Nikah Dadakan

Nikah Dadakan
Lama tidak bertemu!


__ADS_3

Acara yang ditunggu-tunggu oleh keluarga besar Grahatama akhirnya terlaksana. Semua persiapan di lakukan dari jauh-jauh hari.


Di usia ke delapan bulan kehamilannya ini, tidak banyak yang Karina pinta. Cukup sehatkan dan lancarkan sampai saat lahirannya tiba. Namun, pada akhirnya Karina menyetujui permintaan Kakek dari mantan suaminya itu untuk mengadakan sebuah pesta perayaan kehamilan.


Kebetulan jenis kelamin dari anaknya belum di ketahui, Karina dan Fin memutuskan untuk mengadakan gender reverral party dengan hanya mengundang kerabat terdekatnya saja.


Tujuan Kakek Bram meminta mengadakan pesta ini tidak lain sebagai bentuk penebusan dosanya di masa lalu. Saat mengandung Devin, Karina mengalami banyak penderitaan. Kakek berharap, dengan di adakannya pesta ini dapat menggantikan memori masa lalu Karina yang menyakitkan dengan kenangan penuh kebahagiaan dari orang-orang terdekat dalam menyambut anggota keluarga baru yang sangat di nantikan kehadirannya itu.


Acara itu sendiri di adakan di salah satu villa mewah milik keluarga Grahatama. Tidak banyak yang di undang. Hanya keluarga inti dan kerabat dekat dari Fin dan Karina saja.


Beberapa dari mereka bahkan sudah hadir di tempat acara. Mereka datang dengan mengenakan pakaian berwarna merah muda dan juga warna biru. Team yang memprediksi jenis kelamin anak yang di kandung Karina laki-laki, mereka mengenakan baju ataupun aksesoris berwarna biru.


Sedangkan yang memprediksi bahwa jenis kelaminnya perempuan, mereka menggunakan aksesoris atau pakaian berwarna merah muda, seperti tertulis dalam undangannya.


Semua tamu di buat takjub dengan dekorasi mewah yang di dominasi perpaduan warna merah muda, biru dan abu. Hampers yang di terima para tamu pun, tidak kalah eksklusif nya. Untuk tamu perempuan, Fin menyiapkan set perhiasan mewah dari brand Cartier. Sementara untuk tamu pria, mereka akan membawa pulang sebuah jam tangan Rolex yang di desain khusus sesuai permintaan Fin.


Semua hadiah mewah tersebut sengaja Fin siapkan untuk tamu yang datang malam ini. Karina bahkan tidak tahu menahu perihal hampers mewah tersebut.


Malam ini akan menjadi malam yang istimewa bagi Fin. Selain merayakan kehamilan sang mantan istri, malam ini juga Fin akan melamar kembali sang pujaan hatinya tersebut dengan cara yang baik dan benar. Tidak seperti setahun yang lalu, melamar dengan paksaan. Saat ini, bahkan dia menyiapkan sendiri acara lamarannya.


Maka dari itu, Fin tidak keberatan mengeluarkan uang sedikit lebih banyak untuk hampers para tamu. Selain yang datang keluarga dan kerabat dekat, para tamu juga akan menyaksikan langsung dua momen berharga dalam satu waktu.


Di antara para tamu yang datang, tampak Kakek Bram tengah berbincang dengan Agam, yang merupakan Ayah kandung Karina. Agam terlihat begitu canggung berada di tengah-tengah keluarga Grahatama.

__ADS_1


Karina sudah memaafkan segala kesalahan Ayahnya di masa lalu. Dia mengutus seseorang untuk mengirimkan undangan kepada Ayahnya. Sebenarnya Karina tidak berharap banyak. Namun kedatangan Agam malam ini akan menjadi awal yang baik untuk memperbaiki hubungan yang sudah lama renggang di antara keduanya itu.


Eliz sendiri tengah menanggung segala perbuatannya di balik jeruji besi, Fin tidak akan membiarkannya begitu saja. Sudah terlalu parah kejahatan yang di perbuat Eliz kepada anak dan perempuan yang di cintainya.


"Uncle, Mommy mana?" tanya Devin yang matanya terus menerawang seluruh ruangan untuk mencari keberadaan Mommy nya.


Devin memakai kemeja dengan rambut yang di tata rapi menggunakan pomade. Malam ini Devin terlihat begitu bersinar.


Renal berjongkok kemudian membawa tubuh Devin ke dalam pangkuannya.


"Mommy dan Daddy kamu akan datang nanti. Meraka masih sibuk pacaran..."


"Pacalan itu apa?" potong Devin, bertanya dengan wajah polosnya.


Renal sedikit berpikir kemudian memposisikan tangannya saling berhadapan membentuk sebuah bebek. Selanjutnya Renal menggerakkan tangannya tersebut untuk saling bersentuhan.


Renal tidak melanjutkan ocehannya, sebab yang keluar selanjutnya adalah sebuah pekikan kesakitan.


"Aaa..." pekik Renal sambil mengusap pinggangnya yang terkena cubitan.


"Ayo ikut, Aunty," Eca mengambil Devin dari gendongan Renal. Wajahnya terlihat judes dengan delikan matanya yang tajam.


"Jangan mengotori otak polosnya yang berharga!!" bisik Eca tepat di telinga Renal. Dia segera membawa Devin menjauh dari suaminya.

__ADS_1


"Ha... ha... ha..."


Renal berbalik menatap seseorang yang tengah mentertawakan nya itu.


"Papi!" Renal terkejut dengan kedatangan mertuanya.


"Dia galak seperti Ibunya." jelas Alexander.


"Papi kapan datang?" tanya Renal sambil memeluk tubuh kekar sang papa mertua.


"Tadi pagi. Apa Eca tidak bercerita?" tanya Alexander pada Renal.


Renal hanya tersenyum sambil menggedikkan bahunya sebagai jawaban. Walaupun mereka menikah sudah cukup lama, namun Eca masih belum terbuka tentang segala hal kepada Renal termasuk kedatangan papinya. Eca termasuk perempuan yang kurang peka dengan perasaan orang lain.


Alexander menepuk bahu Renal seolah mengerti dengan apa yang Renal rasakan saat ini.


"Selama ini, dia tidak pernah berhubungan dengan seseorang. Kepekaannya harus sering kamu asa. Papi harap, kamu bisa memakluminya," ucap Alexander penuh harap. Selanjutnya dia pergi meninggalkan Renal yang masih mencerna kata-kata dari Ayah mertuanya


Renal menatap punggung Alexander sambil tersenyum penuh syukur. Dia bersyukur mendapat seorang mertua yang baik hati. Dia akan berterima kasih seumur hidupnya karena sang papi mertua telah mempercayakan Eca kepadanya.


Selanjutnya, Renal bergegas pergi menuju pintu masuk untuk menyambut para tamu yang datang menggantikan Fin yang masih belum tampak batang hidungnya.


Dalam beberapa detik perhatian Renal teralihkan dengan kedatangan seseorang. Seorang perempuan yang sudah tidak asing bagi Renal. Dia datang dengan menjinjing sebuah hadiah mewah di tangannya.

__ADS_1


"Queen!" kaget Renal. Dia tidak menyangka akan bertemu kembali dengan sahabat masa kecilnya itu.


"Kak Renal. Lama tidak bertemu," sapa Queen yang malam ini datang menghadiri pesta yang Karina dan Fin selenggarakan.


__ADS_2