NOTA HUTANG DI ATAS PERNIKAHAN

NOTA HUTANG DI ATAS PERNIKAHAN
Bab 56. AKU MENCINTAIMU


__ADS_3

Melihat kejadian tadi, semua hal yang berhubungan dengan Milley sudah Dylan putuskan. Ia benar-benar membuang Milley tanpa pernah memberinya waktu untuk sebuah penjelasan.


Rebecca dan Rose tersenyum karena berhasil mengusir Milley dari kehidupan Dylan. Saat ini mereka sedang merencanakan sesuatu hal yang lain.


"Ingat, jangan terlalu kentara jika mau mendekati Dylan. Kenapa, karena saat ia terluka, akan lebih susah mendapatkan kepercayaan dari wanita lain yang mencoba masuk dalam kehidupannya."


"Baik, Tante ... kalau begitu aku ikuti saja permainan dari tante karena aku yakin pasti lebih matang dan penuh perhitungan."


"Bagus, itulah calon menantu Tante yang pintar."


Rebecca memeluk penuh kasih sayang terhadap Rose. Mungkin mereka masih bisa bersama saat ini, padahal jika tau apa yang sudah dilakukan Rose untuk mendapatkan Dylan, mungkin Rebecca akan jijik terhadap calon menantunya tersebut.


"Untung saja, Tante tidak tau seberapa mahal harga yang harus aku bayar demi mendapatkan putramu. Meskipun begitu aku merasa puas."


Terlihat senyum Rose mengembang sempurna. Bagaimana tidak, ia akan menjadi istri seorang CEO muda dan calon pewaris kerajaan bisnis milik Tuan Chryst.


.


.


"Jo, apa ini tidak keterlaluan, kita bahkan belum mendapatkan informasi yang tepat untuk ini, tetapi Dylan sudah mengusir Milley."


"Sebaiknya kita tetap menyelidikinya, Tuan. Saya rasa Nona Milley dan Tuan Michael tidak serendah itu. Jadi mana mungkin mereka berhubungan seperti di dalam video tersebut."


"Tapi, Jo ... kamu tau sendiri jika kita belum bisa memeriksa cctv di sana."


"Kalau soal itu, biarkan saya yang bertindak, Tuan."


"Lalu bagaimana aku memulihkan kerja sama dengan Michael yang sudah diputus oleh bocah tengik itu!"

__ADS_1


"Kalau itu, saya yakin Tuan Michael pasti mengerti kemarahan Tuan Dylan hanya sesaat dan tidak akan merubah kerja sama di antara kita."


"Semoga saja begitu, entahlah kepalaku menjadi pusing ketika semua yang sudah aku rencanakan dengan mudahnya dirusak oleh seseorang. Bahkan ia juga telah membuat cucuku kembali kehilangan cintanya."


Tuan Chryst memegangi keningnya.


"Apa Tuan juga sudah menyadari cinta Tuan Dylan?" tanya Jo hati-hati.


"Kau pikir aku bodoh, tentu saja aku tau!"


"Ku pikir kau lama-lama menyebalkan Jo, pergilah sebelum darahku naik!"


Jo membuang kasar nafasnya, dan berdiri tegap.


"Kalau begitu saya permisi, Tuan."


"Jangan lupa memberiku laporan rutin."


.


.


"Milley kamu tidurlah di kamar ini, aku tidur di ruang tamu."


Michael meletakkan tas dan koper milik Milley di sudut ruangan. Lalu ia pergi keluar, tetapi Milley menahannya. "Kita perlu bicara sebentar."


Michael mengalah lalu duduk dengan Milley tepat di sisi ranjang. Keduanya terdiam untuk sesaat, sampai Milley membuka suara.


"Sebenarnya apa yang kau lakukan padaku sebelum ini?"

__ADS_1


"Aku tidak melakukan apa-apa, seperti yang kamu tau kita seperti dijebak Mil. Aku juga tidak pernah menyentuhmu."


"Lalu, noda apa yang terlihat di sana waktu itu?" tanya Milley kemudian.


"Kamu bisa merasakan sendiri, apa bagian itu sakit?"


Milley menggeleng perlahan. Michael menggenggam erat tangan Milley.


"Meskipun aku tidak pernah menyentuhmu, tetapi jika mereka menginginkan pernikahan kita, maka aku bersedia menikahimu."


Deg.


"Kenapa sepertinya dia sangat mencintaiku, sama seperti aku mencintainya," gumam Milley.


Milley menatap lekat laki-laki di depannya itu. Tidak ada celah kebohongan yang terlihat di sana.


"Tapi ...."


"Percayalah, jauh di dalam lubuk hatiku, aku sangat mencintaimu Milley."


"Begitu pula denganku, tapi ...."


"Tapi apa ...."


.


.


...🌹Bersambung🌹...

__ADS_1


Tapi kenapa, ya? Entahlah ... simak kelanjutan crazy up hari ini.


__ADS_2