NOTA HUTANG DI ATAS PERNIKAHAN

NOTA HUTANG DI ATAS PERNIKAHAN
BAB 191. AKU MENGAGUMIMU


__ADS_3

Ternyata tidak semua orang jahat bisa berumur panjang. Saat ini ketika Rose hidup berbahagia dengan suami dan putranya ia justru terkena sebuah penyakit yang mematikan. Bagaimana bisa saat ini ia mengalami kanker ovarium stadium empat.


Hal itu ia ketahui saat ia sedang ingin program anak dengan Alex untk kedua kalinya, sementara itu Eva masih tegap berdiri di atas kakinya. Setelah resmi bercerai dengan Alex yang sekarang menjadi suami Rose, kini ia sedang bersiap untuk membuka sebuah perusahaan kosmetik terbaru.


Saat ia ditinggal pergi oleh Alex ada sebuah rasa kecewa yang mendalam saat itu hanya saja banyak orang baik yang mengelilinginya. Sehingga ia bisa bangkit dan berdiri.


"Selamat untuk perusahaan barunya Nyonya Eva," ucap Dylan kepada rekan bisnisnya yang baru.


"Terima kasih untuk ucapannya, Tuan Dylan."


"Sama-sama, saya juga mewakili kakek untuk meminta maaf karena tidak bisa datang kemari dikarenakan kesehatannya yang menurun akhir-akhir ini."


"Iya, saya memaklumi hal itu. Saya juga berterima kasih kepada Anda yang sdah meluangkan waktu untuk datang ke sini.'


"Sama-sama."

__ADS_1


Ternyata kedekatan mereka terjalin ketika, dahulu Eva datang kepada Tuan Chryst untuk meminjam dana. Beruntung dalam waktu jurang dari satu tahun ia bisa mengembalikan semua dana yang ia pinjam. Hingga akhirnya kedekatan mereka terjalin sampai saat ini.


"Oh, ya apakah Tuan Jo sudah sembuh?"


Dylan menoleh, "Sepertinya belm, karena ia masih mencari dokter terbaik untuk bisa membuat kaki palsu untuknya.


"Semoga saja bisa segera menemukan dokter terbaik untuknya."


"Aamiin."


Dylan yang merasa curiga dengan gelagat Nyonya Eva hanya bisa mengasumsikan pemikirannya ke dalam otak.


"Jika benar Nyonya Eva menarh rasa pada Jo, semoga saja cinta sejatinya tidak akan salah tempat," gumam Dylan di dalam hatinya.


Pesta har itu sungguh membuat Dylan bisa sejenak melepaskan kepenatan dalam bekerja, apalagi ia bisa bertemu dengan rekan-rekan bisnisnya. Tentu saja akan membuatnya betah berlama-lama ada di sana.

__ADS_1


Kebetulan acara itu dihadiri oleh kekasih Gerald. Ia sempat melihat Dylan dari kejauhan. Akan tetapi ia tidak berani mendekatinya karena kekasihnya baru saja membuat kerugian di dalam perusahaan Dylan.


"Jika saja aku tidak mengenal Gerald terlebih dahulu, mungkin saja aku bisa memilikinya," ucapya dengan kesal.


Namun, sepertinya Eva mendengar ucapannya dengan jelas. Setidaknya ia mendengar sedikit tentang kekesalannya karena gagal mendekati Dylan.


"Apakah ini berhubungan dengan maslah yang sedang terjadi di dalam perusahaan Tuan Dylan?"


"Ternyata enak sekali jika hal itu memang benar berhubungan dengannya, setidaknya ada cara untuk bisa lebih dekat dengan Tuan Jo," gumam Eva dengan senyuman mengembang.


Seperti orang yang sedang kasmaran, Eva memang menginginkan banyak cara agar ia bisa bertemu dengan Jo. Meskipun orangnya sangat dingin terhadap wanita, tetapi hal itu tidak mengurangi rasa kekaguman terhadapnya.


.....................


"Cerita cinta anak manusia memanglah sangat unik, tidak mengenal usia dan kedudukan seseorang. Apa lagi jika bunga-bunga asmara sudah mulai tumbuh di dalamnya. Sedikit saja dirawat dan diberi pupuk maka akan semakin bersemi."

__ADS_1


__ADS_2