
.
.
.
Hangat mentari pagi ini mengantar dua pengantin baru itu pulang dari mimpinya, David tak menyentuh Jessika semalam.
Meski setengah mati ia harus menahan gejolak saat berdekatan dengan Jessika.
Tubuh sintal dengan body bak gitar spanyol itu, jelas membuat gelora kejantanannya tertantang.
Ia tak mau membuat istrinya itu kelelahan, mengingat hari ini masih ada resepsi yang harus mereka lalui.
Acara yang akan berlangsung di ballroom hotel terbesar di Kabupaten itupun, sudah terlihat penuh dengan tamu undangan.
Para kolega juga rekan bisnis, kenalan , sanak saudara tumpah ruah di acara tersebut.
Leo bersama Bella yang nampak kompak dengan busana couple.
Arin bahkan mengajak Rendra hadir di acara itu, kebetulan Rendra sudah di pindah tugaskan ke kabupaten B.
Semetara Eka yang sudah berdandan cantik itupun terlihat saling bercengkrama bersama Vera yang juga sudah datang ke acara resepsi David dan Jessika.
Mboh Yah, lek Soleh, mama Sofi, pak Edy semua keluarga dekat juga sudah hadir disana.
Pak Edy dan mama Sofi terlihat saling menerima tamu dan para kolega yang datang, sementara' mbok Yah dan lek Soleh turut menyambut kedatangan keluarga mereka.
Adrian dan Tomy yang nampak menawan, mengenakan setelah jas yang pas di tubuh mereka.
Jack, Victor yang juga makin tampan meski harus bertugas menjaga keamanan disana.
Ballroom dengan ukuran luas, dengan hiasan karya Wedding organizer terbaik di kabupaten itu, susunan kue bertingkat, dengan pelaminan super mewah, juga sajian hidangan kelas kakap sudah berjejer rapi.
(credit foto from Facebook)
Terlihat juga para penyanyi dari ibu kota yang sengaja di sewa, akan turut memeriahkan gelaran acara itu.
Pembawa acara sudah terlihat bersiap disana, memberikan komando serta mengatur jalannya acara.
.
.
"Kamu cantik banget sayang" ucap David kepada Jessika yang baru selesai berhias itu.
"Kamu juga tampan" ucap Jessika malu malu, yang berbicara apa adanya bahwa suaminya itu memang tampan.
"Siap?" ucap David menaikkan lengannya.
Jessika mengangguk, seraya menautkan lengan kanannya ke lengan kiri David.
Acara nampaknya sudah akan dimulai, saat pembawa acara menyebutkan nama mereka berdua, pintu luar ballroom itu terbuka.
Mereka berjalan di karpet merah itu dengan dengan senyum merekah yang tak pernah pudar.
Semua mata memandang kearah pengantin itu, Jessika mengenakan gaun putih yang indah karya rancangan ternama.
David juga mengenakan setelan jas dengan tuxedo senada dengan isterinya itu.
Riuh tepuk tangan mengiringi langkah mereka menuju pelaminan.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat, oleh seluruh tamu kepada kedua mempelai.
Setelah mereka sampai di pelaminan tentunya.
"Selamat ya sayangkuhhh, bahagia selalu" ucap Arin yang hadir bersama Rendra, memberikan ucapan kemudian Arin bercipika cipiki dengan Jessika"
"Selamat ya Jes, akhirnya kamu jadi juraganku sekarang" ucap Eka yang ceplas ceplos. Membuat Tomy di sampingnya memutar bola matanya malas, di acara resmi seperti saat ini pun wanita itu masih saja bar bar.
"Selamat Bos" ucap Tomy yang menjabat tangan David.
"Terimakasih, kapan giliranmu" David menunjuk ke arah Eka menggunakan dagunya, yang masih asik memberikan selamat kepada Jessika.
Membuat Tomy menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
"Selamat sayang, finnaly. Kamu bersama orang yang tepat" giliran Vera kali ini memberikan selamat kepada temannya itu.
