NOTA HUTANG DI ATAS PERNIKAHAN

NOTA HUTANG DI ATAS PERNIKAHAN
Bab 182. BERSYUKUR


__ADS_3

Melihat jika suaminya telah kembali membuat hati Milley lega. Dari jendela kamarnya Jord mengulas senyum.


"Selamat telah melewati ujian pertama, Papa."


"Aku harap kau akan mampu melewati ujian selanjutnya."


Tanpa diminta Milley menyambut kedatangan suaminya ke halaman depan.


"Mas, selamat datang," sambutnya.


Dylan dengan wajah bahagia berhambur memeluk Milley. Tanpa sadar tangannya terulur kepada wajah suaminya tersebut.


"Ku pasti capek, makan dulu, gih," ajak Milley pada Dylan.


"Iya, terima kasih, Sayang."


Namun Dylan tidak beranjak. Hingga membuat Milley menoleh ke arahnya.


"Kenapa berhenti, Mas?" tanya MIlley.


"Aku menunggu kedatangan Jord, karena dia yang menilai kompetisi kali ini. Sebaiknya aku menunggu dia turun, atau dia saat ini sedang tidur?" tanya Dylan perlahan.


Milley tersenyum melihat kegigihan suaminya, ia hanya ingin bersikap sportif. Makanya ia bersikeras untuk menunggu putranya agar turun terlebih dulu.

__ADS_1


"Kalau begitu, sebentar biar aku panggil Jord."


"Memang saat ini, dia ada di dalam kamar. Mungkin dia sedang belajar, karena baru saja pulang dari sekolah."


"Baiklah, kalau begitu biar aku menunggu dia turun."


Ternyata benar, tidak begitu lama Jord membuka pintu kamarnya.


"Mama ...." sapa Jord ketika membuka pintu kamarnya.


Milley tersenyum, "Papa sudah menunggumu di bawah, ia hanya ingin melihat bahwa kau yang memberikan nilai dalam ujian pertamanya kali ini."


"Iya, aku sudah melihat kedatangannya. Mari kita turun ke bawah!" ajak Jord kepada Milley.


Tidak berapa lama kemudian, akhirnya Milley dan Jord mulai turun ke bawah.


"Terima kasih, Nak."


"Sama-sama, saya salut karena Anda telah berhasil melawan gengsi dan bersikap profesional."


"Kalau begitu, bolehkah aku memelukmu?" tanya Dylan dengan tatapan rindu.


"Tentu saja, kenapa tidak?"

__ADS_1


Sontak saja dengan tersenyum lebar, Dylan memeluk putranya dengan penuh kasih sayang.


Ternyata perpisahan selama lima tahun membuat Dylan merasa tidak tahan jika tidak melampiaskan kerinduannya secara langsung kepada Jord. Sudah cukup lama Dylan memendam kerinduannya terhadap dua orang yang sangat ia cintai ini. Hingga saat ada kesempatan, ia tidak akan melewatkannya.


"Terima kasih, Nak. Karenamu aku belajar tentang hidup."


Tidak lupa ia mencium kening Jord, lalu mengajaknya untuk bergabung di meja makan. Ternyata Dylan melebihi waktu yang diberikan oleh Jord. Akan tetapi Jord tetap menghargai usaha ayahnya.


"Kenapa aku seperti melihat sosok Dylan di waktu pertama kali bertemu dia?"


"Memang terlihat tegas, akan tetapi banyak hal yang harus dibenahi. Kalau saja tidak bertemu mungkin saja tidak akan ada Dylan yang berdiri tegap di hadapanku saat ini," gumam Milley.


Meski tidak dapat bermesraan dengan Dylan untuk sementara waktu, tetapi setidaknya kedekatan yang terjalin antara Jord dan Dylan akan lebih terasa natural dan mungkin itu akan menjadikan hubungan mereka lebih erat pada akhirnya.


Tidak ada hal yang perlu dikhawatirkan tentang tindakan Jord kepada ayahnya, Dylan. Meskipun begitu yang justru ia khawatirkan adalah Dylan yang notabene sejak kecil ia hidup dalam kemewahan dan belum terbiasa dengan kehidupan yang biasa dijalani oleh Milley dan Jord.


Milley berpikir, mungkin saja Jord akan menguji ayahnya dengan hal-hal yang tidak pernah ditemuinya di dalam kehidupannya sehari-hari. Sehingga kecemasan Milley lebih kepada suaminya.


Akan tetapi perjuangan Dylan hari ini, membuktikan bahwa ia mau belajar dan mau keluar dari zona nyamannya. Mencoba hal-hal yang baru dan mungkin saja bisa berguna di kemudian hari.


"Mungkinkah jiwa kepemimpinan yang kamu miliki itu menurun dari ayahmu Dylan, ataukah perpaduan kecerdasan Milley dengan dirinya?"


Namun Milley sadar akan banyak hal yang terjadi jika saat ini dirinya dan putranya tiba-tiba muncul ke permukaan. Apalagi kabar kematian mereka telah berlangsung selama lima tahun yang lalu. Mungkin jika mereka tiba-tiba muncul akan terjadi keributan dan banyak orang yang memanfaatkan hal itu untuk menjatuhkan reputasi suaminya.

__ADS_1


"Aku tidak akan membiarkan hal itu terjadi kepadamu, Sayang. Biarkan kami tetap dalam persembunyian, yang pasti kamu aman dan keluarga kecil kita tetap bahagia, Aamiin," doa Milley di dalam hatinya.


BERSAMBUNG


__ADS_2