Mengejar Cinta Wanita Biasa

Mengejar Cinta Wanita Biasa
Bab 191


__ADS_3

2 tahun ...


Keluarga Vaiz kini hidup dalam kedamaian, tak ada pengganggu di tengah tengah rumah tangganya. Dan saat ini tepat Aniversarry pernikahan Vaiz dan Shasa. Para tamu yang menghadiri adalah kolega Vaiz , sahabat Shasa dan orang tua juga adik Shasa. Mereka berkumpul ikut serta memeriahkan acara ulang tahun pernikahan.


ting ting ting.


Bunyi gelas yang di pukul pelan dengan sendok membuat semua para tamu beralih kepada suara tersebut.


"perhatian semuanya, untuk para tamu undangan saya selaku kerabat dari keluarga Taban mengucapkan terima kasih untuk kedatangan anda semua. Dan Tuan Vaiz ingin menyampaikan sesuatu silahkan tuan." ujar Dino.


Vaiz berjalan menuju kearah Dino.


"selamat malam semuanya, pertama saya ucapkan terima kasih atas kehadiran para tamu undangan yang bersedia meluangkan waktu untuk acara kami, dan disini di hari ulang tahun pernikahan saya tepat yang ke 4 tahun, yang saya lalui dengan tidak mudah banyak suka dan banyak duka hingga saya masih bertahan dan masih berdiri disini dengan dukungan istri saya, istriku kemarilah." ucap Vaiz , tak berapa lama Shasa turun bersama putri cantiknya , dengan memakai gaun yang terlihat begitu elegan membuat para tamu undangan dan Vaiz begitu terpesona. Shasa berjalan kearah suaminya dengan menggendong peri cantiknya.


"wife , kau begitu cantik." bisik Vaiz . Shasa hanya tersenyum malu.


"dan seperti yang kalian lihat , mungkin ada beberapa orang yang sudah mengetahui jika wanita yang begitu cantik dan lembut ini lah yang sudah mengusai hatiku. Istriku Keisha aku sangat berterima kasih kau sudah mau mendampingiku selama ini, dan memberikan putri cantik yang telah memadamkan lelahku setelah seharian bekerja, I love you wife , I am very very love you." ucap Vaiz dengan tatapan yang tulus .


Shasa tersenyum dengan air mata yang perlahan membasahi pipinya. Vaiz langsung memeluk istri dan putrinya hingga tepukan tangan dari para tamu begitu riuh.


Setelah berbicara panjang lebar, Vaiz pun mempersilahkan tamu undangannya menikamati acara dan hidangan yang sudah tersedia.


"Shasa ." teriak Ira dan Sita.


"hai." Shasa melambaikan tangan. Ira dan Sita pun menghampiri sahabatnya .

__ADS_1


" wahh Sha, lo cantik banget hari ini. Gak nyangka lo bisa cantik juga." ucap Sita yang langsung mendapat pukulan dari temannya.


"enak aja, gini gini juga gue cantik cuma gue gak mau sombong jadi kecantikan gue gak gue umbar." ucap Shasa asal.


"pede banget, aduh aduh keponakan aunty cantik banget ya kamu. Nanti kalau besar aunty jodohin sama anak aunty ya." ucap Ira yang gemas melihat putri Shasa.


"aunty aunty, tante aja. Lagian anak gue baru umur 2,5 tahun lo main ngomong jodohin aja." omel Shasa.


"tau tuh, mana ke pesta anaknya gak dibawa. Takut ya jatah makan lo disini ke bagi sama anak lo." ucap Sita asal.


"enak aja, tuh nohh anak gue sama bapaknya tuh. Emangnya gue emak yang setega itu sama anak gue" gerutu Ira.


"kali aja."


"eh, udah,berapa bulan Sit?" tanya Shasa mengalihkan pembicaraan.


"5 bulan, doain ya lancar sampai melahirkan gaes."


"pasti." ucap Shasa dan Ira.


Asik mengobrol, orang tua Shasa menghampiri Shasa.


"nak." panggil Bu Nur .


"ibu." ucap ketiga wanita tersebut.

__ADS_1


"ssssstttt jangan teriak."


"hehe maaf bu, ada apa bu?"


"ibu ucapain selamat ulang tahun pernikahan yang ke-4 ya nak, semoga sakinah mawadah warrohmah, langgeng sampai tua." ucap Bu Nur diangguki Shasa dan di amin kan kedua sahabatnya juga bapak Shasa.


"sayang." panggil Vaiz mendekati istrinya . Arka dan Ryan juga ikut mendekati istrinya. Mereka berkumpul di tengah tengah pesta tersebut.


"ibu,bapak, Vaiz ucapkan terima kasih sudah menjaga istri Vaiz dengan baik. Karena ibu dan bapak , Vaiz menjadi mendapat istri yang sangat Vaiz sayangi dan cintai ."


"kami yang seharusnya berterima kasih nak, kau sudah menjaga putri bapak dengan sangat baik, hingga sebisa mungkin kau tak membuatnya menangis. Bapak harap kau tidak akan berubah sifatmu dan akan menjadi suami dan ayah yang baik."


"amin." ucap mereka seretak.


"amin." ucap Baby Ayu yang mengikuti ucapan orang dewasa yang berada disekitarnya membuat gelak tawa orang tua,kakek nenek, aunty dan uncle nya.


*Shasa POV


Awal pernikahan yang tak pernah ku harapkan menjadi akhir dari kebahagiaan. Aku begitu beruntung memeliki orang tua seperti bapak dan ibu yang selalu menyayangiku dan mendapampingiku, sahabatku yang selalu ada saat susah dan senangku, begitu juga kau suamiku , kau yang selalu sebar menghadapiku, memberiku kasih sayang,cinta,kesetiaan dan warna dalam hidupku. Aku minta kau temani aku hingga aku mati , Aku sangat mencintaimu. Dan putriku semoga kelak kau bisa menjadi kebanggaan orang tuamu, menajdi gadis yang shalihah, dan doa dari ibu yang terbaik untukmu. Dan semoga para istri dan para ibu di luaran sana kalian ada seorang wanita hebat, pahlawan keluarga, semoga kalian selalu di cintai oleh keluarga kalian , semoga kalian mendapatkan cinta dan kesetiaan dari pasangan hidup kalian . Semoga kebahagiaan menyertai kalian para ibu dan para istri.


Vaiz POV


Bukankah tidak salah pilihanku, memiliki wanita seperti istriku , benar dia bukan dari kalangan orang berada, dia tidak memiliki harta itu benar, tapi dia memiliki begitu banyak cinta untukku, juga putriku. Aku berharap semoga di kelahiran berikutnya istriku akan tetap menjadi milikku, karena aku sudah terlalu menciantainya. Terima kasih Tuhan, kau telah menghadirkan dia untu hidupku yang kosong dan memberikan peri kecil yang sangat cantik untukku. Aku bersyukur atas apa yang telah kau persembahkan untukku*.


......**************** Tamat ***************......

__ADS_1


__ADS_2