"Terimakasih banyak sudah datang kemari" Jessika teramat bahagia, di kelilingi oleh orang orang baik.
"Selamat sekali lagi, jangan lupa buka kadonya" ucap Adrian membisikkan sesuatu kepada David, dan memasukan sebuh kotak kecil ke saku David.
"Biar gak bisa jalan istri loe" ucapnya kembali berbisik, sembari berjalan maju memberikan giliran kepada yang lainnya.
"Sialan" umpat David pelan.
Kini tiba giliran Leo dan Bella, ada rasa canggung saat Leo menjabat tangan wanita yang pernah memporak-porandakan hatinya itu.
__ADS_1
Kini telah menjadi kakak iparnya, namun kini segalanya lebih mudah karena benih benih cintanya kepada Bella mulai tumbuh.
"Selamat, sekarang kau menjadi kakak ipar ku" ucap Bella memeluk Jessika penuh kebahagiaan.
"Selamat bang" ucap Leo memeluk tubuh kakak kandungnya, ia sangat merasa lega.
Akhirnya kakaknya itu menemukan cintanya.
"Jessika selamat atas pernikahan ini, semoga kalian selalu bahagia" pak Sis dan Bu Santi turut hadir. Bahkan Jessika memeluk erat tubuh Bu Santi, yang masih menyisakan sejumput rasa penyesalan akibat ulah anaknya.
David juga sudah bersikap biasa, cenderung baik kepada pak Sis dan istrinya. Hasil dari hasutan Jessika, untuk selalu memaafkan orang yang bersalah kepada kita, agar hati kita tidak memikul beban berat.
Setelah semua tamu dan anggota keluarga memberikan ucapan selamat, kini para tamu di persilahkan menikmati sajian lezat yang beraneka ragam.
Minuman juga kue, serta hidangan Nusantara lengkap tersaji di meja catering.
Sambil dihibur oleh penyanyi yang sudah di booking oleh Tomy sebelumnya, mereka menikmati hidangan lezat itu.
"Bawain sini donk, aku juga mau" ucap Eka yang sibuk memilih makanan bersama Tomy dan sahabat wanitanya itu.
Adrian terlihat makin memberikan perhatian kepada Vera, mulai dari mengambilkan makanan, membawakan minuman bahkan menarik kursi untuk Vera duduki.
Rendra dan Arin juga tak kalah romantisnya, bahkan mereka tak mau berjauhan.
Hanya Tomy dan Eka yang menjadi pasangan berisik dan terlihat tidak kompak.
Yang satu bar bar, yang satu sedingin es.
Entahlah.
"Saya ucapkan selamat kepada tuan David dan nyonya Jessika yang saat ini tengah berbagai"
"Semoga pernikahan ini senantiasa di berikan kebahagiaan"
Ucap seorang penyanyi wanita yang saat ini tengah naik daun.
"Sebuah persembahan spesial untuk kedua mempelai"
"Terdalam yang pernah kurasa"
"Whuuuuuu" tepuk tangan seluruh tamu yang menikmati lagu yang di bawakan singer tersebut.
"Hasratku hanyalah untukmu
Terukir manis dalam renunganku
Jiwamu jiwaku menyatu
Hangatnya sentuhan kasihmu
Bawa daku penuhiku
Berilah diriku
Kasih putih di hatiku (Ku datang padamu, kekasihku)"
( Kasih Putih Glen Fredly)
Silih berganti lagu lagu romantis itu di suguhkan, suara merdu lagu indah jelas membuat semua yang disana menjadi terbawa perasaan alias Baper.
"Sayang aku akan menemui kolegaku sebentar, dia harus segera pulang tanpa menunggu acara selesai" pamit David kepada Jessika yang tengah beristirahat, karena beratnya gaun yang ia kenakan.
"Aku gak ikut ga apa apa mas?" tanya Jessika merasa sungkan.
