NOTA HUTANG DI ATAS PERNIKAHAN

NOTA HUTANG DI ATAS PERNIKAHAN
Bab 195. KEJUTAN


__ADS_3

Sesuai dengan janji Dylan terhadap putranya, akhirnya ia datang tepat di hari pemberian penghargaan yang diberikan dari pihak sekolah kepada Jord.


"Bagaimana Kean, apakah kau sudah membawa hadiah yang sudah dipersiapkan oleh kakek?" tanya Dylan sambil merapikan penampilannya.


"Tentu saja Bos, aku sudah membawa hadiah dari Tuan Besar."


"Saya juga mendapat titipan dari Tuan Andreas dan juga Nyonya Lena."


Dylan menoleh tidak percaya, "Dari mana mereka tahu jika aku akan pergi untuk mengunjungi putraku?"


"Waduh, kalau itu saya kurang tahu, Bos. Saya hanya mendapatkan dua buah bingkisan yang dibawakan langsung oleh mereka."


Dylan mengetuk-ngetuk pelipisnya.


"Mungkinkah Kakek bercerita kepada mereka?"


"Saya yakin iya, Bos. Hal sebaik ini sudah pasti dibicarakan dengan mereka."


"Ya, sudah yang terpenting hadiah dariku dan kakek jangan sampai tertinggal. Kalau itu sampai terjadi jangan tanya kamu akan aku kirim kemana!"

__ADS_1


"Ampun, Bosk-kuh. Aku nggak berani untuk teledor saat ini."


Setelah semua persiapan selesai, Dylan bergegas menaiki pesawat pribadinya menuju bandara yang berada tidak jauh dari kota yang ditinggali Milley.


Tidak butuh waktu lama, satu jam kemudian mereka sudah mendarat di kota tersebut. Sedangkan saat ini Milley berharap-harap cemas.


"Apakah dia akan beneran datang? Atau hanya janji manisnya saja?"


Sentuhan halus dari tangan Jord membuyarkan lamunan Milley yang sejak tadi berdiri di depan pintu rumahnya.


"Kenapa kamu di sini, Sayang?" tanya Milley sambil berjongkok menyamakan tingginya dengan putranya.


"Mama jangan khawatir, seorang lelaki sejati yang dipegang adalah ucapannya, dan ayahku adalah seorang lelaki sejati. Sehingga Papa pasti akan datang dan menepati janjinya."


"Iya, Sayang. Mama percaya akan hal itu."


"Ya sudah, sebaiknya kita masuk terlebih dahulu. Pasti sebentar lagi Papa akan datang."


Akhirnya kedua ibu dan anak itu segera memasuki rumah. Sementara itu Rain hanya memandang ibu dan anak itu dari kejauhan. Ia tidak ingin merusak moment kebahagiaan dari Milley dan Jord.

__ADS_1


"Semoga saja Dylan benar-benar memenuhi janjinya, kasihan jika Milley dan Jord sampai kehilangan muka karenanya," doa Rain di dalam hati.


Meskipun Tuan Chryst belum pernah bertemu dengan Jord, tetapi ia sangat yakin jika Jord akan mewarisi semua kecerdasan dan ketampanan darinya. Apa yang dimiliki oleh Dylan dan juga Andreas juga menurun darinya.


"Semoga cucuku akan suka dengan hadiah yang aku berikan."


"Pasti sangat suka Tuan. Anda jangan terlalu khawatir, untuk hal dokumentasi, saya sudah menyerahkan sepenuhnya kepada Kean."


"Syukurlah kalau begitu."


Ia sangat beruntung karena mendapatkan cucu seperti Jord. Tuan Chryst juga memastikan jika kejutan kali ini akan membuat Jord dan Milley bisa merasakan kasih sayang yang tulus darinya.


Sesuai rencana, kejutan kali ini juga sekaligus untuk mengungkap kebenaran bahwa Jordan memiliki seorang ayah biologis dan hal itu juga akan digunakan untuk mematahkan opini teman-temannya, yang sering mem-bully dirinya sebagai anak terlarang.


Meskipun banyak anak perempuan yang menyukai Jord, tetapi tidak sedikit anak laki-laki yang sangat membenci Jord karena ia memiliki kecerdasan dan ketampanan nyaris sempurna. Perpaduan Milley dan Dylan adalah sebuah kombinasi yang sempurna.


Anggapan orang-orang adalah menganggap jika Jord adalah anak yang tidak mempunyai ayah. Apalagi selama ini, ia hidup bersama Rain seorang lelaki yang telah menolongnya dari ledakan mobil yang terjadi lima tahun silam.


Betapa beruntungnya Jord memiliki kasih sayang melimpah dari kakeknya yang sama sekali belum pernah ia temui. Milley juga merasakan kasih sayang dari kakek yang sudah ia anggap sebagai orang yang sangat berjasa di dalam hidupnya.

__ADS_1


Tuan Chryst juga telah membebaskan Milley dari jeratan hutang yang dibebankan Robby kepadanya. Mungkin inilah takdir Milley yang tersembunyi. Di saat ia sedang berusaha keras untuk menghidupi ibu dan dirinya sendiri, Tuhan memberikan kemudahan kepadanya.


__ADS_2