
"Bagaimana saksi? Sah?" tanya Pak Penghulu kepada semua orang yang berada di sana.
"Sah ... sah ... sah."
"Alhamdulillah, "Ucap Pak Penghulu.
Setelah melakukan mengucap alhamdulillah, ia langsung membacakan doa untuk kedua mempelai. Lalu setelahnya, Milley dengan didampingi oleh kedua bridesmaid datang dari ujung ruangan untuk sampai di tempat Dylan berdiri. Saat iringan pengantin wanita berjalan, tidak terasa air mata haru dan bahagia mengalir melalui celah mata Dylan.
Tidak mau terlihat cengeng, ia segera menghapus air mata tersebut dan menyambut Milley dengan sebuah senyuman. Suasana sakral begitu terasa saat kedua mempelai bertemu. Dari kursi tamu, Lena mengusap air mata bahagianya. Akhirnya ia bisa melihat putrinya merasakan bahagia.
"Semoga kebahagiaan selalu menyertai kalian berdua, Nak."
Setelah sampai di tempat Dylan, keduanya segera bertukar cincin lalu menandatangani dokumen pernikahan resmi dari negara. Tidak lupa Milley mencium tangan suaminya sebagai tanda bakti, begitu pula dengan Dylan yang mencium kening Milley lalu menyematkan doa didalamnya.
Semua hadirin yang datang terharu dan bersuka cita atas pernikahan pagi itu. Tuan Chryst sampai memeluk putranya Andreas lalu keduanya saling melempar senyum untuk kebahagiaan Dylan dan Milley.
__ADS_1
Setelah semua prosesi ijab dan kabul selesai, kedua mempelai lalu mengadakan resepsi di hari yang sama. Sebuah gaun berwarna putih tulang telah rapi dipakai oleh Milley, sementara itu Dylan sudah memakai tuxedo berwarna senada lengkap dengan dasi kupu-kupunya. Mereka tampak serasi hari itu. Mampu memukau semua mata dari para tamu undangan.
Milley telah diperkenalkan secara resmi di depan khalayak ramai dan para pebisnis yang hadir malam itu. Beberapa media juga sudah menyiarkan secara langsung pernikahan cucu dari salah seorang pebisnis terkaya di Indonesia.
"Terima kasih, Sayang. Sudah mau menjadi istri dari seseorang yang tidak sempurna ini," ucap Dylan sambil mengenggam erat tangan Milley ketika di pelaminan.
"Aku harap kau akan menjaga cinta kita selamanya, Dylan. Aku sungguh takut kehilanganmu," balas Milley lirih.
Dylan langsung mengubah posisinya dan kini keduanya berhadapan.
"Terima kasih Dylan."
Dylan mengecup tangan Milley dengan mesra, lalu sesudahnya mengecup kening pemilik mata emerald tersebut. Kebahagiaan yang mereka rasakan ini sungguh terasa luar biasa, setelah drama kehidupan yang tidak pernah berhenti mendera keduanya sebelum mereka resmi bersatu.
"Jika kamu adalah pelita untukku, maka akan aku jaga dirimu selayaknya berlian yang akan selalu bersinar di sepanjang hidupmu, I love you Chamomille Milley."
__ADS_1
"Love you too Dylan Joshua."
.
.
Rebecca yang melihat pernikahan Dylan dan Milley berlangsung sukses hanya bisa mengepalkan tangannya karena kesal.
"Kalian boleh bahagia saat ini, tetapi akan aku pastikan kau akan menangis, Kakek."
Kebencian terhadap Tuan Chryst yang tidak bisa menerima kehadiran Rebecca selama menjadi menantu dari Keluarga Anggara semakin bertambah ketika ia melihat dengan mata kepala sendiri jika Lena bersanding dengan Andreas hari itu.
"Wanita itu masih hidup?" ucap Rebecca tidak percaya.
Bahkan sedari ia mengetahui kisah cinta Lena dan Andreas, Rebecca selalu mencelakai Lena, tetapi sayang sepertinya ia masih selamat sampai hari ini. Tentu saja hal ini membuat Rebecca semakin ingin balas dendam.
__ADS_1