NOTA HUTANG DI ATAS PERNIKAHAN

NOTA HUTANG DI ATAS PERNIKAHAN
Bab 202. KIKUK


__ADS_3

Ada yangbilang jika rasa cinta tumbuh di sia matang rasanya akan jauh lebih berbeda. Ada getar-getar abeh yang menggelitik di dada. Membuat orang yang baru merasakan indahnya jatuh cinta seolah membuat dunia rasanya hanya milik berdua.


Begitulah yang dirasakan Jo dan Eva yang merasa kikuk ketika keduanya ditinggalkan di sebuah ruangan hanya berdua. Awalnya ada Dylan yang akan mendiskusikan proyek kali ini bersama, tetaoi rupanya ia masih sibuk dengan keluarga barunya yang baru saja datang.


Sehingga dengan terpaksa tinggallah keduanya untuk meeting berdua. Jo yang jarang berada di dalam situasi seperti ini hanya bisa menelan salivanya berkali-kali ketika melihat kecantikan Eva yang entah kenapa pagi itu menggelitik hatinya.


"Sadar Jo, Nyonya Eva itu sangat cantik dan masih sangat muda. Tidak cocok jika disandingkan denganmu yang tua bangka," umpat Jo kesal di dalam hatinya.


Sementara itu Eva bersikap profesional saat menjelaskan materi pagi itu kepada Jo. Seolah ia tidak merasakan kecanggungan saat ia mulai fokus pada misinya.


"Jo, apa yang kamu pikirkan, ingat janjimu untuk selalu mengabdi kepada Tuan Chryst dan tidak akan pernah menikah dengan wanita manapun."


Merasa lawan bicaranya sedang melamun membuat Eva sadar. Ia pun berdehem agar Jo segera sadar.

__ADS_1


"Maaf Tuan Jo, apakah Anda ingin mnegatakan sesuatu kepadak?" tanya Eva to the poit.


"Eh, belm ada Nona Eva. Biarkan saya membaca berkas yang Anda sodorkan pagi ini, baru jika ada point pennting yang ingin saya tambahkan, pasti akan segera saya beritahukan kepada Anda."


"Baiklah kalau begitu, oh ya, kemarin saya membut cake dan ini untuk Anda, semoga Anda suka," ucapnya sambil menyodorkan sebuah kotak makanan berwarna merah kepada Jo.


"Wah, repot-repot sekali?"


"Eh, Tun Jo bisa saja, padahal saya tidak ada apa-apanya, loh. Anda yang terlalu banyak memuji hingga membuat saya malu."


"Loh, saya mengatakan kebenarannya Nona. Semoga saja jodoh Nyonya Eva adalah orang yang baik."


"Padahal saya inginnya Anda yang jadi suami saya," ucap Eva di dalam hatinya.

__ADS_1


Begitu banyak wanita dan lelaki tampan di luar sana, nyatanya tidak membuat kedua orang itu bergeming. Eva sudah tidak membutuhkan lelaki yang kasar atau sok perhatian seperti Alex. Lagi pula saat ia masih bertahan, dengan teganya Alex berselingkuh dengan gadis ingusan.


Wanita mana yang tidak sakit hati dengan hal itu, sehingga mau tidak mau Eva mengubur masa lalunya yang suram. Beruntung sebelum ini ia sudah bertemu denga Lena ibunya Milley yang mengajarinya sebuah ketegaran.


"Jika kamu pernah merasa direndahkan dan bahkan sama sekali tidak dianggap oleh pasanganmu, jangan khawatir, karena sebenarnya kamu adalah wanita yang tangguh."


"Tidak ada berlian yang langsung bersinar, karena untuk menjadi sebuah berlian dibutuhkan waktu yang sangat lama untuk membentuknya. Jadi percayalah jika kamu akan bersinar dan indah pada waktunya."


Pertemuan Eva dengan Lena mampu membuat Eva bangkit. Sejak saat itu pula ia mengenal keluarga Tuan Chryst dan kembali belajar bisnis. Mungkin inilah buah dari kesabaran yang ditanggung Eva selama ini.


Namun, perjuangannya belm berakhir. Setelah ini ia harus berjuang untuk tambatan hatinya. Semangat.


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2