"Enggak, tadi dia kan udah salaman sama kita"
David kemudian menemui Abimanyu, seorang teman sewaktu kuliah juga seroang rekan bisnis dekatnya.
Dia ada di meja tamu ujung selatan.
"Halo bro" mereka berdua ber highfive.
"Hay" ucap Abimanyu.
"Kau pintar mencari istri, selain cantik sesuai juga bodynya dengan tipemu" Abimanyu mulai berkelakar.
"Bisa saja kau ini, iya dia sangat berbeda"
"Ngomong ngomong, kamu kapan cari ganti Gwen? ucap David yang tahu tentang kisah cinta rekannya itu.
"Entahlah, kalau ada satu yang seperti istrimu, aku mau"
"Sialan lu, gak ada. Dia one and only" David berucap sambil tertawa bersama Abimanyu.
Mereka terlibat obrolan ringan sampai serius.
Abimanyu segera pamit, karena mendadak ada urusan urgent.
Membuatnya harus undur diri sebelum acara selesai.
__ADS_1
Namun saat mereka berdua akan berdiri, mereka di kejutkan dengan spesial performance Jessika yang sudah berdiri dengan membawa mic, di samping pengiring lagu.
"Nada ini dipersembahkan untuk orang yang sangat spesial"
"Orang yang selalu menggangu pikiranku"
"Sekuat apapun aku menepis, acap kali bayangan wajahnya kian gencar hadir"
Jessika berkata kata diatas pelaminan itu, membaut semua orang terpana.
Apalagi David, bahkan Abimanyu sampai menunda kepulangannya.
"Nada cinta Jessika untuk David, my sweet heart" Ucap Jessika menatap lekat suaminya yang tengah berada di meja, dengan garis lurus tempat dimana Jessika berdiri.
"Heart beats fast"
"Whuuuuuu" riuh tepuk tangan tamu dan para hadirin.
"Wooo Jessika" Eka berteriak semangat, membuat Tomy yang berada di kursi sampingnya menutup telinganya.
Colors and promises
How to be brave?
How can I love when I'm afraid to fall?
But watching you stand alone
All of my doubt suddenly goes away somehow
David merasa hatinya begitu terharu, sungguh ia sangat mencintai istrinya itu demi apapun.
One step closer
I have died every day waiting for you
Darling, don't be afraid
I have loved you for a thousand years
I'll love you for a thousand more.
( Christina Perri A thousand year)
" I'll love you for a thousand more David Syailendra, forever" Ucap Jessika di akhir lagunya.
Dengan pandangan saling menatap meski dari kejauhan.
Membuat Abimanyu ikut bertepuk tangan dengan posisi berdiri.
"Luar biasa istrimu bro" puji Abimanyu kepada Jessika yang memiliki suara merdu.
"Whuuuuuuu" tepuk tangan makin meriah, bahkan mendapat standing applouse dari semua tamu.
"I love tou too, more and more my sweet heart" ucap David dari meja tempat dia berdiri.
Meski jauh, namun getaran itu jelas tersampaikan kepada Jessika.
Rupanya pembawa acara mendapat bocoran dari Eka, jika pengantin wanitanya jago bernyanyi.
Akhirnya tanpa membuang kesempatan, sang pemandu acara langsung memanggil nama Jessika.
Jessika yang tak siap sempat menolak, namun karena paksaan ketiga teman dekatnya itu, ia akhirnya menyanggupi permintaan MC.
.
.
.
.
.
.
.
Keterangan : Lirik lagu dilansir dari google ( www. Kapanlagi.com)
Foto hanya media untuk mempermudah visualisasi, jika kurang cocok kalian bisa berimajinasi dengan gambar yang sesuai kehaluan kalian ya Readers.
Setelah ini kita intip yang lagi malam pertama yuk😁😁😁.
Abimanyu Aryasatya adalah tokoh utama di novel keduaku "The love story'of Single Parents"
Sudah up beberapa part, yuk cuss berkunjung.
salam
__ADS_1
Mommy Eng 🤗