Mengejar Cinta Wanita Biasa

Mengejar Cinta Wanita Biasa
Bab 33


__ADS_3

"tuan kita jadi tidak jalan jalannya?" tanya Shasa saat memasuki kamarnya .


"iya,bersiaplah sayang ."


Shasa berjalan ke walk in closet mencari baju miliknya . Ia menatap baju baju keasayangannya sesekali melirik baju baju milik suami . Ahhh sangatlah tidak singkron , betapa tidak baju Shasa terlihat lusuh dan biasa harganya saja hanya 100 ribuan untuk celana ,sementara kaosnya hanya yah mungkin 45-75 ribu tidak sebanding dengan suaminya yang bahkan ia tidak berani jika harus mencucinya ,takut rusak .


Shasa mengambil celana pensil jeans dengan motif sobek tembus di padukan dengan kaos lengan panjang dan sneakers miliknya . Ia menggerai rambutnya. Ahhh sungguh terlihat biasa saja .


"tuan ,saya sudah selesai ." ucap Shasa ragu .


"baiklah ,sebentar ." mengambil jaket mahalnya dan memakainya .


"ayooo sayang ." menggandeng tangan Shasa berjalan keluar kamar .


Sampai di dalam mobil Vaiz membuka pintu penumpang di samping kemudi . Lalu ia berjalan memutar kearah kemudi . Dan menyalan mobil kesayangannya keluar pelataran kediamannya .


Di perjalanan Shasa dan Vaiz hanya diam ,namun Vaiz sesekali melirik istrinya yang menurutnya tampil cantik meskipun dengan pakaian sederhana menampilkan kesan tomboy .


"tuan ." panggil Shasa ragu ragu .


"iya sayang ,mau apa?" tanya Vaiz lembut .

__ADS_1


"kita kemana?"


"ke mall ."


Shasa pun hanya manggut manggut . Sampai di mall Vaiz dan Shasa berjalan memasuki mall. Vaiz menggandeng tangan Shasa posesif seakan takut jika sang istri akan kabur darinya . Sementara Shasa terlihat menunduk .


"sayang angkat kepalamu , aku taku nanti kamu akan menabrak orang lain ." bisik Vaiz .


"ahhh maaf tuan ,saya cukup malu ." Langkah Vaiz terhenti .


"kau malu? malu kenapa?" tanya Vaiz .


"kita seperti majikan dan pelayan . Lihat tatapan orang orang melihatku dengan pakaian lusuh sementara kau pakaian mahal . Maka dari itu tuan jangan menggandengku seperti ini ." keluh Shasa .


Vaiz dan Shasa sudah keluar masuk menuju toko toko du dalam mall .Namun satu pun Shasa tidak memilih apa apa . Vaiz mulai bosan Ia pun memasuki satu tokk lagi .


"ini bagus untukmu ." tunjuk Vaiz . Shasa pun menghampiri dan melihat harga baju tersebut . Ia pun menggeleng .


"hey, sayang apa kau fikir suamimu ini tidak mampu membelikan beberapa baju untukmu . Kenapa kau melihat hargany?" ucap Vaiz menarik istrinya .


"Ambillah , kau belum membeli apa apa ."

__ADS_1


"tuan,aku tidak ingin baju ." ucap Shasa .


"lalu kau ingin apa?" tanya Vaiz .


"aku ingin duduk bersantai , aku lelah ." keluh Shasa .


Vaiz pun melihat jam pada pergelangan tangannya . Tak terasa sudah waktunya makan siang . Bahkan Ia sudah membeli 1 jaket untuknya namun istrinya sama sekali tak berminat untuk membelinya .


"baiklah ,kita keresto sana yuk." tunjuk Vaiz ke arah resto tersebut . Vaiz dan Shasa berjalan kearah resto .


"kau ingin makan dan minum apa sayang ." menunjukkan buku menu pada istrinya .


"Es jeruk dan Nasi goreng ." ucap Shasa .


Dahi Vaiz berkerut kala mendengar pesanan Shasa , bahkan masalah makanan saja ia pesan yang murah . Vaiz memesan Es jeruk dan spaghetti carbonara .


"kenapa pesennya cuma itu?" tanya Vaiz saat pelayan sudah pergi .


"aku ingin tuan ."


"baiklah baiklah ."

__ADS_1


Setelah berbincang lama ,pelayan tersebut datang dengan pesanan sepasang suami istri tersebut dan mulai menyantapnya .


__ADS_2