
.
.
.
Bastian sangat merasa malu kepada David dan Adrian atas kecerobohan pelayan itu, David hanya terdiam lidahnya kelu dan tidak bisa berkata apapun.
Benarkah itu Jessika, tapi bagaimana bisa di ada disini. Adrian pun juga terkejut, kenapa wanita yang menjadi pegawai papa dari bosnya itu bisa ada disini.
"Aku permisi ke toilet dulu" ucap David pamit pada Aldy, Bastian dan Adrian.
Jessika gemetar saat kembali ke ruangan karyawan, selain ia takut karena telah membuat kesalahan, ia juga tak menyangka mengapa ada David disana, mengapa dunia ini begitu sempit.
"Heh, kamu udah gila apa? kan aku udah bilang hati hati tadi" Karin memarahi Jessika, ia sangat senang karena pasti sebentar lagi Jessika akan mendapatkan punishment dari bosnya.
"Ada apa ini" belum Jessika menjawab Bu Maya sudah ada di belakang Karin.
"Jessika Bu, menumpahkan makanan yang harusnya di berikan pada meja tuan Aldy bersama tamunya di ruang VIP" ucap Karin penuh kemenangan.
"Maafkan saya Bu, saya bersalah tadi saya...." belum sempat Jessika menyelesaikan perkataannya, Bu Maya sudah memotong kata katanya.
"Jelaskan nanti, sekarang ikut saya ke ruangan bos, sepertinya kau dalam masalah" Bu Maya berucap datar.
Karin tersenyum penuh kemenangan, ia senang rencananya lebih dari ekspektasinya.
Di ruangan Bryan,
"Apa? jadi karin yang menyuruhmu untuk bertugas di VIP room?" Bryan mengeraskan rahangnya.
Jessika menjelaskan mengapa ia bisa mengalami insiden seperti tadi, ia juga belum mengerti tentang urutan dan alur pemberian menu seperti apa.
Ia hanya mengikuti perintah dari Karin selaku team leader, Jessika berkata apa adanya sambil sedikit takut.
"Panggil Karin kemari, mengapa dia memerintah anak baru untuk di VIP, apa dia tidak tahu jika anak training tidak boleh melayani tamu VIP terlebih dahulu" ucap Bryan yang marah pada Bu Maya.
"Jessika! kamu kembali ke bawah saya memaafkan mu kali ini, tolong bekerja lebih baik baik, dan sebaiknya kamu kalau belum yakin untuk mengantar taking order pelanggan, kamu bagian bersih bersih meja saja dulu" ucap Bryan.
"Baik bos,sekali lagi saya minta maaf. Saya permisi" ucap Jessika.
__ADS_1
Saat Jessika keluar, ia berpapasan dengan Karin. Karin menatap Jessika penuh kebencian, ia merasa marah karena kenapa kini dirinya yang harus di panggil bosnya.
"Apa kamu sudah tidak punya otak, kenapa kamu tidak menyuruh yang lain saja! kenapa harus anak baru?" tanya Bryan yang marah kepada Karin.
"Maaf bos, tadi yang lain lagi full order jadi aku ngajak Jessika, dia yang mau tadi" ucap Karin berbohong untuk menyelamatkan dirinya.
"Kamu saya skors 3 hari, kamu ini team leader harusnya lebih tau dari pada yang lainnya Karin" ucap Bryan masih dengan nada marah.
"Baik bos" ucap Karin pasrah.
"Keluar kamu" ucap Bryan.
Karin makin benci kepada Jessika, niatnya ingin membuat dia malu, justru dia sendiri yang harus menerima punishment dari bosnya.
David yang baru keluar dari toilet di lantai dua itu, melihat Jessika baru saja keluar dari sebuah ruangan, di lantai yang sama dengan David berada saat ini.
Ia menarik tangan Jessika dan membawanya ke sebuah ruangan kosong yang ada disana.
"Apa yang anda lakukan lepas" ucap Jessika sambil memegang pergelangan tangan yang sakit ,karena tarikan paksa yang dilakukan oleh David.
"Apa yang kau lakukan disini, apa kau sengaja mengikutiku" ucap David sambil melipat tangannya di dadanya.
