Mengejar Cinta Wanita Biasa

Mengejar Cinta Wanita Biasa
Bab 168


__ADS_3

"apa lo nggak kasihan Sa? ngediemin suami lo selama itu?" tanya Ira saat melakukan panggilan video call


"ho'oh, kan suami lo ada benernya. Ia mengalihkan atas nama lo agar para kutu kutu beras yang ngejar suami lo itu mundur terartur Sa." timpal Sita.


"iya gue tahu, tapi ini buat pelajaran pada suami gue harusnya apa apa juga cerita ke gue. Sedari dulu hingga sekarang gue percaya sama dia.Tanpa ngalihin hartanya ke gue pun gue bakal percaya, gue tau sifat suami gue . Jadi gue mikir kenapa sampai segitunya.Setiap hubungan jika kita saling percaya dan tidak saling tergoda dengan rayuan orang lain percaya deh, hubungan rumah tangga akan baik baik saja."


"gue tahu Sa,tapi mungkin suami lo udah capek kali di paksa terus sama tu orang,apalagi ibunya juga ikut ikutan." ucap Sita.


"iya gue tahu,gue juga capek."


"tuhkan, mending lo baikan. Gak baik lama lama ngediemin suami lo Sa."


"gue tahu nanti juga bakal baikan kok."


"kenapa harus nanti, telpon dong ." paksa Ira,


"kalau ada masalah ngomong sama suami lebih afdol langsung.Emang kalian marahan minta maafnya lewat ponsel."


Mereka berdua pun hanya tersenyum menampilkan gigi putihnya. Selesai berbincang,mereka pun menyelesaikan pembicaraan.


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Sore hari setelah memandikan putrinya,ia duduk di sofa sambil mamngku putrinya. Saat pintu kamar terbuka ia melirik kearah pintu ,suaminya lah yang datang.Perlahan Vaiz mendekati istrinya dan duduk di samping istrinya.


"sayang,aku benar benar minta maaf . Aku tidak bermaksud untuk membuatmu untuk di rendahkan. Aku berfikir jika hartaku kualihkan atas namamu Jessica akan berhenti berulah."


"lalu apa yang terjadi?" ucap Shasa membuka suara.

__ADS_1


"iya maaf , aku memang salah."


"Jangan ulangi lagi.Setidaknya bicara dulu kalau menyangkut aku.Aku istrimu bukan?" Vaiz mengangguk dan tertunduk lemas.


"jadi jangan apa apa di tutupi, saat Jsssie dan berbicars seperti itu aku bisa saja marah dan pergi dari rumah. Tapi aku berfikir malah akan membuat dia tertawa bahagia dan aku yang terlihat kalah nantinya."


"maafkan aku sayang."


"aku maafkan, aku juga minta maaf telah mendiamkanmu selama 3 hari, tidak memberimu kesempatan menjelaskan disaat itu. Aku hanya ingin kau mengerti aku juga punya batas kesabaran ." jelas Shasa.


" maafkan aku." lirih Vaiz .


"sini peluk kami." ucap Shasa,Vaiz langsung memeluk kedua wanita tercintanya, istri dan anaknya.


"jangan ulangi kesalahan yang kedua kalinya." lirih Shasa di angguki Vaiz .


"hey,kau happy nak jika ayah dan ibumu baikan ha?" tanya Vaiz setelah melepaskan pelukannya. Baby Ayu kembali tertawa .


"lihat sayang,putri kita saja senang melihat kita romantis seperti ini.Apalagi yang lain pasti bakal iri."


"ihhh kamunya yang,pede nya kok kebablasan." Shasa menggeleng kepala.


"hahahaha." tawa Vaiz .


"sudah sudah cepat mandi, tubuhmu sudah bau asem." ledek Shasa.


"oke oke, sayang ." penggil Vaiz .

__ADS_1


"iyha?"


"aku akan menjaga rumah tangga kita dari apapun,percayalah padaku."


"iya aku percaya." ucap Shasa .


"sayang." panggil Vaiz.


"iyha?"


"i love you." ucapnya .


"i love you to."


"sayang." panggil Vaiz yang menggoda istrinya.


"iya sayanykuh,cintakuh,ayahnya Ayu??." jawab Shasa dengan nada jengkel


"aku cinta kalian,sayang kalian."


"kita juga ayahhh." ucap Shasa memanjangkan ucapanya.


"sayang."


"ayah,ku hitung sampai 3 kalau tidak cepat pergi mandi akan kuberi hadiah ciuman panas di bokongmu dari kelima jariku." raut wajah Shasa terlihat jengkel. Vaiz tetap duduk dengan santau ,sampai Shasa mulai menghitung dari satu. Dengan cepat kilat ia mencium istrinya dan berlari menuju kamar mandi.


"dasar,sudah punya putri tapi masih saja usil dengan istri sendiri." gumam Shasa menggelengkan kepala menatap pintu kamar mandi.

__ADS_1


__ADS_2