Mengejar Cinta Wanita Biasa

Mengejar Cinta Wanita Biasa
Bab 52


__ADS_3

Mobil Vaiz terparkir rapi di area parkir rumah sakit dengan barisan barisan mobil lainnya . Saat Shasa hendak keluar mobil tanganya di cekal oleh suaminya . Shasa menoleh pada Vaiz .


"kenapa kau berpakaian seperti preman . Dengan celana yang banyak sobekannya , kaus hitam jaket hitam . Sayang kau itu bukan preman ?" ucap Vaiz mendesah kesal .


"sayang , apa kau alih profesi sebagai pengamat busana?" ucap Shasa kembali bertanya .


"Sa?" panggilnya dengan nada halus tapi penuh arti .


"tidak aku hanya ingin memakainya , jika kau menahanku aku lebih baik tidak jadi meminta maaf padanya." gerutu Shasa .


"baiklah ,ayo ."


Vaiz dan Shasa menuju berjalan menyusuri koridor rumah sakit . Saat di depan pintu ruangan Julie , Shasa menghentikan suaminya .


"ada apa." tanpa menjawab Shasa merangkul lengan milik suaminya posesif . Vaiz hanya menggeleng lalu membuka pintu . Terlihat Julie sedang duduk sarapan .


"Vaiz ." sapa Julie dengan sorot mata tidak suka melihat Shasa merangkul pujaannya .


"mau apa kau kesini?" tanya Julie sinis .


"Julie istriku ingin meminta maaf padamu ." ucap Vaiz .


"dia datang kesini membuat mood makanku hancur ." Julia melipat kedua tangannya di dada .


"makanlah ,biar lekas sembuh ." ucap Vaiz .

__ADS_1


"aku mau makan tapi suapi aku ." Julie ingin memanas manasi Shasa .


"boleh Shasa suapi tante?"ucap Shasa dengan gaya bicara yang dibuat buat .


" tidak , aku mau Vaiz ." Vaiz pun menurut dengan menyuapi Julie , ia melepaskan tangan milik istrinya .


dasar mau aja di kibulin sama itu tante kesepian . batin Shasa .


Julie yang merasa menang tersenyum sinis pada Shasa . Ia pun menerima suapan demi suapan dari tangan Vaiz . Hainggs mangkuk yang terisi bubur tersebut habis dilahapnya.


Vaiz mengkode Shasa untuk meminta maaf dengan benar .


"tante ." panggil Shasa sambil duduk di ranjang milik Julie .


Vaiz dan Julie melotot mendengar penjelasan Shasa .


"Julie apa benar kau bilang pada istriku jika kau akan menukar hartamu dengan aku suami Shasa ."


"hmmm Va .. Vaiz aku bisa jelasin . Istrimu itu salah....."


"ahhh , tante tidak apa jika tante menyesal . Aku paham bahwa tante juga mencintai suamiku . Tapi tante kan tahu suamiku mencintaiku dan hanya setia padaku .iya kan sayang?" memutus ucapan Julie lalu menatap suaminya . Vaiz hanya mengangguk .


"maka dari itu aku emosi tante . Jadi tante mau kan maafin Shasa yang menyesal ini ." lanjut Shasa dengan nada menyesal yang dibuat buat .


"maafin istriku Julie, ia hanya terbawa emosi . Aku pun juga tidak terima dengan tindakanmu yang bicara seperti itu pada istriku .Jadi mungkin ini impas ."

__ADS_1


"Vaiz, kau tau kan aku benar mencintaimu . Bahkan aku sudah lama menunggu kau membalas cintaku." Julie terlihat menangis .


"aku menganggapmu hanya teman saja Julie tidak lebih . Aku mencintai istriku .Jadi kau harus tau itu ."


"baiklah jika itu maumu . Tapi sekali saja peluk aku sedikit lama ." julie merentangkan tangan akan memeluk Vaiz namun pelukannya diblas oleh Shasa . Shasa memeluk erat Julie dan berbisik .


"tante , aku tidak benar minta maaf . Kau itu nakal tante . Suami orang jangan kau rebut . Kau itu pelakor yang tidak handal jadi jangan berani berani merusak rumah tanggaku .Jika tetap maju maka wajah mu ini akan menjadi zombie karna ulahku . Camkan itu tante ." Shasa melepas pelukan Julie setalh berbicara banyak .


"sayang tante Julie sudah memaafkanku . Sekarang apa kau bisa memaafkanku juga? aku lelah jika terus membujukmu seperti ini . Lalu kalau kau marah terus kapan kita bikin bayinya sayang ." ucap Shasa manja sesekali melirik Julie . Julie memalingkan wajahnya mendengar kata kata Shasa .


"maksudmu?" ucap Vaiz sambil berdiri .


"kau lupa tadi malam kau tidur tidak memelukku? tidak menyentuhku bahkan kau lupa setiap malam kau selalu mengajakku untuk membuat bayi didalam sini ." menunjuk perut ratanya . Vaiz paham jika istrinya hanya memanas mansi Julie langsung mengajak Shasa pergi dari ruangan .


"Julie,aku pamit dulu . Lekas sembuh dan terima kasih sudah memaafkan istriku yang nakal ini ." ucap Vaiz sambil mengelus pucuk kepala istrinya . Julie hanya mengangguk lemah . Ia tak berdaya .


Shasa memeluk tubuh Julie tanda perpisahan .


"aku akan merebut Vaiz bagaimana pun caranya ." uca Julie dengan berbisik .


"silahkan tante . Mungkin disinetron pelakor yang menang tapi di kamus Shasa , pelakor hanya remahan roti apalagi pelakor sepertimu tidak sebanding denganku ." ucap Shasa berbisik lalu melepas pelukannya .


Cup


Shasa mencium dan mel****t bibir milik Vaiz secara tiba tiba membuat Julie semakin geram . Vaiz yang sudah paham langsung mengajak istrinya keluar ruangan sebelum perang Baratayudha dimulai kembali .

__ADS_1


__ADS_2