NOTA HUTANG DI ATAS PERNIKAHAN

NOTA HUTANG DI ATAS PERNIKAHAN
Bab 80. RENCANA TUAN CHRYST


__ADS_3

...All readers, maaf akhir-akhir ini othor telat up, karena di RL, lagi sibuk bantuin Bapak Ibu buat persiapan naik haji. Makanya agak lama up, tetapi othor tetap update sehari 3x ya, makasih yang masih sabar menunggu dan bersedia membaca karya Fany 🙏...


.


.


"Jadi, kamu yang menyelamatkan cucuku?"


"I-iya, Tuan."


Tampak sekali jika Ryo ketakutan terhadap sosok Tuan Chryst. Aura kepemimpinan yang terpancar darinya sangatlah besar. Namun, Ryo tetap menguatkan hatinya.


"Trus, bagaimana keadaannya? Apakah saat kau temukan cucuku, dia sudah pingsan seperti itu atau ia masih dalam keadaan setengah sadar?" tanya Tuan Chryst.


Ryo terdiam, tetapi ia akan mengatakan kejujuran. Sama seperti apa yang ia lihat, saat bertemu dengan Dylan tanpa ada sesuatu pun yang ia tutupi.


"Iya, Tuan. Saat saya bertemu dengan Dylan memang kondisinya sudah seperti itu."


"Lalu karena ketakutan, saya memilih untuk segera melarikannya ke Rumah Sakit."


"Bagus, aku suka kepercayaan dirimu."


"Terima kasih untuk kejujuranmu. Namun, aku harap kamu bisa membantuku sekali lagi."

__ADS_1


"Ha-ah, maaf Tuan, membantu seperti apa?"


"Jadilah sopir untuk cucuku, aku merasa khawatir jika sewaktu-waktu penyakitnya kambuh seperti ini. Hanya dia satu-satunya harapan yang tersisa saat ini."


Ryo menunduk untuk sesaat. Lalu ia pun menyetujuinya.


"Kalau begitu, maka mulai hari ini kau resmi bekerja padaku."


"Terima kasih, Tuan."


Merasa sangat lapar, Rose yang sedang hamil muda segera keluar dari ruang rawat Dylan. Ia akan menuju kantin untuk mengisi perutnya yang kelaparan. Secara tidak sengaja Ryo juga keluar dari salah satu ruangan.


"Ka-kamu ... sedang apa di sini?"


Pandangan Ryo terkunci pada perut Rose yang membuncit, seketika pikiran Ryo berkelana, mencoba mencari apa yang sedang terjadi pada Rose.


"Kenapa wanita itu bisa hamil? Atau kah ia sudah menikah?"


"Ke-kenapa kau melihatku? Apa ada yang salah denganku?"


Rose begitu geli dan merasa tidak nyaman dengan apa yang sedang Ryo lakukan saat ini. Pandangan Ryo seolah ingin mengikuti Rose saja.


"Maaf, Nona saya buru-buru," ucap Ryo mengakhiri pertemuan tidak sengaja dengan Rose barusan

__ADS_1


Namun, dari kejauhan Jo dan Tuan Chryst sudah memperhatikan pertemuan antara Ryo dan Rose.


"Jo, kau lihat pertemuan mereka tadi?" tanya Tuan Chryst.


"Iya, Tuan. Saya sudah memperhatikan semuanya sejak tadi. Semoga saja saya bisa melacak identitasnya."


Tuan Chryst tersenyum senang terhadap asistennya tersebut. Semua yang ia pikirkan selalu sejalan dan disempurnakan oleh Jo. Oleh karena itu, Tuan Chryst sangat menyayangi Jo seperti adiknya sendiri.


Begitu pula dengan Jo yang sudah mengabdikan hidupnya pada Tuan Chryst. Lea dan Leo yang sebelumnya ditugaskan untuk menjaga Milley kini sedang diberikan cuti sementara, tetapi jika Milley kembali maka keduanya akan mengabdi pada Milley.


Kedua orang tua itu segera menuju ruang rawat Dylan. Memastikan semuanya berjalan lancar dan tidak ada hal yang membahayakan Dylan. Rasa kasih sayang Tuan Chryst jauh melebihi rasa sayangnya pada Andreas. Dylan adalah satu-satunya cucu yang sudah ia persiapkan untuk kelangsungan perusahaan bisnis Anggara.


.


.


...Kebaikan hati manusia tidak bisa dinilai dengan sesuatu hal yang terlihat di mata manusia. Justru kebaikan hati yang sesungguhnya, akan terlihat oleh siapa saja yang mempunyai hati yang murni dan suci....


.


.


...🌹Bersambung🌹...

__ADS_1


__ADS_2