Mengejar Cinta Wanita Biasa

Mengejar Cinta Wanita Biasa
Bab 45


__ADS_3

tok


tok


tok


"masuk ." ucap Vaiz kepada si pengetuk pintu membuat Shasa langsung berjingkat berdiri berpindah di sofa yang berada di ruangan Vaiz .


"permisi pak ada ........"ucapnya terpotong saat ada wanita yang masuk .


"halo Vaiz ." sapa wanita yang menyelonong masuk tanpa ijin.


"julie ." ucap Vaiz .


"Vaiz , aku merindukanmu ." wanita tersebut berjalan kekursi di depan meja Vaiz.


"kenapa kau kemari?" Vaiz terlihat marah menatap sekretaris kantornya .


"kau pergilah ." ucap Vaiz pada sekretaris kantornya . Dirasa sudah pergi . Vaiz pun menatap sang istri yang sedang melototinya .


"kanapa nomerku kau blokir," ucap wanita tersebut .

__ADS_1


"Julie , seharusnya kau punya sopan santun aku belum mengijinkanmu masuk . Jadi kau jangan masuk tanpa seijinku ."


"hey santai dong , aku disini ingin menemui orang yang kucintai ." ucap Julie cemberut . Sedangkan Vaiz menghela nafas dan melirik kearah istrinya yanf sedang melipat kedua tangannya , wajahnya terlihat kesal .


Saat ekor mata Julie melirik keseluruh ruangan Vaiz , mata tersebut terhenti kala melihat wanita yang sedang duduk di sofa .


"siapa dia Vaiz? pelayanmu kah?" ucap Julie mengejek sambil berjalan kearah Shasa .


"dia istriku ," ucap Vaiz menghampiri Shasa dan duduk di sampingnya .


"mana mungkin istrimu . Atau mungkin bayaranmu untuk menemanimu sehari . ck ck ck gadis sekarang selalu mencari cara untuk mendapatkan uang banyk."


"julie ." teriak Vaiz . Jangan di tanya bagaiman keadaan Shasa , Ia yang pemarah mendengar ucapan Julie meradang dan kepalanya sudah meluap akan meledak sewaktu waktu .


"lalu apa yang kau mau sebagai balsannya ."


"aku mau cintamu , aku mau kamu menikah denganku . Karna kau tahu kan sedari dulu aku menginginkanmu ." Mata Shasa membulat mendengar ucapan Julie yang tidak tahu malu . Ia pun dengan cepat langsung m***mat habis bibir milik suaminya di depan Julie . Melihat mereka berdua Julie langsunh melotot begitu juga dengan Vaiz yang terkejut dengan sikap istrinya .


"tante , bisa tante pergi aku dan suamiku butuh waktu berdua . Jika tante disini tubuh tante akan bergetar hebat melihat aksi suami istri ini ." ucap Shasa tanpa malu .


"heh aku bukan tantemu . Terserah aku dong ini bukan kantormu ." Julie berkacak pinggang menatap Shasa .

__ADS_1


"ya sudah , selamat menyaksikan adegan panas tante kesepian ." ucap Shasa lalu kembali m***mat bibir milik suaminya . Vaiz yang mendapat serangan kedua kali ikut menikmati . Julie pun menghentakkan kakinya dan mulai melangkah keluar kantor . Ia kesal dengan sikap Vaiz dan istrinya . Vaiz malah tak menganggapnya .


"sayang ,apa yang kau lakukan ? kau tidak malu?" tanya Vaiz setelah melepas pagutan tersebut .


"aku tidak suka ia berbica ngawur tentang ku . Aku benci sebenarnya aku juga malu . Tapi salah sendiri dia membuatku marah . yahhhh, terpaksa aku harus mempertontonkan kegiatan kita . Hahahahha ."


"siapa yang mengajarimu sayang ?" tanya Vaiz tak percaya .


"tidak ada , aku rasa seorang pelakor harus diberi pelajaran . Bukan menyakiti fisiknya tapi hati dan perasaannya . Suatu saat dia akan lelah dengan sendirinya ." ucap Shasa .


"tapi dia bukan simpananku sayang ." ucap Vaiz mendengus kesal .


"mau otw sayang, tapi kamu gak ngrespon ."


"kamu percaya cintaku kan ?" ucap Vaiz .


"iya aku percaya . Ya kalau kamu mau selingkuh gak papa . Asal saat ketemu selingkuhan mu harus kamu tinggal dirumah burung kesayanganmu itu ." melirik kearah bawah milik Vaiz .


"hey ,bagaimana bisa ."


"makanya fikirkan jika mau selingkuh dariku ." ucap Shasa dengan gelak tawanya .

__ADS_1


"baiklah baiklah kau memang pemenangnya ." ucap Vaiz pasrah .


Shasa tak henti hentinya tertawa sedangkan Vaiz hanya menggelengkan kepalanya . Tak menyangka jika istrinya akan se vulgar itu .


__ADS_2