David yang sebenarnya senang karena melihat Jessika ada di kota ini, sengaja membuat Jessika kesal.
"Apa kau tahu karena kesalahanmu tadi, aku bisa membuatmu dipecat dari tempat ini" ucap David sambil menyeringai.
"Anda siapa tuan? bos ku bahkan jauh lebih baik dari anda, dia tidak akan berbuat jahat seperti yang pernah anda lakukan pada saya" Jessika berucap dengan marah.
"Apa kau yakin?" tanya David sambil mendekat ke arah Jessika.
"Terserah anda, mau saya di pecat pun saya tidak peduli " ucap Jessika segera berlalu tapi segera di tarik oleh David.
David tiba tiba mencium bibir Jessika , setelah ia menarik Jessika dan membuat tubuh sintal itu berbalik ke hadapannya, David menekan tengkuk milik Jessika dan ia mencium dan melu**t bibir manis itu serta mengigit nya.
Ia sendiri tidak mengerti , mengapa bibir Jessika saat nyerocos seperti itu membuat David gemas dan reflek menarik Jessika.
Dan David bukanlah orang yang suka dengan bantahan, tidak suka jika dia di lawan.
Jessika membulatkan matanya saat David mencuri first kiss miliknya, kemudian dengan segera mendorong tubuh David, sehingga membuat ciuman mendadak itu terlepas.
__ADS_1
"Apa yang kau lakukan tuan, anda kurang ajar sekali" ucap Jessika sambil marah dan mengusap bibirnya dengan tangan.
"Itu hukuman buatmu, kau harus tau siapa David sebenarnya, jadi biasakan dirimu" David pergi dengan menyenggol pundak Jessika yang masih mematung disana.
"Apa maksudnya orang itu, iiiiiihhhhhhh dia seenaknya saja berbuat seperti ini kepadaku" Jessika menghentakkan kakinya ke lantai, dia begitu kesal dengan perbuatan David barusan.
Jessika sungguh tidak habis pikir, bisa bisanya David melakukan hal itu, mereka juga bukan pasangan kekasih, "Apa dia pikir aku wanita murahan" gerutu Jessika sambil berjalan.
Sungguh dia makin benci pada David yang seenaknya itu, betapa kurang ajarnya David mencium dirinya tanpa seijin darinya.
Vera yang mendengar ada insiden yang melibatkan teman baiknya itu, segera mencari keberadaan Jessika.
"Jess kamu dari mana, apa yang terjadi" tanya Vera yang melihat Jessika baru saja turun dari lantai dua dengan wajah kesal.
"Aku aku habis dari ruangannya bos" ucap Jessika yang lemas seperti kehilangan tenaga.
"Bibirmu kenapa bengkak gitu Jes" tanya Vera yang melihat bibir Jessika seperti habis di sengat binatang.
"Oh ini, tadi ada semut yang gigit bibirku Ver. Semut gak tau diri emang" ucap Jessika asal.
"Semut? dimana ada semut? " Vera bertanya dengan polosnya.
"Ah udahlah, aku hari ini buat kesalahan Ver" akhirnya Jessika menceritakan kronologi saat ia menumpahkan piring di VIP room tadi, ia juga tidak sengaja.
"Astaga emang gila di Karin itu, dia harusnya tahu lu kan masih training jadi belum boleh ke VIP dulu" jawab Vera.
"Aku juga gak tahu, aku nurut aja soalnya kata si nindi dia kan team leader kita, aku hanya menurut saja Ver" ucap Jessika menjelaskan.
"CK , bener bener tu anak" terus lu gimana ini?
" Ya aku sama si bos di maafkan, tapi aku suruh belajar mulai dari awal dulu Ver, sekarang si karin lagi di panggil Sam di bos"
"Ya udah lah begitu aja, aku dulu awal awal juga gitu bersihin meja terus, kayaknya dia bakal kena punishment deh"
"Kayaknya dia bakal marah sama aku deh Ver"
"Alah biarin aja, dia yang salah udah tau kamu anak training ngapain disuruh"
Mohon maaf jika masih banyak typo ,
__ADS_1
please like and comment 🙏