Dino tanpa menoleh kearah Shasa .


"ha , siapa yang melirikmu . Bahkan mataku saja enggak bergerak kearahmu." ucap Shasa .


"nyonya , tuan Vaiz masih berada di ruang metting anda di minta menunggu di ruangannya .," ucap Vaiz berjalan menuju ruangan Vaiz saat lift terbuka . Shasa memasuki ruangan Vaiz setelah pintu tersebut di buka oleh Dino .


Seperti biasa jika bertemu dengan sofa empuk ia akan merebahkan diri disofa empuk tersebut . Karna lama menunggu membuat Shasa tertidur .


"sayang ." panggil Vaiz seraya menggoyangkan pelan tubuh istrinya .


"hmmmmm" gumamnya .


"bangun, apa kau tidak ingin menemani suamimu makan siang ."


"10 menit lagi ya sayang ."

__ADS_1


"tidak , tau mau aku memakanmu saja untuk santapan siang ku ini."


"ahhh, sayang ." rengek Shasa lalu mendudukan tubuhnya pada sofa dan bersandar .


"ambilkan makanku ." perintah Vaiz .


"tapi aku mengantuk , hari ini kau bisa mengambil sendiri kan?"


"baiklah , akan ada dosa jika kau tidak mau melayani suami mu ."


"baiklah , aku akan ambilkan ."


Shasa pun mengambilkan lauk dan sayur untuk suaminya . Lalu menyodorkan pada suaminya .


"kau tidak makan , ini terlalu banyak sayang ." ucap Vaiz .


"makan , tapi dari suapan suamiku ." ucap Shasa manja .


"hahahahaha, kau manja sekali . Belajar darimana?"ucap Vaiz sambil mengacak rambut milik Shasa .


" ka yang selalu memanjakan aku ,jadi aku seperti ini ." ucapnya acuh .


"hahahahahahahaha ,baiklah aku suapi ."


"kamu makanlah 1 suap dulu sayang, karna tidak baik seorang suami makan bekas istrinya ." Vaiz mendengar penjelasan sang istri tersenyum . Ia pun menyuapakan satu sendok kedalam mulutnya lalu bergantian menyuapi sang istri begitu seterusnya . Hingga makanan yang telah dilahap mereka habis tak tersisa .


"baiklah sayang aku kembali kerumah dulu ."


"apa tidak menungguku saja ?" tanya Vaiz .


"maaf , tapi pak Damar sudah menungguku . Jadi lebih baik aku pulang lebih dulu ."


CUP


Shasa mencium pipi suaminya lama .


"sampai ketemu dirumah sayang ." ucap Shasa sambil berlalu pergi .

__ADS_1


"hati hati di jalan ." Shasa mengangguk .


__ADS_2